Cara Unik Memperingati Peringati Hari Pahlawan Ala Warga Jogja

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Sabtu, 11 November 2017
Cara Unik Memperingati Peringati Hari Pahlawan Ala Warga Jogja

Warung Anton di Yogyakarta. (MP/Teresa Ika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dalam rangka memperingati dihari Pahlawan 10 November 2017, seorang pemiliki warung makan di Yogyakarta mematok harga makanan miring. Siapapun bebas memilih makanan dan mengambil makanan sebanyak-banyaknya di warung miliknya hanya dengan membayar Rp 2 ribu.

Warung makan itu terletak di Jalan Bintaran, Kota Yogyakarta. Hanya beberapa meter dari depan Museum Sasmitaloka Jendral Besar Soedirman, Pemilik warung makan, Anton Sujarwo mengatakan ia sengaja mematok harga Rp 2 ribu sebagai bentuk sedekah sekaligus mengajak siapa pun untuk mengenang kembali jasa dan perjuangan para pahlawan.

"Saya berharap ini warung saya bisa jadi wadah siapapun untuk berbagi. Sekarangkan masih banyak warga kurang mampu di Kota Yogyakarta. Sebenarnya mau digratiskan. Tapi dengan membayar murah, orang lebih milih dan nggak buang makanan sia-sia," jelasnya di warung makannya, Jumat (10/11).

Seluruh pembeli bebas memilih lauk, sayur dan minuman yang ada di warung PKL pinggir jalannya. Porsinya pun tak dipatok. Jika mau nambah, pembeli tak perlu bayar lagi. Anton hanya memberi syarat agar pembeli makan di tempat dan tidak dibungkus.

"Siapapun, pembeli yang kaya atau tak mampu saya layani. Kalau mau nambah juga bebas, pokoknya makan dan minum sepuasnya hanya bayar Rp 2 ribu saja di awal," jelas Anton.

Anton mendiskon makanannya selama dua hari mulai Jumat- Sabtu 10-11 November 2017. Berbagai menu makanan disediakan di warung makannya. Di antaranya ada sayur lombok tempe, sayur bayem, sop dan sayur terong. Untuk lauknya ada bakwan, tahu goreng, tempe goreng dan telur. Sedangkan minumnya ada teh dan jeruk.

"Sehari saya siapkan poersi 200 buah. ini dua kali lipat lebih banyak dari porsi yang saya buat setiap harinya. Spesial karena hari pahlawan."ucap dia.

Demi membangkitkan rasa kebangsaan, Anton turut memutar laagu-lagu perjuangan maupun lagu daerah seperti Garuda Indonesia, Indonesia Pusaka dan Indonesia Raya. Lagu-lagu ini sengaja diputar untuk menambah kental kesan perayaan Hari Pahlawan. Anton memasang pula spanduk tulisan yang membakar semangat perjuangan generasi muda.

Ide unik ini mendapat sambutan meriah oleh warga. Mereka berbondong-bondong memenuhi warung makan Anton. Dengan tertib warga mengantri mengambil makanan. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Teresa Ika, kontributor Merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Baca juga berita lain dalam artikel: Warga Berebut Ambil Gunungan Grebeg Keraton Yogyakarta

#Hari Pahlawan #Selamat Hari Pahlawan #Yogyakarta #Pedagang Tradisional
Bagikan
Ditulis Oleh

Zaimul Haq Elfan Habib

Low Profile

Berita Terkait

Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Indonesia
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Untuk relasi Gambir–Yogyakarta, tersedia KA tambahan kelas eksekutif dengan jadwal keberangkatan pukul 05.15 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 13.11 WIB, serta keberangkatan pukul 17.15 WIB dan tiba pukul 00.43 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Indonesia
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk mewaspadai ancaman perubahan cuaca mendadak dalam beberapa hari ke depan.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Bagikan