Pencurian Pasir Rawan Terjadi di Kepulauan Seribu

Aang SunadjiAang Sunadji - Sabtu, 04 April 2015
Pencurian Pasir Rawan Terjadi di Kepulauan Seribu

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu masih lakukan pengawasan ketat (akun facebook Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kepualauan Seribu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan- Pasca insiden pencurian pasir yang dilakukan Kapal Christobal Colone berbendera Luxemburg yang dikawasan Kepulauan Seribu pada pertengahan Maret silam, Pemerintah Administasi Kabupaten Kepulauan Seribu terus memperketat pengawasan terhadap ratusan kapal di kawasan tersebut.

Bupati Kepulauan Seribu, Tri Djoko Margianto menjelaskan, sejauh ini pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian untuk mencegah aksi pencurian pasir yang dilakukan oleh pihak-pihak tidak bertanggungjawab.

"Untuk mencegah terjadinya pencurian pasir, kami sudah melakukan kerjasama denga pihak polisi," kata Tri Joko seperti dilansir dari BeritaJakarta.com, Sabtu (4/4).

Tri mengaku sudah melaporkan temuan tersebut kepada Gubernur DKI Jakarta dan Bareskrim Polri. Namun sayangnya hingga kini belum ada tindak lanjut dari pihak kepolisian.

"Kalau pengawasan kurang bisa habis pasir yang ada di Kepulauan Seribu. Dulu saja Pulau Pari yang berbentuk gunungan pasir, sekarang sudah lenyap entah kemana," tandas Tri. (Baca: Pemprov DKI Pastikan Hilangnya Pulau Disebakan Faktor Cuaca)

Sekedar informasi, Kapal Christobal Colone yang berbendera Luxemburg dipergoki sedang melakukan perbuatan melanggar hukum di kawasan kepulauan Seribu. Kapal tersebut sedang malakukan kegiatan penambangan pasir.

Saat dilakukan pengecekan terhadap kelengkapan dokumen, ijin penambangan kapal berbendara asing tersebut telah habis pada Desember tahun 2014.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana, akrab disapa Haji Lulung pada Selasa 16 Desember 2014 juga menyampaikan bahwa dalam setahun terakhir sebanyak delapan pulau di Kepulauan Seribu hilang.Diduga, pulau-pulau itu menjadi korban pengerukan pasir yang merajalela di wilayah perairan Jakarta. 

Kader PPP itu menyatakan telah mengonfirmasi kebenaran kabar tersebut kepada Sekdaprov Saefullah. Ternyata memang benar. Hanya, Saefullah tidak mampu menjelaskan secara detail penyebab lenyapnya delapan pulau tersebut. Bahkan, nama delapan pulau itu belum diketahui.

"Sampai saat ini, pemprov belum bisa menjelaskan kenapa aset itu hilang secara tiba-tiba dalam jangka waktu setahun," kata Haji Lulung. (bhd)

#Pencurian Pasir #Kepulauan Seribu
Bagikan
Ditulis Oleh

Aang Sunadji

Coffee is a life

Berita Terkait

Indonesia
NasDem Jakarta Dorong Pembentukan Dapil Khusus Kepulauan Seribu
Pembentukan dapil di Jakarta saat ini belum sepenuhnya memenuhi prinsip pembentukan dapil sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pemilu.
Dwi Astarini - Jumat, 24 April 2026
NasDem Jakarta Dorong Pembentukan Dapil Khusus Kepulauan Seribu
Indonesia
Ribuan Orang Menyebrang ke Kepulauan Seribu Nikmati Libur Paskah
Data kunjungan wisatawan selama libur Paskah 2026 menunjukkan bahwa Kepulauan Seribu masih menjadi salah satu tujuan liburan favorit warga urban.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 April 2026
Ribuan Orang Menyebrang ke Kepulauan Seribu Nikmati Libur Paskah
Indonesia
Pramono Anung Soroti Pendidikan dan Kesehatan Saat Kunjungan ke Kepulauan Seribu
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau RSUD Kepulauan Seribu dan SD Panggang 02 di Pulau Pramuka.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 13 Maret 2026
Pramono Anung Soroti Pendidikan dan Kesehatan Saat Kunjungan ke Kepulauan Seribu
Indonesia
Pramono Anung Tinjau Bazar Pangan Murah di Kepulauan Seribu, 1.000 Paket Sembako Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau bazar pangan murah di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Sebanyak 1.000 paket sembako disediakan untuk warga selama Ramadan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 13 Maret 2026
Pramono Anung Tinjau Bazar Pangan Murah di Kepulauan Seribu, 1.000 Paket Sembako Disiapkan
Indonesia
Pemprov DKI Buka Mudik Gratis Lebaran 2026 ke Kepulauan Seribu, Pendaftaran Dibuka 9 Maret
Pemprov DKI membuka mudik gratis Lebaran 2026 ke Kepulauan Seribu. Pendaftaran dibuka mulai 9 Maret mendatang.
Soffi Amira - Kamis, 05 Maret 2026
Pemprov DKI Buka Mudik Gratis Lebaran 2026 ke Kepulauan Seribu, Pendaftaran Dibuka 9 Maret
Indonesia
Listrik Jadi Kunci, Kepulauan Seribu Disiapkan Jadi Destinasi Global
Infrastruktur kabel listrik di Kepulauan Seribu yang ada saat ini belum memadai untuk peningkatan daya.
Wisnu Cipto - Sabtu, 07 Februari 2026
Listrik Jadi Kunci, Kepulauan Seribu Disiapkan Jadi Destinasi Global
Indonesia
Kapal Cepat Kepulauan Seribu Dilarang Berlayar, Dishub Jamin Uang Tiket Dikembalikan
Operasional layanan kapal cepat rute Kepulauan Seribu dari Pelabuhan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, kembali dihentikan akibat cuaca buruk.
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Januari 2026
Kapal Cepat Kepulauan Seribu Dilarang Berlayar, Dishub Jamin Uang Tiket Dikembalikan
Indonesia
BMKG Catat Angin Kencang, Layanan Kapal Cepat Kepulauan Seribu Disetop Sementara
Operasional kapal cepat rute Kepulauan Seribu dari Pelabuhan Muara Angke dihentikan akibat cuaca ekstrem. Gelombang laut capai 2,5 meter.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
BMKG Catat Angin Kencang, Layanan Kapal Cepat Kepulauan Seribu Disetop Sementara
Indonesia
Jelang Libur Panjang Dishub Jakarta Kembali Buka Pelayaran ke Kepulauan Seribu
Tiga lintasan utama kapal cepat Dishub DKI Jakarta yang memperoleh izin adalah pertama, lintasan Muara Angke-Pulau Untung Jawa-Pulau Lancang-Pulau Payung-Pulau Tidung.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
 Jelang Libur Panjang Dishub Jakarta Kembali Buka Pelayaran ke Kepulauan Seribu
Indonesia
Dishub Kandangkan 4 Kapal Cepat ke Kepulauan Seribu Akibat Cuaca Buruk
Operasional kapal cepat milik Dishub Jakarta yang melayani rute Kepulauan Seribu resmi dihentikan sementara
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Dishub Kandangkan 4 Kapal Cepat ke Kepulauan Seribu Akibat Cuaca Buruk
Bagikan