Pengamat: Seharusnya Sandiaga Jujur Saat Debat
Sandiaga Uni (Ilustrasi: Nita/MP)
MerahPutih.com - Pengamat politik Indo Polling Network Wempy Hadir menilai cawapres KH Ma'ruf Amin lebih unggul dibanding Sandiaga Uno dalam debat yang digelar Minggu (17/3) malam. Salah satunya dalam hal pemberian gagasan. Menurut Wempy, Ma'ruf fokus pada isu yang sedang dibahas dan memudahkan para penonton untuk memahamimya.
"Sementara Sandi melakukan hal yang yang menurut saya keliru yakni dengan mengangkat berulang kali tentang OK OCE,” kata Wempy kepada Merahputih.com di Jakarta, Senin (18/7/2019).
Wempy menganggap, OK OCE belum berhasil. Bahkan di luar dari tergat yang hendak dicapai. Sementara awalnya mereka menjanjikan kepada publik bahwa akan diurus semua, tapi faktanya berbeda. “Menurut saya hal ini yang membuat kepercayaan publik terhadap Sandi berkurang,” terang dia.
Apalagi dalam debat itu, Sandi terus mengemukakan akan membawa OK OCE ke nasional. Menurut Wempy, sejak Sandi terpilih menjadi wakil gubernur DKI Jakarta program OK OCE tidak berjalan maksimal. Bahkan bisa dikatakan gagal. "Misalnya target OK OCE akan menciptakan 40.000 wirausaha, tapi hanya 1.000 yang mengurus ijin dan hanya 150 yang mendapatkan ijin. Sementara dalam kampanye Pilgub DKI Jakarta, Anies-Sandi siap membantu perizinan, kemudian akan membantu mencarikan modal dan dan pembeli, tertapi ternyata faktanya tidak," terangnya.
Wempy mengatakan, sangat berbahaya ketika Sandi menawarkan OK OCE sebagai program nasional, sebab akan menemukan kegagalan yang baru. "Sandi mestinya jujur untuk mengatakan bahwa OK OCE di DKI Jakarta tidak berjalan. Dulu ada OK TRIP, namun tidak lama kemudian diganti lagi dengan Jak Lingko. Ini bukti bahwa tidak ada konsistensi antara perkataan dan tindakan," jelas dia.
Wempy menganggap, program itu tentu akan berdampak terhadap elektabilitas pasangan capres tersebut. “Sementara itu Ma'ruf banyak memberikan tawaran program yang bisa menarik dukungan dari pemilih yang belum menentukan pilihannya," pungkasnya. (Knu)
Bagikan
Thomas Kukuh
Berita Terkait
Ogah Buka Dokumen Capres-Cawapres, KPU Jadi Tidak Transparan
Temui Jokowi di Solo, Sandiaga Ngaku Konsultasi agar PPP Masuk Parlemen
Ridwan Kamil Bertemu Sandiaga Uno di Masa Tenang Pilkada Jakarta
Akhiri Tugas sebagai Menteri, Sandiaga Uno Berpeluang Jadi Sekjen UNWTO
Jumlah Penonton MotoGP Indonesia di Mandalika Ditarget Tembus 120 Ribu
Reza Arap Ikhlas bila Kemenparekraf enggak Jadi Reimburse
Ancaman Megathrust, Sandiaga Uno Serukan Kewaspadaan Wisata Pesisir
Ancaman Gempa Megathrust, Sandiaga Uno: Tetap Berwisata dengan Kewaspadaan
Sandiga Uno Segera Tentukan Sikap di Pilkada Jabar
Paket Wisata 3B Kemenparekraf Incar Kunjungan 24 Ribu Wisatawan