Otomotif

Penyebab Gigi Sepeda Motor Kopling Susah Pindah ke Posisi Netral

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 24 April 2023
Penyebab Gigi Sepeda Motor Kopling Susah Pindah ke Posisi Netral

Perpindahan gigi sepeda motor kopling terkadang sulit dioperasikan. (Foto: Unsplash/Kirill PertroPavlov)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LAJU sepeda motor kopling kamu perlahan melambat. Posisi kamu di lampu merah. Namun, ketika ingin menetralkan gigi agar jari-jari di tangan kiri dapat beristirahat setelah menahan kopling, kamu kesulitan. Ya, memindahkan gigi sepeda motor kopling ke posisi netral terkadang memang tidak lancar.

Hal tersebut ternyata umum terjadi pada sepeda motor kopling. Seperti dilansir Kabaroto, Ade Rohman selaku Sub Department Head Technical Service PT Daya Adicipta Motora (DAM) menjelaskan, mengalami kendala perpindahan gigi terutama jika pindah ke posisi Netral memang menjadi hal yang lazim.

Baca Juga:

Cek Oli Setelah Sepeda Motor 'Riding' Jarak Jauh

Ade mengatakan ada beberapa faktor nan menyebabkan hal tersebut. Mulai dari penggunaan oli tidak sesuai dengan spesifikasi yang dianjurkan, atau kondisi oli sudah waktunya untuk diganti. Selain itu, komponen kopling yang sudah tidak bisa bekerja dengan maksimal juga dapat memengaruhinya.

Perhatikan kondisi kampas kopling agar perpindahan gigi lancar. (Foto: Unsplash/Harley-Davidson)

"Penyebab lainnya, bisa karena kampas kopling yang bermasalah seperti aus atau masa pakai yang sudah melewati batas. Pengaruh dari komponen kopling lainnya seperti arm pendorong, dan bagian dalam mesin seperti girboks dan lainnya. Selain itu, kondisi rantai yang sudah kendor menjadi salah satu penyebabnya," beber Ade.

Ia juga memaparkan kesulitan ketika perpindahan gigi ke posisi netral bisa terjadi karena faktor jarak main tuas kopling. Jarak main tuas kopling yang terlalu renggang, membuat perpindahan gigi akan lambat.

Baca Juga:

Oli Berkualitas Membuat Kendaraan Beroperasi Maksimal

Sepeda motor yang perpindahan giginya mekanis atau menggunakan kabel, apabila kondisi kabel sudah tidak sempurna atau melampaui batas servis, juga akan mempersulit proses perpindahan gigi.

Banyak faktor menyebabkan perpindahan gigi sepeda motor kopling tidak lancar. (Foto: Unsplash/Spencer Davis)

Kemudian ada juga sepeda motor yang sistem perpindahan giginya menggunakan hidrolik. Namun, apabila komponen serta olinya sudah tidak prima, ini juga akan berpengaruh terhadap pengoperasian gigi.

Sementara untuk di motor tipe cub, susah berpindah gigi diakibatkan karena proses penyetelan yang kurang tepat.

"Sebaliknya ketika setelan tuas kopling jaraknya terlalu pendek, memang akan membuat kopling terasa lebih ringan, namun hasilnya akselerasi menjadi berkurang. Jadi sebaiknya gunakan jarak main tuas kopling yang ideal yaitu jarak main bebas kopling 10 – 20 mm," tutupnya. (ikh)

Baca Juga:

Oli Mesin Tidak Boleh Kurang dan Lebih

#Otomotif
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
BAIC T1 Hadirkan Kabin Lega sebagai Nilai Lebih, Siap Bersaing di Segmen Mobil Listrik
Dengan mengusung konsep The Spacious Smart EV, BAIC T1 dirancang dengan dimensi yang memberikan ruang kaki dan ruang kepala lebih lapang. 

Dwi Astarini - 2 jam, 53 menit lalu
 BAIC T1 Hadirkan Kabin Lega sebagai Nilai Lebih, Siap Bersaing di Segmen Mobil Listrik
Lifestyle
Spesifikasi BAIC T1, Mobil Listrik Baru dengan Jarak Tempuh 425 Km dan Fitur V2L
Simak spesifikasi lengkap BAIC T1, mulai dari motor 94 hp, baterai LFP, jarak tempuh 425 km, fast charging 25 menit, hingga fitur V2L dan V2V.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Spesifikasi BAIC T1, Mobil Listrik Baru dengan Jarak Tempuh 425 Km dan Fitur V2L
Lifestyle
Resmi Tantang Pasar EV Indonesia, BAIC T1 Meluncur dengan Harga Mulai Rp 300 Jutaan
BAIC Indonesia resmi meluncurkan BAIC T1, mobil listrik pertama merek tersebut di Tanah Air. Usung konsep The Spacious Smart EV, dengan harga mulai Rp 300 jutaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Resmi Tantang Pasar EV Indonesia, BAIC T1 Meluncur dengan Harga Mulai Rp 300 Jutaan
Lifestyle
Tiket Presale GIIAS 2026 Resmi Dibuka 1 Juli, Diskon hingga 50 Persen
GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dipastikan kembali hadir pada 29 Juli hingga 9 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Tiket Presale GIIAS 2026 Resmi Dibuka 1 Juli, Diskon hingga 50 Persen
Indonesia
Kemenperin Pastikan PT JAI dan PT SAI Tak Relokasi Fasilitas Produksi ke Vietnam
Kemenperin memastikan PT JAI di Pasuruan dan PT SAI di Mojokerto tidak memindahkan fasilitas produksinya ke Vietnam. Rencana relokasi berhasil ditekan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Juni 2026
Kemenperin Pastikan PT JAI dan PT SAI Tak Relokasi Fasilitas Produksi ke Vietnam
Lifestyle
IIMS 2027 Resmi Diluncurkan, Perluas Platform Kolaborasi Industri Otomotif Nasional
IIMS 2027 yang akan kembali digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 6-16 Mei 2027.
Dwi Astarini - Minggu, 28 Juni 2026
IIMS 2027 Resmi Diluncurkan, Perluas Platform Kolaborasi Industri Otomotif Nasional
Indonesia
Industri Otomotif Dihantui PHK Massal, Pemerintah Cuma Bisa Meyakinkan Perusahaan
Pemerintah berkomitmen penuh mencari titik temu terbaik demi melindungi nasib para pekerja lokal
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Juni 2026
Industri Otomotif Dihantui PHK Massal, Pemerintah Cuma Bisa Meyakinkan Perusahaan
Indonesia
BAIC BJ30 HEV Tawarkan Solusi Liburan Murah Cuma Seribuan Per Kilometer Lewat Promo HOLIYAY DEALS
Daya pikat utama BJ30 HEV terletak pada dimensi bodi sangat proporsional serta kelapangan ruang kabin
Angga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
BAIC BJ30 HEV Tawarkan Solusi Liburan Murah Cuma Seribuan Per Kilometer Lewat Promo HOLIYAY DEALS
Olahraga
Dua Rider Indonesia Obrak-abrik Sirkuit Motegi Jepang, Irfan Ardiansyah dan Herjun Atna Firdaus Sukses Rebut Podium ARRC 2026
Irfan Ardiansyah dan Herjun Atna Firdaus sukses memaksa pembalap tuan rumah gigit jari
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 13 Juni 2026
Dua Rider Indonesia Obrak-abrik Sirkuit Motegi Jepang, Irfan Ardiansyah dan Herjun Atna Firdaus Sukses Rebut Podium ARRC 2026
Indonesia
PEVS 2026 Bakal Hadirkan Tren Kendaraan Listrik Udara dan Air Masa Depan, Targetkan Solusi Ekosistem Transportasi Bersih
Integrasi program B2B membuka lebar peluang kolaborasi investasi dan ekspansi bisnis antarpelaku industri global
Angga Yudha Pratama - Jumat, 22 Mei 2026
PEVS 2026 Bakal Hadirkan Tren Kendaraan Listrik Udara dan Air Masa Depan, Targetkan Solusi Ekosistem Transportasi Bersih
Bagikan