Perbedaan Wajib Militer di Dunia

Bahaudin MarcopoloBahaudin Marcopolo - Selasa, 13 Oktober 2015
 Perbedaan Wajib Militer di Dunia

Pasukan 3 Matra TNI (Foto: MerahPutih/Venansius Fortunatus)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Politik - Kementrian Pertahanan (Kemenhan) berencana merekrut 100 juta orang untuk mengikuti program Bela Negara. Program ini bertujuan untuk memperkuat pertahanan nasional.

Hingga kini, program yang rencananya dimulai Senin (19/10) pekan depan ini belum jelas mengenai anggaran dan kurikulumnnya. Selain itu ada kerancuan antara bela negara dengan wajib militer.

Di berbagai negara, program serupa juga dibuat. Namun, mereka menggunakan istilah wajib militer. Berikut perbedaan masing-masing negara yang menerapkan wajib militer kepada warga negaranya:

#Bela Negara #Pendidikan Bela Negara
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Ancaman Non-Militer Meningkat, Unhan RI Perkuat Bela Negara Berbasis Kearifan Lokal di Jonggol
Universitas Pertahanan RI memperkuat bela negara berbasis kearifan lokal di Jonggol, Kabupaten Bogor, Jumat (13/2).
Soffi Amira - Jumat, 13 Februari 2026
Ancaman Non-Militer Meningkat, Unhan RI Perkuat Bela Negara Berbasis Kearifan Lokal di Jonggol
Indonesia
19 Desember Diperingati Sebagai Hari Bela Negara, Ini Tema dan Logonya di 2024
Tahun ini merupakan peringatan Hari Bela Negara ke-76.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 18 Desember 2024
19 Desember Diperingati Sebagai Hari Bela Negara, Ini Tema dan Logonya di 2024
Dunia
Langkah 3 Negara Barat Akui Kedaulatan Palestina Tuai Pujian
Langkah tiga negara Barat mengakui kedaulatan Palestina menuai pujian. Hal itu diutarakan oleh Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Fadli Zon.
Soffi Amira - Kamis, 30 Mei 2024
Langkah 3 Negara Barat Akui Kedaulatan Palestina Tuai Pujian
Bagikan