Penyebab Hujan Deras di Jabodetabek, BMKG: Dinamika Atmosfer sampai Pemanasan di Darat
Ilustrasi hujan. (Foto: Pexels/Pixabay)
MerahPutih.com - Hujan deras belakangan memicu terjadi di wilayah Jabodetabek. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap penyebabnya.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto menilai, bila dilihat dari arah angin hujan, pemicunya adalah dinamika atmosfer lokal di yang dipengaruhi oleh kombinasi fenomena global (La Nina lemah, IOD negatif), regional (Madden-Julian Oscillation/MJO, gelombang Kelvin dan Rossby).
Lalu, ditambah faktor lokal akibat pemanasan daratan.
“Gabungan ini memicu hujan deras mendadak setelah beberapa hari relatif kering," kata Guswanto kepada wartawan di Jakarta, Rabu (19/11).
Baca juga:
Guswanto menjelaskan hujan deras di Jakarta kemarin juga disebabkan daratan Ibu Kota mengalami pemanasan permukaan yang kuat pada siang hari.
Ia juga menyebut kelembapan tinggi dari laut memicu terbentuknya awan kumulonimbus.
"Ketika kelembapan tinggi dari laut sekitar masuk, terbentuk awan kumulonimbus yang menghasilkan hujan deras," ucapnya.
Guswanto menyebutkan, hujan deras di Jakarta kemarin juga dipicu konvergensi angin lokal.
Baca juga:
Menurutnya, angin dari laut Jawa bertemu dengan angin daratan hingga menciptakan zona pertemuan yang memperkuat awan hujan.
Ia mengatakan, hujan deras di Jakarta usai beberapa hari cerah bukan disebabkan modifikasi cuaca yang sudah selesai.
“Melainkan akibat curah hujan tinggi alami yang dipicu kondisi atmosfer di daerah konvergensi (Huruf C) yang mengumpulkan awan hujan di Jakarta," ujarnya. (knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Bibit Siklon 91S Aktif, BMKG Prediksi Hujan Lebat hingga Angin Kencang
Kawasan Puncak Bogor Terus Diguyur Hujan, Bendung Katulampa Siaga 3
BMKG Minta Masyarakat Waspadai Hujan Lebat yang Bakal Mengguyur Jabodetabek Sepekan ke Depan
Bibit Siklon Tropis 91S Muncul di Dekat NTB, Pertanda Apa?
Modifikasi Cuaca Jangan Cuma Fokus di Jakarta, Daerah Kiri-kanannya Juga Dong
Jakarta Dilanda Hujan Buruk, Pekerja Diminta Work From Home
Redam Cuaca Buruk di Jabodetabek, Operasi Modifikasi Cuaca Digelar Hingga 27 Januari.
Hujan Sangat Lebat Ancam Jakarta, 536 Pompa Bergerak Disiaga Pemerintah
Puluhan Ton Garam Ditabur di Langit untuk 'Pancing' Awan ke Arah Laut, Cegah Hujan Deras di Jabodetabek
BMKG Minta Masyarakat Jawa Timur Waspada Bencana Hidrometeorologi Dampak Cuaca Ekstrem hingga 30 Januari