Penggunaan Digital Payment Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jakarta

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 26 April 2022
Penggunaan Digital Payment Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jakarta

Ilustrasi - Pertumbuhan ekonomi Jakarta. (Foto: MP/Dicke Prasetia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta menyebutkan peluang menggunakan digital payment bagi para pelaku usaha termasuk sektor mikro kecil dan menengah (UMKM) membawa dampak pertumbuhan ekonomi di ibu kota, terlebih banyak peluang yang ada sejak 2021 dengan pertumbuhan ekonomi yang meningkat.

"Kami melihat indikator pertumbuhan ekonomi di Jakarta tahun 2021 mengalami peningkatan mencapai 3,56 persen. Ini akibat telah banyaknya yang mendapatkan vaksin satu dua ditambah booster sehingga mendorong pertumbuhan perekonomian termasuk transaksi digital," kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta Onny Widjanarko pada acara diskusi virtual balkoters di Jakarta, Selasa (26/4).

Bahkan, lanjut Onny, pertumbuhan ekonomi di Jakarta akan tumbuh lebih besar yakni pada kisaran 5,3 persen sampai dengan 6,1 persen.

Baca Juga:

Luncurkan Unit Pengumpul Zakat, Kemenko: Bantu Pemulihan Ekonomi Nasional

Menurut Onny, transaksi digital juga akan mengalami pertumbuhan luar biasa menyusul adanya aturan mengenai kewajiban lembaga pemerintah untuk menyerap produk-produk UMKM.

"Ini peluang, karena ada aturan baru dari pemerintah pusat bahwa pemerintah daerah, lembaga-lembaga negara harus menyerap produk-produk UMKM sebesar Rp 400 triliun pada tahun 2022 ini, itu artinya UMKM-nya harus siap. Ini sudah ada dana nih, ada uang yang siap menyerap atau membeli produk UMKM sebesar Rp 400 triliun, itu peluang. Karena sudah diputuskan oleh pemerintah," ucapnya.

Peluang selanjutnya bagi transaksi digital adalah dari Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang ditetapkan di dalam rencana pemerintah itu ditargetkan sebesar Rp 387 triliun.

"Luar biasa ini. Itu dari sisi keuangan. Peluang berikutnya secara mikro itu pemerintah sedang berkampanye bahwa buatan Indonesia, ada bangga wisata Indonesia dan transformasi ekonomi digital," jelasnya.

Baca Juga:

Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional Baru Terserap 11,6 Persen

Onny menambahkan, setiap bulan di Jakarta juga menggelar event besar yang bisa meningkatkan permintaan terhadap barang-barang UMKM yang meningkatkan pembayaran digital.

"Harapan kami nanti diserap dengan bayaran digital. Sehingga bayaran digitalnya meningkat, transaksi UMKM ikut meningkat," tuturnya.

Beberapa event besar yang dapat mendorong peningkatan ekonomi bagi UMKM. Contohnya untuk bulan juni aja ada Formula E yang digelar di Ancol.

"Pada bulan juni ada ulang tahun Jakarta. Pada bulan juni BI Jakarta mengadakan Jakarta Creative Festival, pada bulan juni Mal Sarinah akan grand launching," ungkapnya. (Asp)

Baca Juga:

Sri Mulyani: Pemberian THR & Gaji ke-13 ASN Dorong Percepatan Pemulihan Ekonomi

#Pertumbuhan Ekonomi #Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Pemprov DKI masih berupaya menekan angka gini ratio di Jakarta yang sebesar 0,435. Angka ketimpangan ini masih menjadi 'pekerjaan rumah' bagi Jakarta untuk diselesaikan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Indonesia
Potensi Kebocoran Parkir di Jakarta Capai Rp 1,4 Triliun Per Tahun
Seluruh transaksi parkir on-street wajib menggunakan kanal pembayaran resmi yang terintegrasi dan terverifikasi, bukan rekening pribadi juru parkir.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Potensi Kebocoran Parkir di Jakarta Capai Rp 1,4 Triliun Per Tahun
Berita Foto
Momen KPK Tahan Lima Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan BNPB
Tersangka dan pihak swasta, Bima Setiawan (206) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (14/10/2026)
Didik Setiawan - Kamis, 15 Oktober 2026
Momen KPK Tahan Lima Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan BNPB
Berita Foto
Momen Sestama BNPB Rustian usai Menjalani Pemeriksaan KPK
Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Oktober 2026
Momen Sestama BNPB Rustian usai Menjalani Pemeriksaan KPK
Indonesia
Kekurangan Gaji 10 Bulan PJLP DKI Jakarta Janji Dibayarkan Akhir Oktober
Persoalan tersebut bermula ketika pembahasan APBD 2026 dilakukan pada 2025. Saat itu, besaran UMP Jakarta 2026 belum ditetapkan
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Kekurangan Gaji 10 Bulan PJLP DKI Jakarta Janji Dibayarkan Akhir Oktober
Indonesia
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Saat ini, Pemprov DKI Jakarta menjalankan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang menjangkau sekitar 700 ribu peserta didik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Indonesia
Alasan Kenapa Indonesia Harus Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Indonesia memiliki waktu terbatas untuk memanfaatkan besarnya penduduk usia produktif sebelum populasi menua dan rasio ketergantungan meningkat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Alasan Kenapa Indonesia Harus Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Berita Foto
Pemprov DKI Perluas Akses Hunian Layak lewat Pembiayaan Rumah
Suasana pemukiman padat penduduk di Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 12 Oktober 2026
Pemprov DKI Perluas Akses Hunian Layak lewat Pembiayaan Rumah
Berita Foto
Kartu Pekerja Jakarta Telah Jangkau 59.000 Pekerja Sejak 2018
Sejumlah pekerja beraktivitas di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Dukuh Atas, Jakarta, Senin (12/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 12 Oktober 2026
Kartu Pekerja Jakarta Telah Jangkau 59.000 Pekerja Sejak 2018
Indonesia
Warga Jakarta Wajib Tahu! Transjakarta Ubah 3 Rute Mikrotrans Mulai 17 Oktober
Transjakarta mengubah rute Mikrotrans JAK 48A, JAK 50, dan JAK 79 mulai 17 Oktober 2026. Simak detail rute dan titik pemberhentian terbaru.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
Warga Jakarta Wajib Tahu! Transjakarta Ubah 3 Rute Mikrotrans Mulai 17 Oktober
Bagikan