SIAPA sangka? Presiden kelima sekaligus satu-satunya perempuan yang pernah menduduki kursi orang nomor satu di Indonesia yaitu Megawati ternyata sebelumnya pernah gagal mencalonkan diri menjadi presiden di tahun 1999. Kegagalan tersebut disebabkan karena ada jajaran partai yang tidak menyetujui rencananya untuk naik menjadi pemimpin negara Indonesia.
Latar belakang politik kuat karena menyandang status sebagai putri dari presiden Sukarno sang proklamator yang membawa bangsa Indonesia ke gerbang kemerdekaan rupanya tak lantas membuat perjalanan karier politik seorang Megawati mulus-mulus saja. Bahkan sampai tahun 1987, nama Megawati belum pernah didengar oleh rakyat Indonesia. Salah satu tokoh penting yang membuat Megawati menjadi orang nomor satu adalah Sabam Sirait.
Di kala Megawati dan suaminya masih berkecimpung mengelola usaha di Jakarta, Sabam membujuk dirinya untuk masuk ke Partai Demokrasi Indonesia (sekarang menjadi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP). Karena setelah tumbangnya Orde Lama, tidak ada satu pun dari keturunan Soekarno yang mengikuti jejaknya di dunia politik.
Baca Juga:
Pada tahun 1982 Anak-anak Soekarno memang membuat kesepakatan resmi untuk tidak terlibat politik baik bergabung di organisasi sosial politik ataupun mencalonkan diri untuk menjadi presiden. Apalagi saat itu sudah menjadi rahasia umum bahwa rezim Orde Baru “memperketat” pengawasan terhadap keluarga Soekarno sehingga tidak ada celah bagi anak-anaknya untuk mengikuti jejak sang ayah.
Megawati akhirnya luluh dengan tawaran Sabam. Ia dan adiknya, Guruh Soekarnoputra mencalonkan diri menjadi anggota DPR dari partai PDI pada pemilu 1987. Kampanye yang dilakukan oleh Megawati rupanya membangkitkan gelora semangat para pengikut Sukarno yang sempat padam.
Karisma Sukarno yang seolah terpancar melalui Megawati membuat PDI berhasil merebut 40 kursi DPR setelah di pemilu sebelumnya hanya berhasil meraih 24 kursi. Megawati pun berhasil menjadi anggota DPR. Setelah Soeharto lengser pada Mei 1998, harapan Megawati untuk merebut takhta kepresidenan semakin membuncah. Meski sempat gagal di tahun 1999, Megawati akhirnya berhasil dilantik menjadi presiden pada 23 Juli 2001 menggantikan Gus Dur. (Mar)
Baca Juga: