Penumpang Sriwijaya Air SJ 182 Pasang Status Tiket Pesawat Sebelum Terbang

Zulfikar SyZulfikar Sy - Minggu, 10 Januari 2021
Penumpang Sriwijaya Air SJ 182 Pasang Status Tiket Pesawat Sebelum Terbang

Status Whatsapp penumpang Sriwijaya Air SJ 182, Riyanto, warga Dukuh Tengaran RT 17, Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen Jawa Tengah, Minggu (10/1). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen, Jawa Tengah mengungkapkan dua orang warga bernama Suyanto (40) dan Riyanto (32) menjadi penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh di Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1).

Hal tersebut dibenarkan Sekda Sragen Tatag Prabawanto. Ia mengatakan, kedua keluarga penumpang pesawat tersebut saat ini menuju ke Jakarta untuk menanyakan kabar terbaru terkait nasib penumpang itu.

"Ya benar ada dua warga Sragen yang menjadi penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 182," kata Tatag, Minggu (10/1).

Baca Juga:

Kata Maaf Terakhir Kapten Afwan, Eks Skuadron TNI AU Pilot Sriwijaya Air SJ-182

Sekretaris Desa (Sekdes) Katelan, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Paidi mengatakan, kedua warga penumpang pesawat itu adalah Suyanto tinggal di Dukuh Gunung Banyak RT 18, Desa Katelan. Sedangkan Riyanto rumahnya di Dukuh Tengaran RT 17, Desa Katelan. Keduanya merupakan pekerja di perusahaan kontraktor yang tengah mengerjakan proyek di Pontianak.

"Status keduanya adalah kakak beradik. Kedua penumpang tersebut adalah atas nama Suyanto dan Riyanto. Mereka tercatat sebagai warga Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Sragen," ucap dia.

 Status Whatsapp penumpang Sriwijaya Air SJ 182, Riyanto, warga Dukuh Tengaran RT 17, Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen Jawa Tengah, Minggu (10/1). (MP/Ismail)
Status Whatsapp penumpang Sriwijaya Air SJ 182, Riyanto, warga Dukuh Tengaran RT 17, Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen Jawa Tengah, Minggu (10/1). (MP/Ismail)

Baik Suyanto dan Riyanto penumpang Sriwijaya Air ini, kata dia, tercatat sudah sudah berkeluarga dan punya satu anak.

"Keduanya sempat pulang ke rumah mendatangi temannya yang sedang hajatan menikah. Keduanya balik ke Jakarta pada tanggal 31 Desember 2020," kata dia.

Baca Juga:

TNI AU Temukan Tumpahan Minyak Diduga Bahan Bakar Sriwijaya Air Jatuh

Ia pun kaget tiba-tiba mendapat kabar duka kalau kedua warganya Suyanto dan Riyanto masuk dalam manifes Sriwijaya Air SJ 182.

Hal itu diperkuat dengan adanya bukti story WhatsApp korban Riyanto memajang foto tiket Sriwijaya Air SJ 182 dengan tulisan "Tiwas Subuh Mangkate" dengan tiga emoji marah.

"Keluarga langsung bergegas ke Jakarta pada Sabtu pukul 22.00 WIB untuk menanyakan kabar penumpang pesawat," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Tim SAR Temukan Ban Pesawat Sriwijaya Air dan Pakaian Anak-anak di Laut

#Sriwijaya Air #Pesawat Jatuh
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan Produksi 2013, Rawat Rutin Terakhir 15 Februari
Pelita Air Service memastikan pesawatnya yang jatuh mendistribusi program BBM Satu Harga dalam kondisi layak terbang, meski sudah berusia di atas 10 tahun.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Februari 2026
Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan Produksi 2013, Rawat Rutin Terakhir 15 Februari
Indonesia
Pertamina Cari Pengganti Pesawat Jatuh Buat Amankan Pasokan BBM Kalimantan Utara
Pertamina Patra Niaga terus melakukan koordinasi intensif dengan operator penerbangan, mitra dan tim di lapangan, untuk memonitor distribusi BBM ke wilayah tersebut tetap dapat terlayani.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 20 Februari 2026
Pertamina Cari Pengganti Pesawat Jatuh Buat Amankan Pasokan BBM Kalimantan Utara
Indonesia
Pilot Pelita Air Service Berhasil Dievakuasi dari Lereng Pegunungan Pabetung Remayo
Pesawat dengan call sign PK-PAA jenis Air Tractor AT802 tersebut sejatinya sedang menjalankan misi penting mengangkut bahan bakar minyak
Angga Yudha Pratama - Kamis, 19 Februari 2026
Pilot Pelita Air Service Berhasil Dievakuasi dari Lereng Pegunungan Pabetung Remayo
Indonesia
Pesawat BBM Rute Long Bawan-Tarakan Jatuh, Sinyal Darurat Sempat Terdeteksi
Pesawat Air Tractor AT-802 pengangkut BBM jatuh di Krayan, Nunukan, Kalimantan Utara. Pilot dinyatakan meninggal, penyebab masih diselidiki.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 19 Februari 2026
Pesawat BBM Rute Long Bawan-Tarakan Jatuh, Sinyal Darurat Sempat Terdeteksi
Indonesia
Pesawat Pelita Air Pembawa BBM Alami Kecelakaan Maut di Nunukan, Pilot Dipastikan Gugur
Sebelum hilang kontak, pilot sempat berkomunikasi dengan petugas Air Traffic Controller (ATC) Tarakan pada pukul 12.24 WITA
Angga Yudha Pratama - Kamis, 19 Februari 2026
Pesawat Pelita Air Pembawa BBM Alami Kecelakaan Maut di Nunukan, Pilot Dipastikan Gugur
Indonesia
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
Pesawat Smart Air PK-SNS rute Nabire–Kaimana alami gangguan mesin dan mendarat darurat di Nabire. Seluruh penumpang selamat, Kemenhub lakukan investigasi.
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
Indonesia
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire, Seluruh Penumpang Dilaporkan Selamat
Pesawat Smart Air jenis Caravan rute Nabire–Kaimana jatuh di perairan Nabire, Papua Tengah, Selasa (27/1). Polisi memastikan seluruh penumpang selamat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire, Seluruh Penumpang Dilaporkan Selamat
Indonesia
Keluarga di Karanganyar Terima Jenazah FOO Hariadi Korban Pesawat Jatuh di Sulsel
Setelah disalatkan keluarga, jenazah dibawa ke Masjid Istiqomah untuk disalatkan warga kampung.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
Keluarga di Karanganyar Terima Jenazah FOO Hariadi Korban Pesawat Jatuh di Sulsel
Indonesia
Korban Terakhir Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Dasar Jurang, Jasadnya Tidak Utuh
Tim Basarnas akhirnya menemukan jenazah terakhir korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK-THT di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Korban Terakhir Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Dasar Jurang, Jasadnya Tidak Utuh
Indonesia
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Pihak keluarga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KKP, tim medis, dan otoritas terkait yang memfasilitasi seluruh proses, mulai dari pemberangkatan keluarga ke Makassar hingga penanganan jenazah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Bagikan