Perkembangan Kasus Mantan Dirut PT IBU

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Rabu, 17 Januari 2018
Perkembangan Kasus Mantan Dirut PT IBU

PN Bekasi Gelar Sidang Lanjutan Dengan Terdakwa Mantan Dirut PT IBU. (MP/Gomes Roberto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mantan Direktur PT. Indo Beras Unggul (IBU), Trisnawan Widodo menjalani proses sidang di Pengadilan Negeri Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa, (16/1).

Sidang lanjutan dalam kasus yang menyeretkan Dirut PT Indo Beras Unggul (IBU) dengan agenda, mendengarkan pembelaan diri oleh terdakwa (Pledoi), dalam perkara kasus yang tengah menjeratnya.

"Agendanya pembacaan pembelaan dari terdakwa," kata Jaksa Penuntut Umum PN Bekasi Kota, Lawberty Suseno Selasa, (16/1).

Sementara itu, Kuasa Hukum terdakwa, Irfan mengatakan, sidang ini hanya bentuk kriminalisasi terhadap klienya.
Menurutnya, beras yang dipasarkan oleh kliennya kepada konsumen pasar, sudah sesuai dengan lebel. Karena itu, ia meminta hakim segera membebaskan Trisnawan yang merupakan kliennya saat ini.

"Kami juga meminta hak-hak klien kami segera dipulihkan,"tandas Irfan.

Untuk diketahui, sebelumnya terdakwa Trisnawan terbukti bersalah dan ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Negeri Cikarang terkait adanya kecurangan pada lebel beras.

Bahkan, Kejaksaan Negeri Cikarang menganggap apa yang telah dilakukan oleh terdakwa itu, telah merugikan konsumen seperti ritel modern karena beras yang dibeli tidak sesuai dengan label.

"Kami juga telah menerima barang bukti kecurangan tersebut, yakni berupa beras sebanyak 1.171 ton. Sidang laniutanya nanti ya hari Senin tanggal 22 dengan agenda putusan," katanya.

Atas perbuatannya, Trisnawan jerat dengan Pasal 382 BIS KUHP serta Pasal 62 jo Pasal 8 ayat (1) Huruf E, F, dan I, dan Pasal 9 Huruf H UU 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen. Dia juga dikenakan Pasal 144 jo Pasal 100 ayat (2) UU 18/2012 tentang Pangan dan Pasal 3 UU 8/2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang. (*)

Berita ini adalah hasil liputan Gomes Roberto, reporter atau kontributor merahputih.comuntuk wilayah Bekasi dan sekitarnya. Baca juga artikel lainnya di: Plafon Kantor KPUD Kota Bekasi Ambruk, Ini Penyebabnya

#Beras #Bekasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Skandal Kekerasan Seksual Pesantren Bekasi Terbongkar! Sedikitnya 10 Anak Jadi Korban Sejak 2023
Kasus dugaan kekerasan seksual meledak di pesantren Bekasi. Lebih dari 10 anak menjadi korban berulang sejak 2023.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
Skandal Kekerasan Seksual Pesantren Bekasi Terbongkar! Sedikitnya 10 Anak Jadi Korban Sejak 2023
Indonesia
Beras Kita Premium Keluaran Bulog Bisa Buat MBG
Beras Kita Medium menjadi identitas baru beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), sedangkan Beras Kita Premium merupakan produk premium Bulog.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Beras Kita Premium Keluaran Bulog Bisa Buat MBG
Indonesia
Pemerintah Perketat Pengawasan Beras Fortifikasi Biar Warga Tidak Tertipu Kandungan Gizi
Beras fortifikasi merupakan beras yang diperkaya zat gizi tertentu untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Pemerintah Perketat Pengawasan Beras Fortifikasi Biar Warga Tidak Tertipu Kandungan Gizi
Indonesia
Pasrikan Ketersediaan, Mentan Amran Gadakan Pasokan Beras Premium di Ritel
Bulog memiliki stok yang cukup untuk memperkuat pasokan ke pasar. Stok beras Bulog saat ini sekitar 4,6 juta ton.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Pasrikan Ketersediaan, Mentan Amran Gadakan Pasokan Beras Premium di Ritel
Indonesia
Di berbagai Daerah Harga Beras Naik 3 Persen, Tertinggi di Papua Pegunungan Capai 47,94 Persen
Sementara harga rata-rata nasional beras premium Rp16.495 per kilogram, sedangkan HET zona 1 yang ditetapkan Rp14.900 per kilogram, zona 2 Rp15.400 dan zona 3 Rp15.800.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Di berbagai Daerah Harga Beras Naik 3 Persen, Tertinggi di Papua Pegunungan Capai 47,94 Persen
Indonesia
Mentan Amran Temukan Dugaan Perubahan Produk Beras Premium Jadi Beras Fortifikasi
"Ternyata ada dugaan (kecurangan beras) beralih dari premium ke fortifikasi. Katanya fortifikasi, setelah kita cek di lab, ada empat lab kredibel, kita cek ternyata tidak sesuai dengan labelnya," ujar Amran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Mentan Amran Temukan Dugaan Perubahan Produk Beras Premium Jadi Beras Fortifikasi
Indonesia
Cara Bulog Kendalikan Harga Beras di Pasar, Gelontorkan 1 Juta Ton Beras Cadangan Pemerintah
Besarnya volume tersebut menunjukkan kapasitas CBP yang dikerahkan untuk memperkuat pasokan pasar, sekaligus menopang akses pangan puluhan juta keluarga penerima manfaat
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 19 September 2026
Cara Bulog Kendalikan Harga Beras di Pasar, Gelontorkan 1 Juta Ton Beras Cadangan Pemerintah
Indonesia
Di Pasar, Beras Premium Diduga Bergeser Jadi Fortifikasi
Amran menyoroti dugaan penjualan beras fortifikasi dengan harga tinggi mencapai Rp 57.000 per kilogram, padahal harga seharusnya berada sekitar Rp 13.000 per kilogram.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Di Pasar, Beras Premium Diduga Bergeser Jadi Fortifikasi
Indonesia
Beras Fortifikasi Bukan Pengganti Beras Premium, Ini Fungsi Aslinya Menurut Mentan
Hati-hati skandal kecurangan beras fortifikasi palsu! Mentan Amran Sulaiman bongkar modus 25 merek nakal yang jual beras hingga Rp57 ribu per kg. Cek faktanya di sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 16 September 2026
Beras Fortifikasi Bukan Pengganti Beras Premium, Ini Fungsi Aslinya Menurut Mentan
Berita
Beras Fortifikasi Jadi Sorotan, Ini 25 Merek yang Disebut Tak Sesuai Standar
Kementan mengungkap 25 merek beras fortifikasi diduga tak sesuai standar. Simak daftar merek, kandungan, dan penjelasan beras fortifikasi.
ImanK - Rabu, 16 September 2026
Beras Fortifikasi Jadi Sorotan, Ini 25 Merek yang Disebut Tak Sesuai Standar
Bagikan