MerahPutih.com - Perhimpunan INTI terus bergerak mengirimkan bantuan dan mendirikan Dapur Umum untuk korban gempa Lombok di desa-desa yang terisolir bantuan di daerah perbukitan. Gempa berskala 7.0 SR yang melanda NTB dan sekitarnya dua pekan lalu menyebabkan ribuan rumah rusak dan ratusan nyawa melayang.
Berbagai bantuan bahan makanan dan air minum terpaksa diangkut memakai sepeda motor bahkan sampai berjalan kaki karena akses jalan terputus akibat longsoran tanah.
Yossy Wijaya relawan INTI yang selalu berada di lokasi bencana melaporkan dari rencana awal mendirikan 10 Dapur Umum hingga Minggu (12/8) sore sudah berdiri 23 Dapur Umum.
"Target 25 Dapur Umum akan kita dirikan di berbagai dusun terisolir, dengan menggerakkan muda-mudi setempat ikut membantu supaya mereka cepat bangkit dan tidak depresi karena bencana," kata Yossy, dalam rilis yang diterima MerahPutih.com, Senin (13/8).
Sementara itu, Abdul Aziz relawan Posko Majelis Dzikir Hubbul Wathon (MDHB) di Lombok Barat melaporkan bahwa bantuan dari Perhimpunan INTI berupa beras, mie instant, air minum, sarung, selimut serta terpal sudah tiba di lokasi posko.
Aziz memastikan bantuan dari INTI ini akan segera dibagikan ke warga korban gempa saat kondisi sekitar posko sudah stabil.
"Listrik masih belum hidup dan gas langka. Kawan-kawan lagi balik ke Mataram beli gas," ungkap Sekretaris Wilayah NTB MDHB itu.
Untuk diketahui, kamis (9/8) siang gempa susulan berkuatan 6,2 SR kembali menggoncang pulau Lombok dengan pusat gempa di Lombok Barat. (*)