Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pengamat Nilai Jokowi Jadi Aktor di Balik Berpisahnya Surya Paloh dengan Anies-Muhaimin

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 22 Maret 2024
Pengamat Nilai Jokowi Jadi Aktor di Balik Berpisahnya Surya Paloh dengan Anies-Muhaimin

Anies-Muhaimin bersama Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Eskalasi politik pasca penetapan hasil Pemilu 2024 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) tampak masih tinggi. Sejumlah partai politik di antaranya NasDem mulai menyusun ulang strategi setelah Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming ditetapkan sebagai pemenang Pilpres.

Gestur politik Partai NasDem seakan menyiratkan parpol besutan Surya Paloh tersebut sudah tidak sejalan dengan pasangan calon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

Tanda-tanda pecah kongsi terlihat dari NasDem yang menerima hasil pemilu, sedangkan Anies-Muhaimin melayangkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca juga:

Surya Paloh Disebut Punya Jiwa Besar Usai Beri Selamat ke Prabowo

“Pernyataan resmi Ketum Partai NasDem atas hasil pemilu 2024, dapat dikatakan bahwa Partai Nasdem sudah tidak lagi bersama-sama dengan AMIN yang sedang memperjuangkan mengenai kecurangan yang dilakukan pada saat pilpres melalui Mahkamah Konstitusi,” kata Pengamat dari Universitas 17 Agustus, Fernando Emas, Jumat (22/3).

Fernando mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah aktor politik di balik perpisahan Partai NasDem dengan Anies-Muhaimin. Menurutnya, Jokowi telah berhasil menaklukan Surya Paloh yang sebelumnya mengusung jargon perubahan.

"Perbedaan sikap antara Tim Anies dan Partai NasDem menunjukkan bahwa Presiden Joko Widodo sudah berhasil menaklukkan Surya Paloh yang dipanggil ke Istana beberapa hari setelah selesai pemungutan suara,” ucap Fernando.

Baca juga:

Prabowo Bakal Temui Surya Paloh di NasDem Tower Siang Ini

Lebih lanjut Fernando menuturkan penerimaan Surya Paloh terhadap hasil pemilu juga memperlemah upaya tim Anies-Muhaimin (AMIN) menggulirkan hak angket DPR.

“Dapat dimaknai bahwa Partai NasDem tidak lagi ada bersama-sama dengan Tim AMIN sehingga gugatan ke Mahkamah Konstitusi akan sepenuhnya dilakukan oleh Tim AMIN tanpa Partai NasDem,” ucap Fernando.

Menurut Fernando, jalan berbeda yang kini ditempuh NasDem turut mengurangi kekuatan politik yang akan berdampak pada pertimbangan hakim dalam memutuskan perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU).

Baca juga:

Surya Paloh Bakal Tentukan Jatah Pimpinan DPRD Jakarta

Fernando mempertanyakan soal Surya Paloh yang mudah ditaklukkan oleh Jokowi, padahal Partai NasDem sudah kehilangan dua kursi menteri di Kabinet Indonesia Maju.

“Jangan-jangan ada 'dosa' Surya Paloh yang dipakai oleh Jokowi untuk menaklukkannya sehingga dengan rela menerima hasil Pilpres,” tandas Fernando. (Pon)

#Anies Baswedan #Muhaimin Iskandar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Cak Imin Sebut Skema Kerja Sama SSW Kunci Perluasan Kesempatan Kerja di Jepang
Memperluas akses pekerja Indonesia memperoleh kesempatan bekerja di Jepang melalui jalur yang legal, aman, dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Cak Imin Sebut Skema Kerja Sama SSW Kunci Perluasan Kesempatan Kerja di Jepang
Indonesia
Prabowo Juluki Bahlil Kancil Ketiga, Kumpul Bareng Dasco-Cak Imin Bisa Repot
Presiden Prabowo Subianto menyebut Gus Imin, Dasco, dan Bahlil sebagai “pemimpin kancil” dalam pidato di Harlah ke-28 PKB.
Wisnu Cipto - Jumat, 24 Juli 2026
Prabowo Juluki Bahlil Kancil Ketiga, Kumpul Bareng Dasco-Cak Imin Bisa Repot
Berita Foto
Presiden Prabowo Hadiri Puncak Peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam peringatan Hari Lahir ke-28 PKB di Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 23 Juli 2026
Presiden Prabowo Hadiri Puncak Peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta
Indonesia
Cak Imin Lantik 19.675 DPC Baru, Janjikan Prabowo Hadir di Puncak Harlah PKB Nanti Malam
Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar melantik 19.675 DPC baru se-Indonesia. Presiden Prabowo Subianto dipastikan hadir dan berpidato di puncak Harlah ke-28 PKB di JCC Senayan, Jakarta.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
Cak Imin Lantik 19.675 DPC Baru, Janjikan Prabowo Hadir di Puncak Harlah PKB Nanti Malam
Berita Foto
Ketum PKB Cak Imin Kukuhkan Kepengurusan DPC se-Indonesia di Kota Tua
Suasana pelantikan pengurus DPC PKB se-Indonesia di Kawasan Museum Fatahillah, Kota Tua, Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 22 Juli 2026
Ketum PKB Cak Imin Kukuhkan Kepengurusan DPC se-Indonesia di Kota Tua
Indonesia
Cak Imin: Talenta Indonesia Siap Ungguli India-Filipina di Tingkat Global
Tingginya kebutuhan tenaga kerja di luar negeri didorong banyaknya negara maju yang mengalami kekurangan tenaga kerja usia produktif.
Dwi Astarini - Kamis, 25 Juni 2026
Cak Imin: Talenta Indonesia Siap Ungguli India-Filipina di Tingkat Global
Indonesia
Sebut 'Politisi Keluar dari PBNU', Cak Imin: Saya Bicara karena Cinta NU
Kritik tersebut disampaikan sebagai bentuk kepeduliannya terhadap organisasi yang telah membesarkannya.
Dwi Astarini - Senin, 22 Juni 2026
Sebut 'Politisi Keluar dari PBNU', Cak Imin: Saya Bicara karena Cinta NU
Indonesia
Soroti Dinamika PBNU, Cak Imin: Yang Berpolitik Silakan di Partai Saja
Cak Imin menanggapi dinamika yang terjadi di PBNU menjelang Muktamar ke-35. Ia mengatakan, bahwa yang bermain-main di NU bisa dikeluarkan.
Soffi Amira - Senin, 22 Juni 2026
Soroti Dinamika PBNU, Cak Imin: Yang Berpolitik Silakan di Partai Saja
Indonesia
Gus Najmi Jadi Ketua Harian DPP PKB, Diberikan Tugas Perkuat Konsolidasi
Penunjukan Gus Najmi tersebut adalah bagian dari penguatan konsolidasi organisasi dan persiapan PKB menghadapi agenda-agenda strategis menuju Pemilu 2029.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Gus Najmi Jadi Ketua Harian DPP PKB, Diberikan Tugas Perkuat Konsolidasi
Indonesia
Cak Imin: MBG Harus Tepat Sasaran dan Menjadi Motor Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Cak Imin menegaskan program MBG harus tepat sasaran dengan mengacu pada DTSEN serta mampu mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama di wilayah 3T.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Cak Imin: MBG Harus Tepat Sasaran dan Menjadi Motor Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Bagikan