Kesehatan

Pentingnya Jaga Suasana Hati di Masa Kehamilan

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Rabu, 08 Desember 2021
Pentingnya Jaga Suasana Hati di Masa Kehamilan

Jaga suasana hati saat kehamilan (Sumber: Pexels/cottonbro)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SALAH satu isu kesehatan mental yang sering dialami ibu hamil adalah stres ringan dan kekhawatiran. Jika hal tersebut hanya terjadi beberapa kali selama kehamilan tidak akan berdampak pada kesehatan si Kecil. Namun, jika moms mengalami stres hari demi hari, maka perlu mendapat penanganan serius dari tenaga profesional.

Jika tidak tangani, stres dapat menyebabkan sakit kepala, penurunan nafsu makan dan gangguan tidur. Selain itu, stres saat hamil juga berpengaruh pada janin. Ini dapat meningkatkan risiko terjadinya kelahiran prematur.

Untuk mengatasinya, mengelola stres menjadi kunci untuk menjalani kehamilan yang sehat dan menyenangkan. Berkonsultasi dengan dokter atau psikolog dapat membantu moms mengatasi stres yang berlebih. Mereka juga dapat membantu mencari penyebab stres dan mengajarkan teknik relaksasi yang dapat kamu lakukan selama kehamilan.

Baca Juga:

Alasan Bayi Perlu Produk Perawatan Kulit Alami

Selain berkonsultasi, moms juga dapat mencoba beberapa tips untuk mengurangi stres seperti yang dilansir dari Mother Care, antara lain:

1. Istirahat yang cukup

istirahat
Dengarkan tubuh baik-baik. (Sumber: Pexels/cottonbro)


Ketika hamil, tubuh bekerja keras untuk memberikan nutrisi bagi si Kecil. Hal tersebut tentunya akan membutuhkan istirahat yang cukup agar tetap memberikan yang terbaik.

Coba dengarkan tubuh baik-baik. Jika lelah, istirahatlah sejenak dan tidur lebih awal. Tidur cukup dapat mendukung kehamilan yang sehat dan membantu menjernihkan pikiran, sehingga terhindar dari stres.

2. Konsumsi makanan bernutrisi

Makanan bergizi
Konsumsi makanan sehat. (Sumber: Pexels/Amina Filkins)


Begitu banyak perubahan yang terjadi selama kehamilan, sehingga butuh penyesuaian. Proses adaptasi membuat moms cenderung lupa untuk memperhatikan kesehatan sendiri. Akibatnya, stres mudah melanda.

Untuk meredam stres di masa kehamilan, merawat diri secara rutin dan mengonsumsi makanan yang sehat serta bergizi dapat membantu moms lebih berenergi selama kehamilan.

3.Olahraga ringan

Gustavo
Prenatal Yoga. (Sumber: Pexels/Gustavo Fringe)


Selain makan makanan bernutrisi, pola hidup sehat lainnya yang bisa diterapkan selama hamil adalah olahraga ringan. Olahraga seperti prenatal yoga dapat membantu mengurangi stres. Pelatihan pernapasan, meditasi dan relaksasi yang menjadi bagian dari yoga yang dapat membuat moms lebih tenang dan rileks dalam menjalani kehamilan.

Baca Juga:

4. Memperkaya wawasan

Hamil
Selalu isi otak dengan pengetahuan. (Foto: Pexels)


Selalu isi otak dengan pengetahuan. Dengan mempelajari lebih dalam mengenai kehamilan dan parenting dapat membantu mengurangi rasa kekhawatiran moms dalam menghadapi perubahan yang baru ini. Dengan demikian, moms bisa menjalani kehamilan serta parenting dengan cara lebih baik dan sehat.

5. Mengungkapkan keluh kesah pada orang terdekat

curhat
Menceritakan isi hati pada pasangan. (Sumber: Pexels/Amina Filkin)


Ceritakan apa yang kamu rasakan kepada orang terdekat, seperti pasangan, keluarga atau sahabat. Dukungan orang di sekitar tentu akan sangat berarti bagi ibu yang sedang hamil.

Selain itu, jangan sungkan juga untuk meminta bantuan mereka. Mereka pasti akan dengan senang hati membantu dalam mengurangi rasa stres yang sedang moms alami ini. (avia)

Baca Juga:

#Kesehatan #Resiko Kehamilan #Ibu Hamil #Wanita Hamil
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan