Keuangan

Pentingnya Kelola Dana Pensiun Sejak Dini

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Minggu, 07 Maret 2021
Pentingnya Kelola Dana Pensiun Sejak Dini

Jangan tunda mengelola dana pensiun. (Foto: Unsplash/Josh Appel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JANGAN tunda mengelola dana pensiun. Kamu masih masuk dalam kategori usia 25-55 tahun? Itu merupakan usia produktif. Oleh karena itu, di usia kamu sekarang merupakan waktu tepat untuk mulai mempersiapkan dana pensiun.

Semakin dini persiapan kamu, maka semakin banyak waktu yang kamu miliki untuk mencicil jaminan hari tua agar tidak tergantung pada generasi berikutnya.

Skill Academy by Ruangguru merangkum beberapa cara yang bisa kamu persiapkan untuk mempersiapkan dana pensiun sejak dini, misalnya:

Baca juga:

Cara Mengatur Keuangan Agar Hidup Lebih Nyaman di Tahun yang Baru

1. Tentukan jumlah dana pensiun

Tentukan juga kapan kamu ingin pensiun. (Foto: Unsplash/Aaron Burden)

Tentukan kapan kamu ingin pensiun dan pahami kebutuhan apa saja yang akan kamu butuhkan di masa senja nanti. Dengan begitu, kamu dapat menentukan estimasi jumlah dana pensiun yang kamu inginkan.

Saran yang umum diberikan adalah untuk menyisihkan 10-15 persen penghasilan bulanan untuk dana pensiun kamu. Jumlah ini masih dapat berubah, tergantung dari kebutuhan dan hal apa yang kamu inginkan di masa pensiun nanti.

Saat ini, ada banyak laman web yang menyediakan jasa kalkulator perhitungan estimasi dana pensiun yang sehat dan bisa kamu gunakan sebagai langkah awal.

2. Mulai berinvestasi dan terapkan diversifikasi

Pecah dana yang kamu punya ke dalam beberapa pundi. (Foto: Unsplash/Mathieu Stern)

Jangan sisihkan semua dana kamu ke dalam satu pundi saja. Pecah ke dalam beberapa pundi. Pilihannya ialah tabungan yang cenderung lebih konvensional. Pilihan lainnya ialah investasi dengan tingkat risiko dan pengembalian dari yang paling moderat hingga ambisius.

Ingat, sesuaikan profil risiko kamu saat berinvestasi. Kenali risiko dengan baik, dan bijaklah dalam berinvestasi.

3. Membangun pendapatan pasif melalui aset produktif

Miliki aset produktif yang dapat menghasilkan pemasukan. (Foto: Unsplash/Alexander Mils)

Saat memasuki usia pensiun, penghasilan tetap akan berhenti atau menurun. Inilah mengapa membangun pendapatan pasif menjadi salah satu opsi di hari tua nanti. Bagaimana caranya?

Miliki aset produktif yang dapat menghasilkan pemasukan. Salah satu contoh aset produktif adalah penyewaan properti. Bila kamu memiliki aset properti, kamu bisa menyewakan aset tersebut dan mendapatkan pendapatan secara rutin.

Baca juga:

Tips Atur Keuangan di Tengah Pandemi COVID-19

4. Mengurangi pengeluaran konsumtif

Pengeluaran konsumtif membuat kamu tidak memiliki dana untuk disisihkan. (Foto: Unsplash/Emil Kalibrado)

Jika penghasilan bulanan kamu sudah habis terlebih dahulu akibat pengeluaran konsumtif, maka tidak akan ada sisa penghasilan yang dapat disisihkan untuk mempersiapkan dana pensiun. Prinsipnya, utamakan kebutuhan utama dan sisihkan sebagian penghasilan untuk dana pensiun terlebih dahulu. Baru sisanya dapat dipakai untuk pengeluaran konsumtif.

5. Siapkan dana darurat

Dana darurat akan berguna saat masa tak terduga seperti pandemi. (Foto: Unsplash/Mufid Majnun)

Selain dana pensiun, jangan lupa untuk mempersiapkan dana darurat yang dapat digunakan saat masa tak terduga. Misalnya saat kehilangan pekerjaan karena pandemi. Jumlah dana darurat yang disarankan berbeda-beda, tergantung pada kondisi kamu.

