Pengadilan Thailand Copot PM Paetongtarn Shinawatra karena Telepon dengan Pemimpin Kamboja

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 29 Agustus 2025
 Pengadilan Thailand Copot PM Paetongtarn Shinawatra karena Telepon dengan Pemimpin Kamboja

Paetongtarn Shinawatra. (Anadolu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — PERDANA Menteri Thailand dicopot Mahkamah Konstitusi Thailand. Pencopotan itu mengguncang politik negara itu dan menjadi pukulan bagi dinasti politik paling berpengaruh. Paetongtarn Shinawatra diberhentikan karena melanggar etika dalam panggilan telepon yang bocor pada Juni.

Dalam rekaman yang bocor, Paetongtarn terdengar menyebut mantan pemimpin Kamboja, Hun Sen, sebagai ‘paman’ dan mengkritik tentara Thailand di tengah memanasnya ketegangan perbatasan dengan Kamboja. Panggilan tersebut, yang dibocorkan sendiri oleh Hun Sen, merusak reputasinya dan memicu kritik bahwa ia meremehkan militer negaranya.

Putusan itu menjadikan Paetongtarn, putri mantan PM Thaksin Shinawatra, sebagai perdana menteri kelima yang dicopot pengadilan sejak 2008.

Pada Jumat (29/8), sembilan hakim pengadilan memilih enam banding tiga menentang Paetongtarn, memutuskan bahwa tindakannya melanggar standar etika yang diharapkan dari jabatannya. Pengadilan menyatakan Paetongtarn memiliki ‘hubungan pribadi’ yang tampak selaras dengan Kamboja. Pengadilan menolak klaimnya bahwa panggilan tersebut merupakan negosiasi pribadi untuk mengembalikan perdamaian tanpa menggunakan kekerasan.

Baca juga:

Kena Skandal Telepon dengan Hun Sen, PM Thailand Paetongtarn Shinawatra Diskors Mahkamah Konstitusi



Dalam putusannya, pengadilan menyebut tindakan Paetongtarn menyebabkan publik meragukan apakah langkahnya lebih menguntungkan Kamboja daripada kepentingan bangsa.

Paetongtarn menerima putusan pengadilan, tetapi berkeras bahwa ia berusaha menyelamatkan nyawa. Panggilannya dengan Hun Sen, yang pernah menjadi teman dekat ayahnya, terjadi ketika ketegangan di perbatasan Thailand–Kamboja meningkat. Dalam beberapa minggu kemudian, ketegangan itu pecah menjadi konflik lima hari, mengakibatkan puluhan orang tewas dan ratusan ribu orang mengungsi.

Paetongtarn, 39, baru bergabung dengan Pheu Thai pada 2021 dan naik ke tampuk kekuasaan setelah pendahulunya, Srettha Thavisin, dicopot Mahkamah Konstitusi Thailand karena menunjuk sekutu ke kabinetnya yang sebelumnya pernah dipenjara karena mencoba menyuap hakim.

Pengganti Paetongtarn akan dipilih parlemen. Partai Paetongtarn hanya memiliki mayoritas tipis setelah mitra koalisi utamanya, partai konservatif Bhumjaithai, menarik dukungan terkait dengan panggilan telepon tersebut. Parlemen tidak harus dibubarkan untuk memilih pemimpin baru, tetapi mayoritas anggota parlemen harus mendukung salah satu dari lima kandidat yang terdaftar.

Chaikasem Nitisiri, 77, mantan menteri kehakiman, ialah kandidat dari Pheu Thai untuk menggantikan Paetongtarn. Anutin Charnvirakul dari Bhumjaithai juga termasuk di antara kandidat terkuat.

Keluarga Shinawatra yang berpengaruh telah memimpin beberapa pemerintahan Thailand. Pencopotan Paetongtarn menjadi pukulan bagi dinasti politik mereka. Ia menjadi anggota keluarga ketiga Shinawatra yang masa jabatannya sebagai perdana menteri terhenti. Ayahnya, Thaksin, digulingkan kudeta militer pada 2006, dan bibinya, Yingluck, juga dicopot Mahkamah Konstitusi pada 2014.

