Perilisan Game 'Prison Architect 2' Ditunda Tanpa Batas Waktu
Perilisan game 'Prison Architect 2' ditunda. (Foto: Paradox Interactive)
Merahputih.com - Perilisan game Prison Architect 2, sekuel dari game populer tahun 2015, ditunda tanpa batas waktu, seperti yang diumumkan oleh Paradox Interactive.
Penerbit game simulasi pembangunan penjara ini mengungkapkan bahwa penundaan tersebut disebabkan oleh kebutuhan untuk memperbaiki masalah terkait kinerja dan konten setelah ulasan internal dan umpan balik pengujian beta.
Paradox menyebut game perlu ditingkatkan untuk memenuhi standar yang diinginkan, demikian dilaporkan Engadget, Minggu (4/8).
Sebelumnya, 'Prison Architect 2' sudah mengalami beberapa penundaan, dengan tanggal rilis yang awalnya ditetapkan pada 26 Maret.
Baca juga:
'Tomb Raider' akan Hadir di Board Game, Penuh Teka-teki untuk Cari Artefak
Penundaan ini memberi waktu bagi pengembang, Double Eleven dan Kokku, untuk menyelesaikan isu terkait penggunaan memori dan spesifikasi minimum.
Paradox tidak akan menetapkan tanggal rilis baru hingga pengembang menyelesaikan perbaikan cakupan game.
Penundaan ini juga datang setelah masalah yang dihadapi Paradox dengan paket aset Beach Properties dari Cities: Skylines 2, yang mendapatkan kritik negatif dari pemain. Paradox berharap penundaan ini dapat mencegah situasi serupa dengan Prison Architect 2.
Selama proses perbaikan, Paradox akan mengembalikan semua prapemesanan. Pembeli langsung dari Paradox akan mendapatkan pengembalian dana otomatis.
Baca juga:
Sementara yang membeli melalui platform lain harus meminta pengembalian dana melalui platform tersebut. Opsi prapemesanan akan dihapus, dan bonus yang dijanjikan akan ditambahkan ke permainan dasar. (waf)
Bagikan
Andrew Francois
Berita Terkait
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme