Kesehatan

Pentingnya Konsumsi Tablet Tambah Darah bagi Perempuan Remaja

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Desember 2022
Pentingnya Konsumsi Tablet Tambah Darah bagi Perempuan Remaja

Tablet tambah darah sangat penting untuk menunjang kebutuhan tubuh. (Foto: Pixabay/jarmoluk)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KADAR hemoglobin atau yang biasa disebut dengan HB yang rendah menjadi masalah umum bagi ibu hamil di Indonesia. Padahal masa kehamilan merupakan masa krusial bagi ibu dan janin yang sedang berkembang di dalam rahim karena janin akan menyerap banyak nutrisi dari tubuh sang ibu. Tak heran program hamil semakin digaungkan oleh para dokter kandungan meskipun kamu tidak memiliki Riwayat masalah reproduksi.

Mempersiapkan kehamilan mulai dari memerhatikan gizi harian dan melakukan pengecekan penyakit bawaan yang berpotensi membahayakan janin merupakan cara agar ibu dapat melewati proses kehamilan dengan lancar tanpa risiko dan komplikasi. Tubuh yang kekurangan kadar HB saat hamil dapat memengaruhi tumbuh kembang janin.

Baca juga:

Gerakan Minum Tablet Tambah Darah Upaya Atasi Stunting

Pentingnya Perempuan Remaja Konsumsi Tablet Tambah Darah
HB rendah bisa menyebabkan tubuh lemas dan pingsan. (Foto: Pixabay/cuncon)

Menurut laman resmi Dinas Kesehatan Indonesia, menjaga kadar HB agar tetap stabil bahkan wajib dilakukan sejak perempuan menginjak usia remaja. Selain menunjang masa kehamilan di masa depan, kadar HB yang stabil dapat menjaga stamina tubuh perempuan saat menstruasi.

Setiap perempuan remaja yang telah memasuki masa pubertas akan mengalami menstruasi selama lima sampai tujuh hari setiap bulannya. Penebalan dinding rahim ini merupakan cara tubuh mempersiapkan kehamilan jika dibuahi.

Meski darah yang luruh terlihat sedikit, sebenarnya proses menstruasi yang berlangsung hanya beberapa hari ini dapat membuat perempuan remaja merasa lemas bahkan sampai pingsan karena kadar HB yang drop dalam sekejap.

Itu lah alasan mengapa tablet tambah darah saat ini perlu dikonsumsi oleh perempuan sejak masa remaja untuk menjaga stamina sekaligus mempersiapkan masa kehamilan di masa depan.

1. Menjaga stamina saat menstruasi

Saat masih remaja, tubuh perempuan memang tidak perlu mengonsumsi tablet tambah darah rutin setiap hari. Cukup konsumsi satu tablet saja selama satu minggu guna mempersiapkan tubuh menghadapi proses menstruasi.

Sedangkan selama masa menstruasi berlangsung, perempuan dianjurkan untuk mengonsumsi tablet tambah darah satu tablet per hari hingga menstruasi selesai.

Perlu diketahui, proses menstruasi akan membuat tubuh kehilangan banyak zat besi yang ikut luruh sehingga dapat menyebabkan perempuan mengalami anemia.

Baca juga:

Darah Haid Berwarna Hitam, Berbahayakah?

Pentingnya Perempuan Remaja Konsumsi Tablet Tambah Darah
Lengkapi gizi dengan tablet tambah darah sebelum merencanakan kehamilan. (Foto: Pixabay/StockSnap)

2. Persiapan kehamilan

Tubuh perempuan akan mengalami banyak perubahan selama masa kehamilan. Mulai dari perubahan hormon, perubahan bentuk tubuh akibat membesarnya rahim mengikuti perkembangan janin, dan perubahan pada kadar HB dalam darah. Karena janin akan menyerap banyak nutrisi dari tubuh sang ibu, penting sekali bagi perempuan untuk rutin minum tablet tambah darah saat sedang menjalani program kehamilan.

Kadar HB dalam darah bisa drop mendadak saat hamil meskipun kamu selalu mengonsumsi makanan bergizi setiap hari. Kadar HB yang rendah selama masa kehamilan dapat menyebabkan kelainan pada janin hingga kelahiran prematur. Sedangkan sang ibu dapat mengalami pendarahan hebat setelah proses persalinan.

3. Asupan gizi harian

Selain menunjang masa menstruasi dan kehamilan, tubuh manusia memang memerlukan asupan gizi yang baik agar tidak mengalami anemia akibat rendahnya kadar HB dalam darah. HB yang rendah dapat menyebabkan penyakit tertentu seperti hipoksia, kelelahan ekstrem, sakit kepala, stroke, hingga kematian. (mar)

Baca juga:

Waspada Kanker Darah Mengintai Lansia

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Maria Theresia

Your limitation -- it's only your imagination.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Bagikan