Meski secara formal sudah pensiun dari politik bertahun-tahun lalu, Thaksin tetap sangat berpengaruh. Meski begitu, kini belum jelas seberapa besar lagi nama Shinawatra akan terus berpengaruh.(dwi)

Baca juga:

Paetongtarn, Putri Thaksin Shinawatra Jadi PM Thailand

#Thailand #Paetongtarn Shinawatra #Kamboja
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Indonesia Berpotensi Ekspor Baterai Untuk Keperluan EV Thailand
Berbagai produk industri hilir pertambangan juga bisa menjadi andalan Indonesia untuk diekspor ke Negeri Gajah Putih.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Indonesia Berpotensi Ekspor Baterai Untuk Keperluan EV Thailand
Indonesia
Indonesia-Thailand Susun Roadmap Kemitraan Strategis, Target Perdagangan USD 20 Miliar
Presiden Prabowo Subianto dan PM Thailand Anutin Charnvirakul menyepakati perluasan kerja sama strategis. Targetkan nilai perdagangan bilateral USD 20 miliar pada 2030.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
Indonesia-Thailand Susun Roadmap Kemitraan Strategis, Target Perdagangan USD 20 Miliar
Indonesia
Presiden Prabowo Gelar Pertemuan Empat Mata Dengan PM Thailand Anutin
Agenda terakhir dalam rangkaian kunjungan resmi PM Thailand hari ini, Presiden Prabowo menggelar jamuan makan malam untuk PM Charnvirakul dan seluruh delegasinya di Istana.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Presiden Prabowo Gelar Pertemuan Empat Mata Dengan PM Thailand Anutin
Olahraga
Siap Unjuk Gigi, Intip Profil 5 Debutan Baru Timnas Indonesia Lawan Kamboja
Lima pemain berpotensi debut saat Indonesia hadapi Kamboja di Piala AFF 2026: Mitchell Baker, Tim Geypens, Jens Raven, Brian Fatari, dan Rizky Eka Pratama.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Siap Unjuk Gigi, Intip Profil 5 Debutan Baru Timnas Indonesia Lawan Kamboja
Olahraga
Rekor Perkasa Jelang Duel ke-19 VS Kamboja, Timnas Indonesia 80 Kali Robek Gawang Lawan
Timnas Indonesia tak terkalahkan dari 18 laga lawan Kamboja dengan 17 kemenangan dan 80 gol. Duel ke-19 digelar di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7) pukul 20.30 WIB.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Rekor Perkasa Jelang Duel ke-19 VS Kamboja, Timnas Indonesia 80 Kali Robek Gawang Lawan
Olahraga
Indonesia vs Kamboja: Prediksi Skor, Head to Head dan Prakiraan Pemain
Kamboja asuhan pelatih Koji Gyotoku mengandalkan formasi 4-4-2 dengan memboyong sembilan pemain naturalisasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Indonesia vs Kamboja: Prediksi Skor, Head to Head dan Prakiraan Pemain
Olahraga
3 Pilihan Nonton Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
Pertandingan Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026 berlangsung Senin (27/7) pukul 20.30 WIB di Stadion Pakansari. Live RCTI, streaming Vision+, YouTube Reza Arap.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
3 Pilihan Nonton Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
Dunia
Kebakaran Klub Malam di Bangkok, Sedikitnya 28 Orang Tewas, 25 Luka Kritis
Api bermula di dekat panggung bar yang berada di kawasan populer Chatuchak.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
  Kebakaran Klub Malam di Bangkok, Sedikitnya 28 Orang Tewas, 25 Luka Kritis
Indonesia
KBRI Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Kebakaran di Tempat Hiburan Chatuchak Bangkok
KBRI Bangkok akan terus berkoordinasi dengan otoritas Thailand untuk memantau perkembangan situasi dan siap memberikan pendampingan apabila ada WNI yang terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
KBRI Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Kebakaran di Tempat Hiburan Chatuchak Bangkok
Dunia
Bocah 11 Tahun Tabrak Rombongan Biksu di Thailand, 10 Tewas
Lima biksu tewas di lokasi kejadian, sedangkan lima lainnya meninggal dunia di rumah sakit.
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
Bocah 11 Tahun Tabrak Rombongan Biksu di Thailand, 10 Tewas
Bagikan