Pengadilan Thailand Copot PM Paetongtarn Shinawatra karena Telepon dengan Pemimpin Kamboja
Paetongtarn Shinawatra. (Anadolu)
MERAHPUTIH.COM — PERDANA Menteri Thailand dicopot Mahkamah Konstitusi Thailand. Pencopotan itu mengguncang politik negara itu dan menjadi pukulan bagi dinasti politik paling berpengaruh. Paetongtarn Shinawatra diberhentikan karena melanggar etika dalam panggilan telepon yang bocor pada Juni.
Dalam rekaman yang bocor, Paetongtarn terdengar menyebut mantan pemimpin Kamboja, Hun Sen, sebagai ‘paman’ dan mengkritik tentara Thailand di tengah memanasnya ketegangan perbatasan dengan Kamboja. Panggilan tersebut, yang dibocorkan sendiri oleh Hun Sen, merusak reputasinya dan memicu kritik bahwa ia meremehkan militer negaranya.
Putusan itu menjadikan Paetongtarn, putri mantan PM Thaksin Shinawatra, sebagai perdana menteri kelima yang dicopot pengadilan sejak 2008.
Pada Jumat (29/8), sembilan hakim pengadilan memilih enam banding tiga menentang Paetongtarn, memutuskan bahwa tindakannya melanggar standar etika yang diharapkan dari jabatannya. Pengadilan menyatakan Paetongtarn memiliki ‘hubungan pribadi’ yang tampak selaras dengan Kamboja. Pengadilan menolak klaimnya bahwa panggilan tersebut merupakan negosiasi pribadi untuk mengembalikan perdamaian tanpa menggunakan kekerasan.
Baca juga:
Kena Skandal Telepon dengan Hun Sen, PM Thailand Paetongtarn Shinawatra Diskors Mahkamah Konstitusi
Dalam putusannya, pengadilan menyebut tindakan Paetongtarn menyebabkan publik meragukan apakah langkahnya lebih menguntungkan Kamboja daripada kepentingan bangsa.
Paetongtarn menerima putusan pengadilan, tetapi berkeras bahwa ia berusaha menyelamatkan nyawa. Panggilannya dengan Hun Sen, yang pernah menjadi teman dekat ayahnya, terjadi ketika ketegangan di perbatasan Thailand–Kamboja meningkat. Dalam beberapa minggu kemudian, ketegangan itu pecah menjadi konflik lima hari, mengakibatkan puluhan orang tewas dan ratusan ribu orang mengungsi.
Paetongtarn, 39, baru bergabung dengan Pheu Thai pada 2021 dan naik ke tampuk kekuasaan setelah pendahulunya, Srettha Thavisin, dicopot Mahkamah Konstitusi Thailand karena menunjuk sekutu ke kabinetnya yang sebelumnya pernah dipenjara karena mencoba menyuap hakim.
Pengganti Paetongtarn akan dipilih parlemen. Partai Paetongtarn hanya memiliki mayoritas tipis setelah mitra koalisi utamanya, partai konservatif Bhumjaithai, menarik dukungan terkait dengan panggilan telepon tersebut. Parlemen tidak harus dibubarkan untuk memilih pemimpin baru, tetapi mayoritas anggota parlemen harus mendukung salah satu dari lima kandidat yang terdaftar.
Chaikasem Nitisiri, 77, mantan menteri kehakiman, ialah kandidat dari Pheu Thai untuk menggantikan Paetongtarn. Anutin Charnvirakul dari Bhumjaithai juga termasuk di antara kandidat terkuat.
Keluarga Shinawatra yang berpengaruh telah memimpin beberapa pemerintahan Thailand. Pencopotan Paetongtarn menjadi pukulan bagi dinasti politik mereka. Ia menjadi anggota keluarga ketiga Shinawatra yang masa jabatannya sebagai perdana menteri terhenti. Ayahnya, Thaksin, digulingkan kudeta militer pada 2006, dan bibinya, Yingluck, juga dicopot Mahkamah Konstitusi pada 2014.
Meski secara formal sudah pensiun dari politik bertahun-tahun lalu, Thaksin tetap sangat berpengaruh. Meski begitu, kini belum jelas seberapa besar lagi nama Shinawatra akan terus berpengaruh.(dwi)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
1.440 WNI Datangi KBRI Phnom Penh Ingin Balik ke Indonesia
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Seruan Indonesia Untuk Redakan Konflik Thailand dan Kamboja, Desak Saling Tahan Diri
Malaysia Panggil Menteri Luar Negeri se-Asia Tenggara Demi Redam Amarah Kamboja-Thailand di Perbatasan
SEA Games 2025 Thailand: Ratu Thailand Suthida Bajrasudhabimalalakshana Nonton Laga Final Ice Hockey
SEA Games 2025 Thailand: Aksi Defile Kontingen Indonesia dalam Closing Ceremony
Tim Indonesia Raih Posisi Kedua SEA Games Thailand 2025, Ukir Sejarah 30 Tahun
Tim Cycling Indonesia Andalkan Mental Juara dan Dukungan Penuh Federasi, Kunci Kesuksesan Capai Target Medali SEA Games 2025
Link Live Streaming Final Perebutan Medali Emas Bola Voli Putra SEA Games 2025 Timnas Indonesia Vs Thailand Sore Ini
Martina Ayu Tercepat di Triathlon Putri, Raihan Emas Tim Indonesia di SEA Games 2025 Thailand Tembus 81