Pep Guardiola Iba Lihat Xabi Alonso, Sebut Barcelona dan Madrid Klub Paling Sulit Dilatih
Xabi Alonso dan Florentino Perez. (website/Real Madrid)
Merahputih.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, secara terbuka memberikan dukungan moral kepada Xabi Alonso yang tengah menghadapi tekanan besar sebagai pelatih Real Madrid.
Guardiola berpendapat bahwa jika ia mengalami serangkaian hasil buruk yang serupa dengan yang dialami Madrid musim ini saat masih melatih di Spanyol, kariernya pasti tidak akan bertahan lama.
Baca juga:
“Saya bersimpati karena kami pernah bersama selama dua tahun dan itu pengalaman luar biasa bersamanya,” ujar Guardiola dikutip dari laman resmi klub, Rabu (10/12).
Tantangan Melatih Raksasa Spanyol
Menjelang pertemuan Manchester City dengan Real Madrid di matchday ke-6 Liga Champions 2025/26 yang akan berlangsung di Santiago Bernabeu pada Kamis (11/12) pukul 03.00 WIB, mantan pelatih Barcelona ini menyinggung betapa beratnya memegang kendali di dua klub raksasa Spanyol.
"Barcelona dan Madrid adalah klub paling sulit untuk dilatih, tekanannya sangat besar. Kalau saya mengalami musim lalu seperti yang dialami Madrid sekarang, saya pasti sudah dipecat. Sulit, tetapi dia (Alonso) tahu itu karena pernah bermain di sana," lanjut Guardiola.
Keyakinan Guardiola pada Kemampuan Alonso
Guardiola menyatakan keyakinannya terhadap kemampuan Alonso dalam membangun kembali timnya di Real Madrid.
Ia menyarankan Alonso, yang pernah dilatihnya selama 18 bulan di Bayern Muenchen, untuk tetap teguh pada prinsip-prinsipnya meskipun sedang berada dalam masa sulit.
"Saya tahu betapa sulitnya membangun sesuatu. Tentu saja dia mampu melakukan apa yang dibutuhkan di posisi itu. Saya hanya mendoakan yang terbaik untuknya. Saya sangat menyayanginya,” tambah Guardiola.
Baca juga:
Real Madrid Sedang Terpuruk, Jurgen Klopp Dikabarkan Bakal Gantikan Xabi Alonso
Sejak kedatangannya dari Bayer Leverkusen pada musim panas lalu, Alonso memang langsung dihadapkan pada tantangan besar memimpin Real Madrid yang bertabur bintang seperti Kylian Mbappe, Vinicius Junior, dan Jude Bellingham.
Saat ini, Madrid mencatatkan tren negatif dengan hanya meraih dua kemenangan dari tujuh pertandingan di semua kompetisi.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Jurgen Klopp Tutup Pintu untuk Real Madrid, Belum Mau Balik Jadi Pelatih
Liverpool Incar Alessandro Bastoni, Inter Milan Kemungkinan Siap Lepas demi Rp 1,8 Triliun
Klasemen Liga Spanyol La Liga Setelah Barcelona Kalah 1-2 dari Real Sociedad, yang Buat Sembilan Kemenangan Beruntun Putus
Prediksi dan Statistik Real Madrid vs Levante: Waktu yang Tepat Los Blancos Berhenti Sedekah Poin
Tersingkir dari Copa del Rey, Pemain Real Madrid Bakal Dapat Peringatan Keras
Real Madrid dan Bayern Munich Berebut Scott McTominay, Napoli Ogah Lepas
Jurgen Klopp Mulai Pertimbangkan Tawaran Real Madrid, Sudah Siap Tinggalkan Red Bull?
Real Madrid Tersingkir dari Copa del Rey, Alvaro Arbeloa Janji Bertanggung Jawab
Jadwal Bola Lengkap 15–20 Januari 2026: Big Match Beruntun, MU vs City, Chelsea vs Arsenal
Doakan Xabi Alonso, Pelatih Barcelona Hansi Flick Yakin Segera Tangani Proyek Besar