Awal Manis, Industri Pariwisata Menggeliat
Tren liburan mulai melonjak (Sumber: Pexels/Te Lensfix)
INDUSTRI pariwisata mengalami awal yang manis di 2022. Setelah 'mati suri' di 2020 dan 2021, sektor pariwisata mulai menunjukkan geliat yang positif. Masyarakat mulai memberanikan diri bepergian dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan. Sejumlah agen perjalanan menyambut dengan mencoba membangun optimisme di tengah pandemi COVID-19 yang masih berlangsung.
Hasilnya, trafik konsumen meningkat secara signifikan ketimbang tahun sebelumnya. Angkat trafik bahkan melonjak hingga 400 persen untuk sektor tur berkelompok.
Head of Marketing Communication Golden Rama Tours & Travel, Ricky Hilton, mengatakan selama periode Natal dan Tahun Baru 2021/2022 Golden Rama telah menerbangkan sejumlah konsumen ke destinasi impian baik dalam maupun internasional. "Beberapa destinasi internasional misalnya Amerika Serikat, Turki, Finlandia, Swiss dan Spanyol," tutur Ricky.
Ia amenyebutkan, walaupun perjalanan jauh rentan terpapar COVID-19 terutama yang varian terbaru, omicron ia memastikan semua peserta perjalanan mendapatkan pengalaman berlibur yang aman dan nyaman. "Sebanyak 98 persen konsumen pulang dengan kondisi prima dan nyaman," ujarnya.
Masyarakat Indonesia yang telah merindukan liburan ke luar negeri telah merayakan Natal dan Tahun Baru dengan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku di masing masing negara. "Konsumen juga mengikuti proses karantina yang berlaku dimana pada produk tour yang dijual telah termasuk harga hotel untuk karantina di tanah air dan prioritas kami adalah keselamatan dari konsumen," urainya.
Tidak hanya perjalanan grup ke luar negeri, penjualan tiket domestik selama periode NARU (Desember 2021) juga mengalami kenaikan sebesar 144% Hal ini juga diikuti oleh penjualan tiket secara positif dari segmentasi jalur distribusi sub agent dan juga bisnis segmen korporasi sehingga keseluruhan penjualan tiket mengalami peningkatan volume penjualan sebesar 73% di periode Desember 2021 vs 2020.
“Semoga momen yang penuh harapan ini dapat mendorong optimisme kebangkitan untuk kemajuan bangsa yang berkelanjutan di tengah masa yang penuh tantangan saat ini khususnya bagi industri pariwisata," harapnya.
Melihat kesuksesan di Desember 2021, dalam menyambut tahun baru pada kwartal pertama ini Golden Rama Tours & Travel telah mempersiapkan produk inovasi untuk destinasi berikutnya dengan mengusung tema keindahan musim semi untuk menikmati keindahan bunga-bunga yang bermekaran.
“Kami terus berharap semangat dan optimisme seluruh masyarakat atau pelaku pariwisata dapat terus tumbuh bersama melewati situasi yang masih menantang meski tahun telah berganti. Golden Rama tours & Travel akan terus mendampingi serta menjadi gerbang menuju destinasi yang luar biasa agar dapat terus mengoptimalkan potensi kemajuan di industri pariwisata dan menciptakan momen perjalanan yang tak terlupakan.” Pungkas Ricky.
Bagikan
Berita Terkait
88 Ribu Penumpang Gunakan Kereta Api dari Daop 1 Jakarta Selama Libur Akhir Pekan Isra Mikraj, Yogyakarta Masuk Tujuan Tertinggi
Long Weekend Isra Mikraj, Jumlah Penumpang Kereta Cepat Whoosh Meningkat
Daftar Tanggal dan Hari Libur di 2026, Catat Buat Bikin Agenda Liburan
Pramono Anung Pastikan ASN DKI Profesional Meski Kerja dari Pantai, Layanan Publik Dijamin Tak Terganggu
Simak Nih! Tips Aman Melakukan Perjalanan Jauh Akhir Tahun ala SDCI
Pipilaka: Pertunjukan Imersif tentang Kebersamaan, Alam, dan Imajinasi
Rekomendasi Tempat Liburan Keluarga Saat Natal dan Tahun Baru 2026
Ide Rayakan Tahun Baru Bersama Keluarga di Tangerang, dari Mall hingga Staycation
Strategi Korlantas Polri Atasi Macet dan Amankan Nataru 2025/2026
Taiwan Bidik Pasar Wisatawan Indonesia, Khususnya Kalangan Generasi Muda