Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pengunjung Perpusda Kabupaten Tangerang Meningkat Drastis

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 30 November 2016
Pengunjung Perpusda Kabupaten Tangerang Meningkat Drastis

Para pelajar di ruang bioskop Perpusda Tangerang, Banten, Selasa (29/11). (Foto: MerahPutih/Widi Hatmoko)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Semenjak hijrah di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang di Tigaraksa 2014 lalu, pengunjung Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Tangerang meningkat drastis.

Berdasarkan data yang ada kantor Perpusda Kabupaten Tangerang, jumlah pengunjung tahun 2014 sebanyak 59.033 orang. Pada tahun 2015 naik menjadi 84.344, dan hingga September 2016 sudah mencapai 91.456 orang.

Kepala Seksi (Kasi) Promosi Perpusda Kabupaten Tangerang Joko Irwanto menargetkan jumlah penungunjung sebanyak 160 000 hingga akhir tahun 2016. Untuk mencapai angka tersebut, Joko mengaku, Perpusda sangat optimistis.

"Ini memang sudah menjadi komitmen kami untuk mengembangkan minat baca masyarakat, terutama pelajar. Makanya, berbagai upaya dengan mengedukasi dan melihat sasaran target menjadi strategi promosi kami," ujar Joko Irwanto kepada merahputih.com, Selasa (29/11).


Pengunjung dari kalangan anak-anak di Perpusda Tangerang. (Foto: MerahPutih/Widi Hatmoko)

Ia juga mengungkapkan, memberikan fasilitas yang nyaman serta membuat pengunjung betah juga dilakukan pada perpustakaan di enam wilayah lingkup kantor Perpusda Kabupaten Tangerang, yaitu Perpustakaan Mauk, Kresek, Teluknaga, Kaduagung Tigaraksa, Pagedangan dan Perpustakaan Curug.

Pada tahun 2016 ini, kata Joko, pihaknya memberikan fasilitas permainan anak-anak di setiap perpustakaan. Pihaknya akan memprioritaskan minat baca untuk anak-anak. Menurutnya, pola ini akan lebih efektif dalam menggenjot minyat baca. Sebab, selain memulai dan membiasakan anak-anak gemar membaca sejak kanak-kanak, usia anak-anak lebih mudah dan mencintai dunia yang ia kenal sejak awal.

"Kalau sejak anak-anak saja sudah gemar membaca, ini akan mejadi kebiasaan yang positif untuk perkembangan mereka. Berbeda dengan usia yang sudah terkontaminasi dengan pergaulan, ini akan lebih sulit untuk mengarahkannya. Makanya, kita mengedukasi perpustakaan ini tidak sekadar ruang baca, tapi juga sebagai wahana wisata belajar yang edukatif," paparnya. (Wid)

BACA JUGA:

