Pengamat: Remisi Hukuman Pembunuh Wartawan Ancam Robohnya Demokrasi

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Sabtu, 09 Februari 2019
Pengamat: Remisi Hukuman Pembunuh Wartawan Ancam Robohnya Demokrasi

Ilustrasi foto korban pembunuhan. foto: Istockphoto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengamat Hukum dan Hak Asasi Manusia Universitas Airlangga Herlambang P Wiratraman mengatakan pemberian remisi hukuman kepada pembunuh I Nyoman Susrama terhadap wartawan, Anak Agung Ngurah Bangus Narendra Prabangsa dapat mengancam robohnya pilar demokrasi dan penegakan hukum di Indonesia.

"Pemberian remisi dari vonis hukuman penjara seumur hidup menjadi 20 tahun tidak hanya melukai kebebasan pers dan juga mengingkari proses penegakan hukum terhadap para awak media yang sekaligus mengancam demokrasi," Ujar Herlambang di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (9/2).

Menurutnya, pembunuhan yang dialami Prabangsa hanya satu kisah kekerasan yang dialami wartawan. Namun, banyak kasus kekerasan lainnya yang dihadapi para pilar penjaga keempat demokrasi itu.

Berdasarkan data Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) tercatat sebanyak 11 wartawan yang terbunuh saat menjalankan tugasnya.

"Pengungkapan pembunuhan Prabangsa yang bekerja di Radar Bali (Jawa Pos Group) sejatinya menjadi harapan dalam penegakan pers di tanah air. Sayangnya, harapan itu dirobohkan kembali karena kekerasan terhadap jurnalis banyak sekali terjadi di Indonesia dan juga impunitas," katanya.

Ilustrasi demo kebebasan pers (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
Ilustrasi demo kebebasan pers (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)

Ia mengatakan, beberapa kasus impunitas yang dihadapi para jurnalis. Misalnya kasus terbunuhnya Herliyanto pada 2006 silam dan yang paling dikenal publik, kasus pembunuhan Fuad Muhammad Syafrudin alias Udin yang merupakan wartawan Harian Bernas di Yogyakarta yang tidak diketahui pelakunya hingga kini.

"Seperti kasus kekerasan yang dihadapi wartawan Radar Madura Ghinan Salman dan saya ikut terlibat sebagai saksi ahli. Penanganan kasus Ghinan yang dikeroyok oleh ASN Dinas PU Binamarga dan Pengairan Bangkalan tidak berjalan sesuai prosedur," kata Doktor lulusan Universitas Leiden, Belanda.

Ia sempat melihat ada upaya untuk menunda-nunda kasus tersebut. Namun, setelah dilakukan desakan, akhirnya kasus pembunuhan itu dilimpahkan ke pengadilan.

Persoalan impunitas, lanjut dia, tidak hilang begitu saja dan penegakkan hukum pers yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 menghadapi banyak sekali tantangan dan tidak mudah karena bekerjanya milisi sipil dan premanisme yang mengancam, sehingga pengungkapan kasus pembunuhan Prabangsa adalah sinyal awal untuk penegakan hukum pers dan itu bukan hadiah yang diberikan begitu saja.

"Ketika ada revisi hukuman terhadap Susrama, maka pemerintah terlihat tidak memahami kondisi yang ada dan proses hukum kasus pembunuhan wartawan Radar Bali tersebut panjang sekali karena keterlibatan elite politik," katanya.

Herlambang menjelaskan pers sejatinya tidak hanya dilindungi UU 40/1999, tetapi juga hukum HAM internasional karena jurnalis berperan dalam menjaga pilar demokrasi yang sekaligus mendorong penegakan hukum dan demokrasi di sebuah negara dan itu sebabnya, indikator demokrasi juga berkaitan dengan dijaminnya kebebasan pers di sebuah negara.

Sayangnya, lanjut dia, setelah reformasi dan diterbitkan UU Pers, masih banyak kekerasan yang terjadi terhadap wartawan, sehingga proses demokrasi di Tanah Air belum menunjukkan perbaikan setelah jatuhnya masa Orde Baru.

"Jadi kalau masih ada kekerasan terhadap jurnalis di Indonesia, sebenarnya itu tidak membuat kemajuan dalam demokrasi karena kebebasan pers adalah kunci dalam demokrasi," ucap anggota dewan majelis etik AJI Jember ini.

#Kasus Pembunuhan #Kekerasan Wartawan
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Komisi III DPR Minta Woodyrman Pembunuh WN Brunei Segera Dideportasi dan Dicekal Masuk Indonesia
Menurut Sahroni, proses deportasi perlu segera dilakukan agar pelaku dapat diproses hukum di negara asalnya.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Komisi III DPR Minta Woodyrman Pembunuh WN Brunei Segera Dideportasi dan Dicekal Masuk Indonesia
Indonesia
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Perempuan di Bogor Usai Kejar-kejaran Dramatis di Tol
Pelaku pembunuhan perempuan di Bogor berhasil ditangkap polisi setelah aksi kejar-kejaran dramatis di jalan tol. Mobil pelaku sempat terguling saat mencoba kabur.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 23 Mei 2026
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Perempuan di Bogor Usai Kejar-kejaran Dramatis di Tol
Lifestyle
Jaksa Tuduh D4vd Tikam Korban, Beli Alat-Alat Pembunuhan secara Daring
Jaksa mengatakan D4vd memiliki hubungan seksual yang berlangsung lama dengan Celeste Rivas Hernandez.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
Jaksa Tuduh D4vd Tikam Korban, Beli Alat-Alat Pembunuhan secara Daring
ShowBiz
D4vd Terlibat Kasus Pembunuhan, Kolaborasi dengan Kali Uchis hingga Damiano David Dihapus
D4vd atau David Anthony Burke terseret kasus pembunuhan terhadap Celeste Rivas Hernandez. Sejumlah musisi pun menarik lagu kolaborasinya dari streaming.
Soffi Amira - Minggu, 26 April 2026
D4vd Terlibat Kasus Pembunuhan, Kolaborasi dengan Kali Uchis hingga Damiano David Dihapus
Indonesia
Kasus Pembunuhan Nus Kei Naik ke Penyidikan, 2 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Status kasus pembunuhan Ketua DPD Golkar Maluku Utara, Nus Kei, naik ke penyidikan. Kedua pelaku terancam hukuman mati.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
Kasus Pembunuhan Nus Kei Naik ke Penyidikan, 2 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Indonesia
Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Cucu Mpok Nori yang Dilakukan WN Irak
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyebut, insiden ini diduga dipicu rasa sakit hati pelaku setelah korban ingin memutus hubungan.
Frengky Aruan - Minggu, 22 Maret 2026
Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Cucu Mpok Nori yang Dilakukan WN Irak
Indonesia
Pelaku Pembunuhan Perempuan di Bambu Apus Ternyata Suaminya Sendiri Warga Negara Irak
Polisi mengungkap kasus pembunuhan seorang ibu rumah tangga berinisial DA (36) yang ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah kontrakan di kawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur.
Frengky Aruan - Minggu, 22 Maret 2026
Pelaku Pembunuhan Perempuan di Bambu Apus Ternyata Suaminya Sendiri Warga Negara Irak
Indonesia
Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Pembunuhan Pensiunan JICT Ermanto Usman
Polda Metro Jaya menangkap pelaku pembunuhan pensiunan JICT, Ermanto Usman. Pelaku ditangkap di daerah Pondok Gede, Bekasi.
Soffi Amira - Selasa, 10 Maret 2026
Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Pembunuhan Pensiunan JICT Ermanto Usman
Indonesia
Komisi III DPR Desak Penanganan Adil dalam Kasus Sabu 2 Ton dan Pembunuhan di Lombok
Komisi III DPR menyoroti dua kasus yang menjadi perhatian publik, yakni pembunuhan di Lombok dan penyelundupan sabu seberat 2 ton di Batam.
Soffi Amira - Jumat, 27 Februari 2026
Komisi III DPR Desak Penanganan Adil dalam Kasus Sabu 2 Ton dan Pembunuhan di Lombok
Indonesia
Kejanggalan Kasus Kematian Mahasiswi Unram di Pantai Nipah Lombok, Hasil Visum dan Prosedur BAP Jadi Sorotan
Soedeson menekankan pentingnya perlindungan hak tersangka untuk memastikan hukum tidak dijalankan secara sepihak atau di bawah tekanan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 26 Februari 2026
Kejanggalan Kasus Kematian Mahasiswi Unram di Pantai Nipah Lombok, Hasil Visum dan Prosedur BAP Jadi Sorotan
Bagikan