Pendukung Komjen Budi Gunawan Pasang Spanduk di Pagar Pengadilan Jaksel

Widi HatmokoWidi Hatmoko - Senin, 02 Februari 2015
Pendukung Komjen Budi Gunawan Pasang Spanduk di Pagar Pengadilan Jaksel

Spanduk pendukung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan masih terpasang. (foto: Antarafoto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Sejumlah spanduk pendukung calon Kapolri tunggal, Komjen Budi Gunawan, bertebaran di sekitar Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Beberapa spanduk tersebut berwarna-warni dan diantaranya ada yang dipajang di pagar halaman Pengadilan Negeri jalan Ampera Raya No 133.

Pemasang beberapa spanduk ini diantaranya kelompok Kaukus Muda Muda Indonesia (KMI) Jakarta Raya dan Komite Aksi Mahasiswa Pemuda untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad). Kedua kelompok ini masing-masing memasang dua spanduk dengan warna dan ukuran yang berbeda. Begitu juga dengan tulisan yang tertera di spanduk KMI dan Kamerad ini.

BACA JUGA: Jadi Saksi Pertemuan Abraham Samad, Bareskrim Bakal Panggil Tjahjo dan Hasto

Spanduk KMI bertulisan "Selamatkan Polri, Selamatkan NKRI dan Seret Abraham Samad ke Dewan Etik, Tuntaskan Kasus BW”. Sementara dua spanduk dari Kemerada bertuliskan “Pimpinan KPK bukan Nabi/Malaikat, Save Polri!!!". Spanduk KMPI dan Kamerad ini juga terpasang logo Polri.

Pemasangan beberapa spanduk ini bertepatan dengan waktu sidang pra peradilan kasus yang diajukan pihak Komjen Budi Gunawan sebagai penggugat dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tergugat pada Senin (02/01). Meski sidang pra peradilan sudah selesai, namun beberapa spanduk di pagar halaman pengadilan ini belum juga diturunkan.

"Itu tadi ada demo. Dipasangin spanduk di situ ama mereka. Enggak tahu kapan dilepasnya," kata salah seorang penjaga parkir kepada merahputih.com. (hur)

 

Berita Lainnya:

KPK: Tidak ada yang Bisa Hentikan Penyidikan Kasus Komjen Pol Budi Gunawan

PBNU Minta KPK dan Polri Jaga Keharmonisan

#Pengadilan Jakarta Selatan #Budi Gunawan #Komjen Budi Gunawan
Bagikan
Ditulis Oleh

Widi Hatmoko

Menjadi “sesuatu” itu tidak pernah ditentukan dari apa yang Kita sandang saat ini, tetapi diputuskan oleh seberapa banyak Kita berbuat untuk diri Kita dan orang-orang di sekitar Kita.

Berita Terkait

Indonesia
Gugatan Praperadilan Gus Yaqut Ditolak, Status Tersangka Kasus Kuota Haji Sah
Gugatan praperadilan eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, ditolak oleh PN Jaksel. Artinya, status tersangka kasus kuota haji tetap sah.
Soffi Amira - Rabu, 11 Maret 2026
Gugatan Praperadilan Gus Yaqut Ditolak, Status Tersangka Kasus Kuota Haji Sah
Indonesia
Menkes Budi Sebut Penyakit Jatung Mematikan Kedua di Indonesia, RS Kardiologi Emirates Solo Dibanjiri Pasien
Menkes Budi menegaskan pihaknya sangat konsen terhadap penyakit jantung lantaran merupakan penyebab kematian kedua di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
Menkes Budi Sebut Penyakit Jatung Mematikan Kedua di Indonesia, RS Kardiologi Emirates Solo Dibanjiri Pasien
Olahraga
Tatap SEA Games 2025, BG Targetkan Timnas Esport Pertahankan Gelar Juara Umum
Meraih pencapaian tertinggi di SEA Games 2025 untuk mengulangi prestasi edisi sebelumnya saat juara umum di Kamboja dengan tiga emas dan dua perak.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Oktober 2025
Tatap SEA Games 2025, BG Targetkan Timnas Esport Pertahankan Gelar Juara Umum
Indonesia
Ditunjuk Jadi Menko Polkam Ad Interim, Menhan Sjafrie Akui Belum Komunikasi dengan Budi Gunawan
Sjafrie mengaku dirinya belum menjalin komunikasi apapun dengan mantan Menko Polkam, Budi Gunawan yang terkena reshuffle kabinet kemarin.
Wisnu Cipto - Selasa, 09 September 2025
Ditunjuk Jadi Menko Polkam Ad Interim, Menhan Sjafrie Akui Belum Komunikasi dengan Budi Gunawan
Indonesia
Budi Gunawan Kena Reshuffle, Prabowo Tunjuk Menhan Sjafrie Jadi Menkopolkam Ad Interim
Sjafrie sebagai menko polkam ad interim sampai dengan diangkatnya menko polkam yang baru.
Wisnu Cipto - Selasa, 09 September 2025
Budi Gunawan Kena Reshuffle, Prabowo Tunjuk Menhan Sjafrie Jadi Menkopolkam Ad Interim
Berita
Ad Interim Adalah Jabatan Sementara, Sjafrie Sjamsoeddin Ditunjuk Jadi Menko Polkam
Ad Interim Adalah berasal dari bahasa Latin, yang secara harfiah berarti "untuk sementara waktu". Sjafrie Sjamsoeddin kini menduduki posisi tersebut di Menko Polkam
ImanK - Selasa, 09 September 2025
Ad Interim Adalah Jabatan Sementara, Sjafrie Sjamsoeddin Ditunjuk Jadi Menko Polkam
Indonesia
Budi Gunawan Kena Reshuffle, Ketua DPP PDIP: Hak Prerogatif Presiden Harus Dihormati
Budi Gunawan terkena reshuffle dari posisinya sebagai Menko Polkam. Ketua DPP PDIP, Aria Bima menegaskan, bahwa perombakan itu merupakan hak prerogatif Prabowo.
Soffi Amira - Selasa, 09 September 2025
Budi Gunawan Kena Reshuffle, Ketua DPP PDIP: Hak Prerogatif Presiden Harus Dihormati
Berita
Profil Budi Gunawan yang Tersingkir dari Kabinet Merah Putih, Siapa Penggantinya?
Presiden Prabowo Subianto resmi mengumumkan reshuffle Kabinet Merah Putih, Senin (8/9/2025), salah satunya ada nama besar Budi Gunawan.
ImanK - Senin, 08 September 2025
Profil Budi Gunawan yang Tersingkir dari Kabinet Merah Putih, Siapa Penggantinya?
Indonesia
Sri Mulyani hingga Budi Gunawan Diisukan Kena Reshuffle, Prabowo Mulai Rombak Kabinet Merah Putih
Sri Mulyani hingga Budi Gunawaran dilaporkan kena reshuffle. Presiden RI, Prabowo Subianto, sedang merombak Kabinet Merah Putih.
Soffi Amira - Senin, 08 September 2025
Sri Mulyani hingga Budi Gunawan Diisukan Kena Reshuffle, Prabowo Mulai Rombak Kabinet Merah Putih
Indonesia
Buka Lahan dengan Cara Membakar Kini Dilarang, Pemerintah: Gunakan Teknologi yang Modern
Membuka lahan dengan cara membakar tidak bisa dibenarkan karena berdampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 04 Agustus 2025
Buka Lahan dengan Cara Membakar Kini Dilarang, Pemerintah: Gunakan Teknologi yang Modern
Bagikan