Rumus mempersiapkan dana darurat menurut para ahli keuangan paling tidak seperti ini:

-Jika kamu lajang, jumlah dana darurat kamu senilai enam kali pengeluaran bulanan

-Jika kamu sudah menikah, namun belum memiliki anak, jumlah dana darurat kamu senilai sembilan kali pengeluaran bulanan

-Jika kamu sudah menikah dan memiliki anak, jumlah dana darurat kamu senilai 12 kali pengeluaran bulanan

Dana darurat dapat disimpan di tempat yang aman, bersifat likuid, atau non likuid namun mudah dicairkan. Contohnya seperti rekening tabungan dan logam mulia emas. (ikh)

Baca juga:

Tips Pengelolaan Keuangan bagi Pasangan Baru Menikah

#Investasi #Tabungan #Keuangan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini, 28 Januari 2026: Saatnya Evaluasi Keuangan dan Asmara
Ramalan zodiak hari ini 28 Januari 2026 membahas keuangan dan asmara. Beberapa zodiak menghadapi masalah, simak saran agar tetap tenang.
ImanK - Selasa, 27 Januari 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini, 28 Januari 2026: Saatnya Evaluasi Keuangan dan Asmara
Indonesia
Indonesia Bidik Investasi Perusahaan Teknologi Nvidia, Amazon, Docusign dan Crowdstrik
Airlangga memanfaatkan rangkaian agenda WEF untuk melakukan pertemuan dengan pimpinan perusahaan digital asal Amerika Serikat
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
Indonesia Bidik Investasi Perusahaan Teknologi Nvidia, Amazon, Docusign dan Crowdstrik
Lifestyle
Pengguna Aktif Pintu Naik 38%, Sinyal Kuat Masyarakat Percaya ke Aset Digital
Kesuksesan ini tak lepas dari kelengkapan fitur yang mengakomodasi kebutuhan investor
Angga Yudha Pratama - Minggu, 25 Januari 2026
Pengguna Aktif Pintu Naik 38%, Sinyal Kuat Masyarakat Percaya ke Aset Digital
Indonesia
Di World Economic Forum, Prabowo Tegaskan Greedonomics Cara Tindak Pengusaha Rakus
Prabowo pun menyinggung istilah robber barons yang populer digunakan di sejumlah negara pada abad ke-19, namun dinilainya sama dengan greedonomics di hadapan para undangan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Januari 2026
Di World Economic Forum, Prabowo Tegaskan Greedonomics Cara Tindak Pengusaha Rakus
Indonesia
Pidato Prabowo di World Economic Forum Diharapkan Bisa Bawa Investasi
Dengan kehadiran Presiden, Indonesia mendapatkan investasi yang bagus dan banyak supaya bisa berkembang bersama dalam segi sumber daya manusia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Januari 2026
Pidato Prabowo di World Economic Forum Diharapkan Bisa Bawa Investasi
Indonesia
Presiden Prabowo Bakal Pidato Khusus di World Economic Forum
World Economic Forum merupakan pertemuan tingkat dunia yang rutin digelar tiap tahun sejak 1971 di Davos, Swiss.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
Presiden Prabowo Bakal Pidato Khusus di World Economic Forum
Lifestyle
Ramalan Zodiak 22 Januari 2026: Masalah Asmara dan Uang yang Tak Terduga
Ramalan zodiak hari ini 22 Januari 2026 mengulas asmara dan keuangan 12 zodiak. Simak masalah yang muncul dan saran terbaiknya.
ImanK - Rabu, 21 Januari 2026
Ramalan Zodiak 22 Januari 2026: Masalah Asmara dan Uang yang Tak Terduga
Indonesia
Pramono Sebut Pembayar QRIS di Jakarta Meroket Hingga 177 Persen di 2025, Tembus 5 Miliar Transaksi
Kenaikan transaksi digital ini berbanding lurus dengan daya beli masyarakat yang tetap kuat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Pramono Sebut Pembayar QRIS di Jakarta Meroket Hingga 177 Persen di 2025, Tembus 5 Miliar Transaksi
Indonesia
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target
Salah satu kejutan besar dalam pertumbuhan ekonomi Jakarta adalah lonjakan di sektor penyediaan akomodasi serta makan dan minum
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target
Indonesia
Indonesia Tawarkan Proyek Pengelolaan Limbah 30 Kota di World Economic Forum
Danantara telah berdiskusi dengan Kamar Dagang Swiss (Swiss Chamber of Commerce) mengenai potensi kerja sama dalam proyek tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
Indonesia Tawarkan Proyek Pengelolaan Limbah 30 Kota di World Economic Forum
Bagikan