Perkara Lobster Bisa Bikin Edhy Prabowo Dicap Anti Demokrasi

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Minggu, 22 Desember 2019
Perkara Lobster Bisa Bikin Edhy Prabowo Dicap Anti Demokrasi

Pekerja memperlihatkan lobster siap kirim di Morotai, Maluku Utara, Selasa (8/10/2019). . ANTARA FOTO/ Wahyu Putro A/nz. (ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pernyataan menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia dinilai arogan dan antikritik. Pasalnya, Edhy Prabowo tetap akan melakukan ekspor benih lobster walaupun banyak penolakan dari masyarakat Indonesia.

Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) Bintang Wahyu Saputra mengatakan, Edhy terkesan anti demokrasi karena seperti ngotot melanjutkan kebijakan ekspor benih lobster meski mayoritas suara menolaknya.

"Menteri kok anti demokrasi. Anti diberi masukan. Belum juga 100 hari kerja sudah buat gaduh dan ribut ditengah presiden dan menteri lainnya sibuk bekerja untuk kemaslahatan," kata Bintang kepada Merahputih.com di Jakarta, Minggu (22/12).

Baca Juga:

Mumpung Tanggal Muda, Yuk Santap Menu Lobster di Empat Resto Jakarta Ini

Menurut Bintang, langkah Edhy bisa menjadi hambatan bagi pemerintahan Joko Widodo yang sedang getol melakukan pembangunan.

"Jangan sampai menjadi benalu bagi pemerintahan Jokowi-Ma'ruf yang mempunyai visi Indonesia maju," ujar Bintang.

Bintang mengatakan Edhy sebaiknya mencari cara untuk menghentikan penyeludupan benih lobster dan melakukan kerja secara nyata yang menambah devisa negara tanpa merusak alam dan merugikan Indonesia Kedepan.

"Jika dihitung secara ekonomi, nilai benih lobster lebih kecil dari pada lobster yang sudah matang dan siap untuk dijual. Pak Edhy Prabowo seharusnya berfikir budidaya dan pengembangan lobster seperti negara Vietnam," jelas Bintang.

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo memberikan keterangan di sela acara Marine and Fisheries Business Investment Forum (MFBIF) di Jakarta, Jumat (13/12/2019). ANTARA/ Zubi Mahrofi
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo memberikan keterangan di sela acara Marine and Fisheries Business Investment Forum (MFBIF) di Jakarta, Jumat (13/12/2019). ANTARA/ Zubi Mahrofi

Ia pun mempertanyakan kemungkinan ada motif terselubung dalam rencana Edhy. "Kenapa ngotot ingin menjual benih lobster yang menimbulkan polemik dimasyarakat. Ada apa sebenarnya? Jangan-jangan ada udang dibalik batu?," tanya Bintang heran.

Edhy pun meminta presiden Jokowi untuk memanggil Menteri Perikanan dan Kelautan Edhy Prabowo sebagai evaluasi atas rencana kebijakan eksport benih lobster yang banyak menuai penolakan. "Jika Edhy Prabowo tetap memaksakan kehendaknya untuk mengekspor benih lobster, ini akan mengundang kontroversi," jelas dia.

Aparat dan badan pelelangan usaha juga diminga untuk mengawal ketat proses eksport benih lobster. "Karena diduga terjadi KKN didalam penunjukan perusahaan yang akan menjadi pelaksana pengekspor benih lobster tersebut," tutup Bintang.

Baca Juga:

Penangkaran Lobster Laut Akan Dibangun di Sukabumi

Diketahui sebelumnya, menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo mengatakan tidak akan terpengaruh dengan sejumlah penolakan masyarakat melalui media sosial untuk mengekspor benih lobster.

Edhy pun mengaku tetap akan terus melangkah dan tidak akan ragu untuk mengambil kebijakan meski ditentang sejumlah kalangan karena dikhawatirkan menguntungkan negara tujuan ekspor seperti Vietnam.

