Pengalaman PJ Morton Tentang Kehilangan dalam ‘Please Don’t Walk Away’

Muchammad YaniMuchammad Yani - Kamis, 14 Oktober 2021
Pengalaman PJ Morton Tentang Kehilangan dalam ‘Please Don’t Walk Away’

PJ Morton rilis single terbaru. (Foto: istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PEMENANG Grammy Award tiga tahun berturut-turut, PJ Morton kembali dengan single terbaru berjudul Please Don’t Walk Away. Single R&B dan Soul terbaru ini sekaligus menandai solo pertama Morton sejak memenangkan Grammy 2021 untuk kategori album gospel terbaik.

“Lagu ini tercipta ketika seorang lelaki bisa jujur dan bersedia menjadi rentan dalam bermusik. Hal itu datang dari tempat yang nyata ketika aku berpikir akan kehilangan cinta dalam hidupku. Aku baru saja merasakan hal itu dan sepertinya menjadi sesuatu yang indah dari hal tragis,” ungkap Morton dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Kamis (14/10).

Baca juga:

Arti Rumah Bagi noui Terangkum dalam ‘Hometonone (Stripped Version)’

Dengan irama piano dan bass yang halus, dipadukan dengan musik yang tenang, serta harmoni yang syahdu. Seperti yang dikatakan Morton sebelumnya, lagu ini mengambil renungan seseorang yang telah mengakhiri sebuah hubungan.

Sepanjang 2021, pria yang kini menginjak usia 40 telah mendapatkan berbagai nominasi NAACP Image, Dove, dan Stellar Award. Morton juga telah melanjutkan rangkaian kolaborasi, kreativitas dan berbagai perubahan melalui label miliknya, yaitu Morton Records.

Kembali ke 2020, ketika musisi Indonesia, Vidi Aldiano berkesempatan untuk melakukan kolaborasi dengan PJ Morton dalam mashed up berjudul I Can’t Wait x Tak Bisa Bersama.

Baca juga:

Kontemplasi Pribadi IQIF Tertuang di Debut Album ‘#1’

Semua itu berawal dari unggahan Vidi terhadap sosok PJ Morton di media sosial, dan berakhir dengan mendapat kesempatan untuk memulai perbincangan dengan PJ Morton melalui inisiasi label rekaman dan distributor asal Amerika Serikat, EMPIRE.

Kedua musisi tersebut sepakat untuk membuat kolaborasi yang jarang dilakukan oleh musisi pada umumnya, yaitu menggabungkan dua lagu yang sudah dirilis oleh masing-masing dari mereka.

Lagu mashed up tersebut dirilis pada 13 November 2021, direkam secara terpisah di Jakarta dan Louisiana, Amerika Serikat. Hebatnya, Vidi berhasil membuat Morton menyanyikan lagu Tak Bisa Bersama dalam bahasa Indonesia, sementara Vidi menyanyikan lagu I Can’t Wait miliki PJ Morton.

“Jujur aku kesulitan bahasa, tapi setelah mendengar cara kamu bernyanyi, aku yakin lagu ini tentang pasangan yang tidak bersama,” ucap Morton ketika sesi live di Instagram. (far)

Baca juga:

Basboi, Hondo, dan Belasan Artis Lain Lengkapi Penampil di 'FLAVS Festival 2021'

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
'Feather Lungs' Laura Gibson menghadirkan nuansa folk yang lembut dan puitis, mengeksplorasi kerentanan, kerinduan, hubungan, serta perubahan hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 25 Agustus 2026
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
ShowBiz
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
Lirik 'BISA GAK SIH?' mengajak pendengarnya untuk sesekali berhenti, mengambil napas, dan memberikan kesempatan beristirahat.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
ShowBiz
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
'Head Over Heels' menjadi salah satu lagu JD McPherson dalam album Let The Good Times Roll yang memadukan rock and roll, rhythm and blues, dan nuansa retro.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
ShowBiz
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
Lagu ini lahir dari pengalaman personal Tomiyang setelah kehilangan sang ibu.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
ShowBiz
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
Barry Can't Swim merilis single terbaru 'Dance Dance Dance!' yang terpengaruh French touch, dengan synth berkilau, keytar, dan vokal berbahasa Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
ShowBiz
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
Petra Sihombing kembali dengan single 'Bangga', lagu yang bercerita tentang rasa kagum dan bangga melihat seseorang yang dikenal lama akhirnya meraih impian.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
ShowBiz
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
Budi Doremi mengangkat kisah seseorang yang mulai menyadari bahwa perasaan yang ia berikan tidak mendapatkan balasan yang setara.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
ShowBiz
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
510 kembali dengan 'Heavy Lies The Crown'. Single ini mengangkat tema spiritual dan pergulatan batin.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
ShowBiz
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
NiMBY melanjutkan kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' bersama Ombags NTRL. Lagu ini mengajak pendengar berani bangkit dan mengejar mimpi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
ShowBiz
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Icona Pop kembali dengan album 'Ritual' dan single 'Hurt'. Album electro-pop ini mengangkat persahabatan, motherhood, patah hati, penyembuhan, dan transformasi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Bagikan