  1. Bikin Rangkuman Buku, Pengunjung Perpusda Tangerang Gratis Nonton Bioskop
  2. Menarik Minat Baca, Perpustakaan Harus Kreatif dan Inovatif
  3. Tarik Minat Baca, Perpustakaan Harus Kreatif dan Inovatif
  4. Pembubaran Komunitas Perpustakaan Jalanan, SETARA: TNI Bertindak di Luar Batas
  5. Taman Lingkar Perpustakaan UI Ternyata Pusat Berburu Pokemon
# Kabupaten Tangerang #Minat Baca Anak #Perpustakaan Unik #Perpusda Kabupaten Tangerang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Partikulat Halus Kebakaran TPA Jatiwaringin di Level Sangat Berbahaya, 18 Kali Lipat di Atas Ambang Baku
Konsentrasi PM2.5 akibat kebakaran TPA Jatiwaringin mencapai 1.000 µg/m³, 18 kali lipat di atas ambang batas. KLH peringatkan risiko ISPA dan dampak kesehatan warga.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
Partikulat Halus Kebakaran TPA Jatiwaringin di Level Sangat Berbahaya, 18 Kali Lipat di Atas Ambang Baku
Indonesia
Status Kebakaran TPA Jatiwaringin Naik dari Siaga Merah Jadi Tanggap Darurat
Pemkab Tangerang meningkatkan status kebakaran TPA Jatiwaringin menjadi tanggap darurat. BNPB kerahkan helikopter water bombing dan 10 mobil damkar untuk pemadaman.
Wisnu Cipto - Rabu, 01 Juli 2026
Status Kebakaran TPA Jatiwaringin Naik dari Siaga Merah Jadi Tanggap Darurat
Indonesia
Kebakaran Hebat TPA Jatiwaringin Makin Meluas, Sudah 2 Hektar Lahan Habis Dilalap Api
Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang meluas hingga 2 hektar. Cuaca panas dan angin kencang perparah api.
Wisnu Cipto - Selasa, 30 Juni 2026
Kebakaran Hebat TPA Jatiwaringin Makin Meluas, Sudah 2 Hektar Lahan Habis Dilalap Api
Indonesia
Kebakaran Hebat TPA Jatiwaringin Diduga Dipicu Reaksi Gas Metana dan Cuaca Panas Ekstrem
Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang berstatus merah. BPBD sebut api diduga dipicu gas metana dan cuaca panas ekstrem. BNPB diminta turunkan helikopter water bombing.
Wisnu Cipto - Selasa, 30 Juni 2026
Kebakaran Hebat TPA Jatiwaringin Diduga Dipicu Reaksi Gas Metana dan Cuaca Panas Ekstrem
Indonesia
Status Merah Kebakaran TPA Jatiwaringin, Pemkab Tangerang Minta Bantuan Helikopter BNPB
Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang berstatus merah. Pemkab imbau warga waspada asap, BPBD minta bantuan helikopter BNPB untuk pemadaman.
Wisnu Cipto - Selasa, 30 Juni 2026
Status Merah Kebakaran TPA Jatiwaringin, Pemkab Tangerang Minta Bantuan Helikopter BNPB
Indonesia
13 Ribu Kepala Keluarga Korban Banjir Dapat Bantuan Pangan Dinsos Kabupaten Tangerang
Saat ini Pemda masih menunggu hasil asesmen lanjutan untuk menambah serta menentukan bentuk dan jumlah bantuan berikutnya yang disalurkan kepada para korban.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 01 Februari 2026
13 Ribu Kepala Keluarga Korban Banjir Dapat Bantuan Pangan Dinsos Kabupaten Tangerang
Indonesia
Banjir Kabupaten Tangerang Kian Parah, 24 dari 29 Kecamatan Terendam
BPBD Kabupaten Tangerang melaporkan bencana banjir yang melanda kini meluas hingga 24 kecamatan dari total 29 kecamatan.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Banjir Kabupaten Tangerang Kian Parah, 24 dari 29 Kecamatan Terendam
Indonesia
Warga Taman Cikande Tangerang Dikepung Banjir 2 Meter, Butuh Logistik & Obat-obatan
Warga Perumahan Taman Cikande harus menggunakan perahu rakit sederhana dari susunan galon air dan tong plastik.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Warga Taman Cikande Tangerang Dikepung Banjir 2 Meter, Butuh Logistik & Obat-obatan
Indonesia
50 Ribu Jiwa Terdampak, Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir
Penetapan status tanggap darurat iambil untuk mempercepat penanganan bencana dan pemenuhan kebutuhan dasar warga korban banjir di Kabupaten Tangerang.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
50 Ribu Jiwa Terdampak, Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir
Indonesia
Cuaca Ekstrem seperti Fenomena Hujan Es Masih Berpotensi Terjadi di Tangerang Raya Tiga Hari Ke Depan
Hal ini seperti disampaikan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah II, Hartanto.
Frengky Aruan - Sabtu, 01 November 2025
Cuaca Ekstrem seperti Fenomena Hujan Es Masih Berpotensi Terjadi di Tangerang Raya Tiga Hari Ke Depan
Bagikan