Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Teknologi

Pentingnya Modernisasi Arsitektur Teknologi pada Layanan Keuangan

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 04 Januari 2023
Pentingnya Modernisasi Arsitektur Teknologi pada Layanan Keuangan

Layanan keuangan membutuhkan fitur teknologi agar prosesnya lebih efisien. (Foto: Unsplash/Glenn Carstensz Pieters)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PANDEMI COVID-19 telah mempercepat transformasi digital di berbagai industri. Organisasi-organisasi secara cepat memperbarui aplikasi dan arsitektur untuk memperbaiki pengalaman konsumen dan efisiensi backend. Sementara strategi bisnis dan teknologi harus disesuaikan, arsitektur perusahaan yang mendasarinya juga harus diubah untuk mendukungnya serta mengantisipasi perubahan di masa depan.

Pandemi mendorong 88 persen organisasi di dunia untuk melakukan pekerjaan jarak jauh (remote working).Sementara 80 persen konsumen mengindikasi bahwa mobile app merupakan penghubung utama untuk layanan keuangan.

Baca Juga:

Yuk Pahami Hak dan Kewajiban Sebelum Gunakan Layanan Fintech Lending

Menurut siaran pers yang diterima merahputih.com, Laporan State of Application Strategy terbaru yang dikeluarkan F5 menemukan bahwa hampir sepertiga (32 persen) organisasi jasa keuangan mulai mengotomatiskan bisnis mereka sementara lebih dari setengah (58 persen) secara bersamaan telah memulai proyek AI. Temuan ini berfungsi sebagai penekanan kuat bagi organisasi layanan jasa keuangan untuk meninjau arsitektur perusahaan mereka saat ini.

Sebuah arsitektur perusahaan mengatur bagaimana bisnis beroperasi melalui fungsi dan prosesnya. Dengan demikian, bisnis dapat dibatasi dalam batasan sudah ada dan tidak dapat beradaptasi dengan kondisi yang berubah. Sebagian besar perusahaan keuangan saat ini memiliki arsitektur perusahaan yang dikembangkan beberapa dekade yang lalu dan mungkin sebagian besar tetap tidak berubah.

Mobile app menjadi penghubung utama layanan keuangan. (Foto: Unsplash/Tech Daily)

Organisasi dapat menggunakan standarisasi komunikasi pada tingkatan infrastruktur dan pengaplikasiannya untuk menyederhanakan dan mempercepat transisi teknis ke digital. Dalam merencanakan arsitektur perusahaan digital, kita perlu mempertimbangkan berbagai standar di dalam dua tren teknis yang luas yaitu keamanan dan edge computing.

Privasi menjadi perhatian yang berkembang di tengah percepatan transformasi digital, dan sangat penting bagi organisasi untuk meningkatkan keamanan ketika menyimpan informasi pribadi pengguna dalam jumlah yang banyak. Selain itu, berbagai industri bergegas untuk mengambil data, memanfaatkan peningkatan penggunaan perangkat digital oleh pelanggan, pemasok, distributor, dan mitra untuk menemukan efisiensi atau aliran pendapatan baru.

Baca Juga:

Modernisasi Pesat Dorong Kebangkitan Perbankan Digital di Indonesia

Dengan tren aplikasi saat ini dan layanan yang dihosting di beberapa lokasi, hal itu membuat memiliki keamanan yang menyeluruh dari aplikasi menjadi semakin menantang bagi organisasi. Oleh karena itu, organisasi dapat mempertimbangkan untuk mengadopsi distributed cloud yang dapat membantu menyediakan satu platform observasi terpadu. Dengan begitu, memungkinkan tim DevOps, NetOps, dan SecOps untuk meningkatkan visibilitas arsitektur keamanan mereka secara keseluruhan dan berkolaborasi dengan lebih baik satu sama lain.

Organisasi keuangan membutuhkan dukungan AI. (Foto: Unsplash/Markus Winkler)

Edge Computing telah menjadi standar untuk menjaga interoperabilitas dalam jaringan dan protokol komunikasi. Edge menawarkan peluang ekspansi yang lebih besar dan kemampuan untuk mengatasi hambatan jangka panjang melalui penggunaan aplikasi standar dan transport protocols untuk memperluas lapisan infrastruktur mereka ke berbagai lokasi.

Misalnya, pemrosesan kartu kredit dapat dilakukan secara efektif di edge daripada melalui database di kantor pusat perusahaan. Ini dapat menghemat waktu dan bandwidth dalam jangka panjang. Dalam waktu singkat, pusat data mikro dapat disiapkan di area yang memiliki populasi pengguna yang tinggi, sementara titik layanan cloud pop-up dapat mendukung kebutuhan sementara seperti konser atau acara khusus.