"Jadi bapak ibu sekalian jangan uji keberanian saya menghadapi ini," katanya di Rapat Kerja Teknis Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) di Sleman, Kamis (19/12). (Knu)

#Lobster #Prabowo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
2 Tahun Pemerintah Prabowo Dinilai Bikin Stres Warga, Gerinda Sebut Laporan Celios Tidak Objektif
Sugiat mempertanyakan metode penilaian dalam laporan Celios yang menurutnya lebih mencerminkan opini kelompok tertentu dibandingkan ukuran objektif kinerja pemerintahan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
2 Tahun Pemerintah Prabowo Dinilai Bikin Stres Warga, Gerinda Sebut Laporan Celios Tidak Objektif
Indonesia
Pemerintah Bentuk Satgas Penanganan Penyelundupan Benih Lobster
Pemerintah mencatat potensi benih bening lobster Indonesia diperkirakan mencapai 465,8 juta ekor per tahun.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Pemerintah Bentuk Satgas Penanganan Penyelundupan Benih Lobster
Indonesia
Mesir Berikan Kuota Tambahan Beasiswa Bagi Mahasiswa Indonesia
Prabowo menyoroti kerja sama sektor pendidikan kedua negara yang sudah terjalin erat, terbukti dari banyaknya mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Mesir.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Mesir Berikan Kuota Tambahan Beasiswa Bagi Mahasiswa Indonesia
Indonesia
Presiden Prabowo dan Presiden Mesir el-Sisi Kecam Pembangunan Permukiman Ilegal Oleh Israel
Kedua pemimpin juga dalam kesempatan itu sepakat untuk terus melanjutkan kontribusi dalam mendorong perdamaian dan memberikan bantuan kemanusiaan untuk Palestina.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Presiden Prabowo dan Presiden Mesir el-Sisi Kecam Pembangunan Permukiman Ilegal Oleh Israel
Indonesia
Bahasan Pertemuan Presiden Prabowo dengan Presiden Mesir Abdel Fattah Al-Sisi
Indonesia menjadi tujuan terakhir dalam rangkaian lawatan Al-Sisi ke Asia setelah mengunjungi Korea Selatan pada 6–9 Oktober dan Malaysia pada 9–10 Oktober.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Bahasan Pertemuan Presiden Prabowo dengan Presiden Mesir Abdel Fattah Al-Sisi
Indonesia
Prabowo Anggap Investor Percaya Indonesia Sebagai Saudara
"Adalah masalah kehormatan bagi bangsa Indonesia untuk menjaga mitra-mitra kita. Mitra-mitra kita, kita anggap sebagai saudara-saudara kita," ujarnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Prabowo Anggap Investor Percaya Indonesia Sebagai Saudara
Indonesia
Akhirnya! Indonesia Luncurkan Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik
Nilai ekspor kawasan mencapai 11 miliar dolar AS. Jika digabung dengan Kawasan Industri Morowali, total ekspor mencapai 28 miliar dolar AS atau sekitar 10 persen dari ekspor Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Akhirnya! Indonesia Luncurkan Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik
Indonesia
Prabowo Luncurkan Sejumlah Program Hilirisasi di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park Rp 180 Triliun
Prabowo bertolak dari Jakarta menuju Maluku Utara pada Kamis (8/10) pagi untuk meluncurkan program hilirisasi senilai 10,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp 180 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Prabowo Luncurkan Sejumlah Program Hilirisasi di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park Rp 180 Triliun
Indonesia
Pujian Prabowo ke Letjen TNI Richard Tampubolon; Tenang Aja, Saya Sudah Lihat Kau
Presiden Prabowo menyaksikan penyerahan uang sebanyak Rp13,24 triliun dari Satgas PKH, yang diwakili oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Pujian Prabowo ke  Letjen TNI Richard Tampubolon; Tenang Aja, Saya Sudah Lihat Kau
Indonesia
Prabowo Senang Satgas PKH Setor Duit Tunai Rp 52 Triliun Dari Praktek Curang
setiap ada upaya untuk melawan penyelundupan dan memberantas semua praktik kecurangan, selalu ada perlawanan yang ditujukan kepada aparat dan pemerintah.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Prabowo Senang Satgas PKH Setor Duit Tunai Rp 52 Triliun Dari Praktek Curang
Bagikan