Penobatan Raja Inggris Berlangsung Selama 2 Jam
Charles menjadi raja Inggris. (Foto: PA Media/ BBC)
MerahPutih.com - Penobatan Raja Inggris Charles III berlangsung di Westminster Abbey, London pada Sabtu (6/5) pagi waktu setempat. Ini merupakan penobatan pertama di Kerajaan Inggris dalam 70 tahun.
Upacara Penobatan, yang akan berlangsung selama hampir dua jam, akan disaksikan langsung oleh 2.300 tamu, termasuk Pangeran Harry, Duke of Sussex, yang tiba dari Amerika Serikat pada hari Jumat (5/5) dengan penerbangan komersial.
Baca Juga:
Public Proclamation Charles Sebagai Raja Inggris, Tahapan Sebelum Penobatan
Akan ada operasi keamanan besar-besaran dilakukan di pusat kota London, mengingat 100 kepala negara dari seluruh dunia akan hadir.
Sementara itu, para penentang monarki telah berjanji menggelar aksi protes.
Charles menjadi raja Inggris dan 14 wilayah lainnya pada bulan September, ketika ibunya Elizabeth meninggal setelah 70 tahun bertakhta.
Perencanaan intens selama berbulan-bulan telah dilakukan untuk perayaan penobatan - yang merupakan penobatan ke-40 di Westminster Abbey sejak tahun 1066.
Baca Juga:
Inggris Punya Raja Baru, Begini Acara Penobatan King Charles III akan Berlangsung
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
China Dituduh Meretas Ajudan Para Perdana Menteri Inggris
Kerja Sama Maritim Indonesia - Inggris Bakal Serap 600 Ribu Pekerja
Ditemani Jajaran Konglomerat Indonesia, Presiden Prabowo Bertemu Pengusaha Inggris
Prabowo Senang Dialog Pendidikan Dengan Russell Group Yang Menaungi 24 Universitas Riset Produktif
Prabowo Tiba di London, Dijadwalkan Bertemu PM Keir Starmer dan Raja Charles III
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
Agenda Prabowo Dalam Lawatan ke Inggris dan Swiss
Kukuh di Puncak Klasemen Grup K Kualifikasi, Inggris Sempurnakan Tiket ke Piala Dunia 2026
David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria, Diakui atas Jasanya bagi Dunia Sepak Bola dan Masyarakat Inggris