Ditambah AI, edge computing dapat meningkatkan efisiensi operasional dengan menghasilkan data dan wawasan yang lebih akurat, dan satu persatu melayani kebutuhan pelanggan mereka dengan lebih baik. Organisasi keuangan juga dapat didukung oleh AI analytics untuk melindungi pelanggan mereka dari potensi serangan cyber. (ikh)

Baca Juga:

Uang Masyarakat di Bank Digital Tumbuh 8 Ribu Persen

#Teknologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Tekno
Harga Redmi Note 17 Series Global Bocor, Varian 17 Pro Max Dijual Rp 12,2 Juta
Harga Redmi Note 17 Series global kini bocor. Untuk varian Pro Max, harganya dibanderol Rp 12,2 juta.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Harga Redmi Note 17 Series Global Bocor, Varian 17 Pro Max Dijual Rp 12,2 Juta
Tekno
Samsung Galaxy Z Flip 8 Meluncur dengan Fitur AI Baru, Segini Harga dan Spesifikasinya
Samsung Galaxy Z Flip 8 resmi meluncur. HP tersebut hadir dengan fitur-fitur AI terbaru.
Soffi Amira - Kamis, 23 Juli 2026
Samsung Galaxy Z Flip 8 Meluncur dengan Fitur AI Baru, Segini Harga dan Spesifikasinya
Tekno
POCO X8 Kantongi Sertifikasi NBTC dan IMDA, Bakal Bawa Baterai 9.000 mAh?
POCO X8 kini muncul di sertifikasi NBTC dan IMDA. HP tersebut merupakan rebranding dari Redmi Note 17 5G.
Soffi Amira - Rabu, 22 Juli 2026
POCO X8 Kantongi Sertifikasi NBTC dan IMDA, Bakal Bawa Baterai 9.000 mAh?
Tekno
Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi NBTC, Bawa Baterai Super Besar!
Redmi Note 17 Pro Max muncul di sertifikasi NBTC Thailand. HP itu membawa kamera 200MP dan baterai 10.000mAh.
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi NBTC, Bawa Baterai Super Besar!
Tekno
OPPO Find X10 Lolos Sertifikasi, Spesifikasi dan Jadwal Rilisnya Mulai Terungkap
OPPO Find X10 kabarnya meluncur September 2026. HP ini sudah lolos sertifikasi dan siap diluncurkan.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
OPPO Find X10 Lolos Sertifikasi, Spesifikasi dan Jadwal Rilisnya Mulai Terungkap
Indonesia
Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar
Pemerintah diharap dapat memastikan distribusi manfaat ekonomi dari AI berlangsung lebih adil.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar
Tekno
Bocoran Redmi Note 17 Global Terungkap, Spesifikasinya Berbeda dari Versi China
Redmi Note 17 versi global kini sudah bocor. Namun, HP tersebut akan meluncur sebagai POCO M8 Power.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Bocoran Redmi Note 17 Global Terungkap, Spesifikasinya Berbeda dari Versi China
Tekno
Redmi Note 17 Pro Meluncur dengan Baterai Jumbo 9.000 mAh, Harganya Mulai Rp 4,2 Juta
Redmi Note 17 Pro resmi meluncur di Tiongkok. HP ini membawa baterai 9.000mAh. Berikut spesifikasi lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Redmi Note 17 Pro Meluncur dengan Baterai Jumbo 9.000 mAh, Harganya Mulai Rp 4,2 Juta
Tekno
Redmi Note 17 Resmi Meluncur, Bawa Layar OLED 7 Inci dan Baterai Jumbo 8.000 mAh
Redmi Note 17 resmi meluncur di Tiongkok. HP ini memadukan layar dan baterai besar. Berikut spesifikasi lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Redmi Note 17 Resmi Meluncur, Bawa Layar OLED 7 Inci dan Baterai Jumbo 8.000 mAh
Tekno
OPPO Find X10 Pro Max Bocor! Usung 3 Kamera 200MP dan Chip 2nm, Jadi Flagship Paling Gahar?
OPPO Find X10 Pro Max kabarnya akan membawa tiga kamera 200MP. HP tersebut digadang-gadang sebagai flagship paling gahar.
Soffi Amira - Senin, 13 Juli 2026
OPPO Find X10 Pro Max Bocor! Usung 3 Kamera 200MP dan Chip 2nm, Jadi Flagship Paling Gahar?
Bagikan