Pentingnya Konsumsi Tablet Tambah Darah bagi Perempuan Remaja
Tablet tambah darah sangat penting untuk menunjang kebutuhan tubuh. (Foto: Pixabay/jarmoluk)
KADAR hemoglobin atau yang biasa disebut dengan HB yang rendah menjadi masalah umum bagi ibu hamil di Indonesia. Padahal masa kehamilan merupakan masa krusial bagi ibu dan janin yang sedang berkembang di dalam rahim karena janin akan menyerap banyak nutrisi dari tubuh sang ibu. Tak heran program hamil semakin digaungkan oleh para dokter kandungan meskipun kamu tidak memiliki Riwayat masalah reproduksi.
Mempersiapkan kehamilan mulai dari memerhatikan gizi harian dan melakukan pengecekan penyakit bawaan yang berpotensi membahayakan janin merupakan cara agar ibu dapat melewati proses kehamilan dengan lancar tanpa risiko dan komplikasi. Tubuh yang kekurangan kadar HB saat hamil dapat memengaruhi tumbuh kembang janin.
Baca juga:
Menurut laman resmi Dinas Kesehatan Indonesia, menjaga kadar HB agar tetap stabil bahkan wajib dilakukan sejak perempuan menginjak usia remaja. Selain menunjang masa kehamilan di masa depan, kadar HB yang stabil dapat menjaga stamina tubuh perempuan saat menstruasi.
Setiap perempuan remaja yang telah memasuki masa pubertas akan mengalami menstruasi selama lima sampai tujuh hari setiap bulannya. Penebalan dinding rahim ini merupakan cara tubuh mempersiapkan kehamilan jika dibuahi.
Meski darah yang luruh terlihat sedikit, sebenarnya proses menstruasi yang berlangsung hanya beberapa hari ini dapat membuat perempuan remaja merasa lemas bahkan sampai pingsan karena kadar HB yang drop dalam sekejap.
Itu lah alasan mengapa tablet tambah darah saat ini perlu dikonsumsi oleh perempuan sejak masa remaja untuk menjaga stamina sekaligus mempersiapkan masa kehamilan di masa depan.
1. Menjaga stamina saat menstruasi
Saat masih remaja, tubuh perempuan memang tidak perlu mengonsumsi tablet tambah darah rutin setiap hari. Cukup konsumsi satu tablet saja selama satu minggu guna mempersiapkan tubuh menghadapi proses menstruasi.
Sedangkan selama masa menstruasi berlangsung, perempuan dianjurkan untuk mengonsumsi tablet tambah darah satu tablet per hari hingga menstruasi selesai.
Perlu diketahui, proses menstruasi akan membuat tubuh kehilangan banyak zat besi yang ikut luruh sehingga dapat menyebabkan perempuan mengalami anemia.
Baca juga:
2. Persiapan kehamilan
Tubuh perempuan akan mengalami banyak perubahan selama masa kehamilan. Mulai dari perubahan hormon, perubahan bentuk tubuh akibat membesarnya rahim mengikuti perkembangan janin, dan perubahan pada kadar HB dalam darah. Karena janin akan menyerap banyak nutrisi dari tubuh sang ibu, penting sekali bagi perempuan untuk rutin minum tablet tambah darah saat sedang menjalani program kehamilan.
Kadar HB dalam darah bisa drop mendadak saat hamil meskipun kamu selalu mengonsumsi makanan bergizi setiap hari. Kadar HB yang rendah selama masa kehamilan dapat menyebabkan kelainan pada janin hingga kelahiran prematur. Sedangkan sang ibu dapat mengalami pendarahan hebat setelah proses persalinan.
3. Asupan gizi harian
Selain menunjang masa menstruasi dan kehamilan, tubuh manusia memang memerlukan asupan gizi yang baik agar tidak mengalami anemia akibat rendahnya kadar HB dalam darah. HB yang rendah dapat menyebabkan penyakit tertentu seperti hipoksia, kelelahan ekstrem, sakit kepala, stroke, hingga kematian. (mar)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya