Teknologi

Pentingnya Universitas Mengikuti Perkembangan Teknologi

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 27 April 2022
Pentingnya Universitas Mengikuti Perkembangan Teknologi

Teknologi mempermudah kegiatan universitas. (Foto: Unsplash/Van Tay Media)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DI zaman yang serba modern ini mengurus administrasi sekolah dan universitas bisa dilakukan secara daring. Cara ini dinilai lebih efektif dibandingkan dengan cara konvensional seperti mahasiswa diminta antre panjang di depan ruangan dosen untuk sekadar mengumpulkan tugas.

Pengumpulan tugas dan dokumen-dokumen khusus secara konvensional juga dianggap tidak ramah lingkungan karena membutuhkan banyak kertas yang pada akhirnya menumpuk menjadi sampah. Pengumpulan berkas secara konvensional tidak mendukung program penghijauan karena pertumbuhan pohon tidak bisa mengimbangi kapasitas penggunaan kertas.

Baca Juga:

Sukses Lewat Pendidikan Non Formal? Kenapa Enggak?

Dalam Webinar SEVIMA yang diadakan beberapa waktu lalu, Profesor Marsudi Kisworo selaku Dewan Badan Riset Inovasi Nasional mengatakan sudah waktunya bagi universitas di Indonesia untuk mengembangkan sistem digital dan sistem informasi demi kepentingan bersama. Namun, tentu saja pengembangan sistem digital di tiap univeristas harus mempertimbangkan kemampuan para SDA di dalamnya.

Jika perlu, kampus memberikan pelatihan khusus bagi para pekerja, tim akademik, maupun mahasiswa untuk memahami sistem digital yang akan digunakan. Karena hasilnya akan sia-sia jika perkembangan sistem digital tidak dibarengi dengan skill pengoperasian sistem yang baru.

Marsudi juga mengatakan jika memang universitas belum mampu membangun sistem sendiri, jangan malu untuk menggunakan sistem yang sudah tersedia dan banyak digunakan oleh kampus lain. Penggunaan sistem mainstream justru bisa meningkatkan kemampuan para teknisi dan mahasiswa sebelum nantinya menggunakan sistem baru buatan kampus yang pastinya lebih modern dan memiliki detail yang lebih banyak. Meningkatkan skill para tim akademik dan mahasiswa dalam pengoperasian sistem digital yang baru juga bertujuan untuk meningkatkan keamanan data pribadi.

Tim akademik dan mahasiswa yang belum memahami seluk beluk sistem yang baru berpotensi mengalami pencurian data secara daring. Selain itu, dengan meningkatkan sistem digital, universitas juga dapat memberikan dampak positif bagi eksistensi kampus baik secara nasional maupun menembus kancah internasional.

1. Berpotensi menjadi kampus unggul

Masuk jajaran kampus unggul. (Foto: Pixabay/RobinHiggins)

Tak hanya melihat kualitas kurikulum yang diterapkan oleh universitas, masyarakat juga akan melihat kualitas para alumni ketika sudah terjun ke dunia kerja sekaligus kualitas sistem digital yang digunakan universitas tersebut. Mengingat efisiensi dan pengurangan limbah sampah kini menjadi jargon masyarakat, tentunya universitas yang mengedepankan kedua hal tersebut akan dilirik dan menjadi pertimbangan tersendiri. Universitas dengan sistem digital yang modern dan mudah diakses tentunya berpotensi masuk ke dalam jajaran kampus unggul.

2. Mencetak SDA unggul

Menghasilkan calon pekerja yang kompeten. (Foto: Pixabay/josephredfield)

Menggunakan sistem digital yang paling terkini dan modern tentunya tak hanya menguntungkan universitas itu sendiri. Lulusan dari universitas pengguna sistem digital paling modern tentunya akan menjadi pekerja kompeten ketika sudah direkrut oleh sebuah perusahaan.

Perlu diketahui perusahaan tak hanya melihat latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja dari calon karyawan saja. Perusahaan juga akan melihat skill apa saja yang dimiliki oleh pelamar termasuk kemampuannya dalam menggunakan sistem digital dan sistem informasi tertentu.

Baca Juga:

Peluang Pendidikan Tinggi di Masa Pandemi COVID-19

3. Menarik perhatian dunia internasional

Diajak kerja sama oleh universitas luar. (Foto: Pixabay/geralt)

Keunggulan sistem digital yang dimiliki oleh sebuah universitas juga merupakan jembatan untuk diakui secara internasional. Karena terus menerus melakukan perkembangan, bisa saja suatu hari nanti berbagai universitas dari luar negeri mengajukan kerja sama untuk penggunaan sistem digital yang serupa.

4. Praktis dan efisien

Perkuliahan bisa dilakukan di mana saja. (Foto: Pixabay/StartupStockPhotos)

Sistem pembelajaran serta administrasi universitas yang serba digital dan daring juga sangat cocok untuk gaya hidup masyarakat modern. Saat ini, kebanyakan orang mengikuti gaya hidup hustle culture, sehingga semua harus dilakukan serba cepat dan sigap. Tak jarang mahasiswa mengisi waktu luang dengan bekerja paruh waktu.

Jika kegiatan kampus masih dilakukan secara konvensional, kemungkinan mahasiswa yang memiliki kesempatan untuk kuliah sambil kerja tidak bisa mengikuti kelas dengan baik karena harus antre mengumpulkan tugas atau konsultasi dengan dosen secara tatap muka. Sistem perkuliahan yang dilakukan secara daring memungkinkan mahasiswa mendapatkan pengalaman kerja yang jauh lebih banyak sebelum lulus. (mar)

Baca Juga:

Pintek Mendapatkan Debt Facility untuk Dukung Ekosistem Pendidikan Indonesia

#Teknologi #Pendidikan
Bagikan
Ditulis Oleh

Maria Theresia

Your limitation -- it's only your imagination.

Berita Terkait

Tekno
Xiaomi 18 Gegerkan Pasar Flagship, Jadi HP Pertama yang Pakai Snapdragon 8 Elite Gen 6!
Xiaomi 18 akan meluncur September 2026. HP itu akan menjadi yang pertama menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6.
Soffi Amira - Kamis, 04 Juni 2026
Xiaomi 18 Gegerkan Pasar Flagship, Jadi HP Pertama yang Pakai Snapdragon 8 Elite Gen 6!
Tekno
OPPO Reno 16, Reno 16 Pro, dan Reno 16 FS Segera Meluncur Global, Berikut Spesifikasinya
OPPO Reno 16 global kini mulai muncul. Kabarnya, HP tersebut akan segera meluncur dalam waktu dekat.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
OPPO Reno 16, Reno 16 Pro, dan Reno 16 FS Segera Meluncur Global, Berikut Spesifikasinya
Tekno
Xiaomi 18, Vivo X500, dan OPPO Find X10 Dikabarkan Rilis Bersamaan, Siapa Paling Gahar?
Xiaomi 18, Vivo X500, dan OPPO Find X10 berpotensi meluncur bersamaan pada September 2026.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
Xiaomi 18, Vivo X500, dan OPPO Find X10 Dikabarkan Rilis Bersamaan, Siapa Paling Gahar?
Indonesia
Daripada Wajibkan Belajar Bahasa Prancis, DPR Minta Prabowo Fokus Benahi Persoalan Pendidikan Tanah Air
Kebijakan tersebut masih perlu dikaji termasuk kajian terhadap perangkat guru yang akan mengajar.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Daripada Wajibkan Belajar Bahasa Prancis, DPR Minta Prabowo Fokus Benahi Persoalan Pendidikan Tanah Air
Indonesia
Mendiktisaintek: 122 Prodi Ditutup pada 2026, Mayoritas Bertransformasi Sesuai Kebutuhan Industri
Mendiktisaintek menjelaskan penutupan 122 program studi pada 2026 dilakukan atas usulan kampus. Mayoritas bertransformasi menjadi lebih relevan dengan industri dan teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Mendiktisaintek: 122 Prodi Ditutup pada 2026, Mayoritas Bertransformasi Sesuai Kebutuhan Industri
Indonesia
Perhimpunan Guru Sanggah Keinginan Presiden Prabowo Jadikan Bahasa Prancis jadi Mata Pelajaran di Seluruh Sekolah, Tenaga Pengajar belum Siap
Hal itu justru akan membuat para guru dan siswa terkaget-kaget sekaligus heran, serta akan merasa sangat terbebani.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Perhimpunan Guru Sanggah Keinginan Presiden Prabowo Jadikan  Bahasa Prancis jadi Mata Pelajaran di Seluruh Sekolah, Tenaga Pengajar belum Siap
Indonesia
Literasi dan Numerasi Sejak Dini Kunci Hadapi Era Modern
Anak-anak yang dekat dengan buku dinilai akan lebih berani bermimpi, mampu berpikir kritis, serta memiliki rasa percaya diri dalam menghadapi tantangan zaman.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
Literasi dan Numerasi Sejak Dini Kunci Hadapi Era Modern
Indonesia
Tahun Lalu Portugis, Prabowo Kini Instruksikan Semua Sekolah Belajar Bahasa Prancis
Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah baru kebijakan pendidikan Indonesia dengan menginstruksikan agar bahasa Prancis dipelajari di seluruh jenjang sekolah.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Tahun Lalu Portugis, Prabowo Kini Instruksikan Semua Sekolah Belajar Bahasa Prancis
Indonesia
Nama RI Tercoreng di Dunia Akademik, DPR Desak Investigasi Dugaan Pemalsuan Riset WNI di Denmark
Komisi X DPR menyoroti dugaan pemalsuan riset WNI di konferensi ISPPD 2026 Denmark. Kronologi kasus menunjukkan sorotan publik sejak 21 Mei, DPR minta investigasi objektif.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Nama RI Tercoreng di Dunia Akademik, DPR Desak Investigasi Dugaan Pemalsuan Riset WNI di Denmark
Lifestyle
AIGEN ULTRA, Laptop AI untuk Produktivitas Generasi Modern dari ADVAN
AIGEN ULTRA menjadi pilihan laptop AI yang powerful, tapi tetap relevan dengan kebutuhan pengguna.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
AIGEN ULTRA, Laptop AI untuk Produktivitas Generasi Modern dari ADVAN
Bagikan