Wisata Dunia

Pencuri Pasir di Pantai Sardinia Didenda Rp 52 Juta

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 14 Juni 2021
Pencuri Pasir di Pantai Sardinia Didenda Rp 52 Juta

Turis didenda Rp 52 juta karena mencuri pasir di Pantai Sardinia, Italia. (Foto Unsplash@Cas Holmes)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LANGIT biru, pasir putih, dan gelombang ombak yang menderu di pantai memang sebuah pemandangan yang menakjubkan. Tak mengherankan jika banyak orang yang rela menelusuri berbagai pantai di seluruh dunia agar dapat merasakan pengalaman magis ini. Setelahnya, tak jarang pula banyak yang membawa pulang cenderamata berupa kerang maupun pasir untuk dijadikan pengingat akan memori indah itu.

Namun, tahukah kam, di pantai Mediterania ini pengunjung enggak boleh membawa pulang pasir. Buat mereka yang ketahuan mencuri akan didenda hingga Rp 52 juta.

BACA JUGA:

Nuku Hiva, Surga Paling Tersembunyi di Dunia

Beberapa waktu lalu, polisi Italia menangkap 41 orang yang berusaha membawa pulang 100 kg pasir dari Pantai Sardinia. Enggak hanya itu, para turis itu juga mencuri kerang dan bebatuan pantai. Akibatnya? Mereka didenda 3.000 euro atau kurang lebih setara dengan Rp 51,6 juta. Demikian seperti dilansir Independent UK.

pasir pantai
Turis mengambil pasir seberat 100 kg, kerang, dan bebatuan pantai. (Foto Pexels@Asad Photo Maldives)

Kasus pencurian ini sudah terjadi sejak 2017. Keindahan Pantai Sardinia memang dikenal menyihir hati pelancong sampai-sampai membuat mereka melakukan pencurian. Ada pula yang mencoba menjual pasir itu kembali secara daring. Terkait dengan hal tersebut, pemerintah setempat akhirnya membuat aturan tertulis yang menjelaskan bahwa turis dilarang mengambil pasir atau benda apapun yang ada di pantai tersebut.

Sayangnya, banyak orang yang nakal dan tetap melakukannya. Musim panas lalu misalnya, sepasang turis asal Prancis dapat hukuman penjara enam tahun karena mencuri pasir sebagai suvenir. Saat hendak menaiki fery dari Porto Torres ke Toulun, keduanya tertangkap dengan 14 botol plastik berisi pasir pantai seberat 14kg. Mereka mengaku tidak mengetahui bahwa praktik itu dilarang dan mereka telah melakukan pelanggaran ketika membawa pasir dari Chia di selatan Sardinia.

pantai
Meski kelihatan sepele, pencurian pasir ini akan berdampak signifikan terhadap keberadaan Pantai Sardinia. (Foto Pixabay@Simon)

Meskipun mengambil pasir tidak terdengar seperti masalah besar, namun para ilmuwan menyebutkan bahwa hal tersebut sangat merugikan. Ilmuwan lingkungan Sardinia, Pierluigi Cocco mengatakan bahwa pantai berpasir Sardinia berada di bawah dua anacam besar yaitu, erosi dan keberadaan turis. Mungkin satu orang hanya mengambil pasir 40 kg, tetapi jika dikalikan dengan jumlah turis per tahunnya, maka hal ini akan sangat berkontribusi signifikan terhadap pengurangan pantai.

Makanya pelajaran buat kamu nih. Kalau lagi main ke tempat baru harus hati-hati banget deh. Harus cari tahu dulu peraturan setempat. Jangan sampai gara-gara pasir doang jadi dijebloskan ke bui.(sam)

#Wisata #Wisata Dunia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Samantha Samsuddin

Be the one who brings happiness
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Travel
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
Kapal ini berangkat dari Belfast pada Oktober 2024 untuk melakukan pelayaran berkelanjutan keliling dunia.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
Indonesia
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan tiket masuk Ancol tak bisa gratis. Hanya penerima KJP yang bisa menikmatinya.
Soffi Amira - Rabu, 28 Oktober 2026
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Infografis
Negara-Negara Underrated yang Bisa Dikunjungi Tanpa Ribet Bikin Visa, Yuk Masukkan Ke Itinerary!
MPpeeps jiwa petualang pasti merasa puas jika mengunjungi destinasi wisata unik yang ada di seluruh dunia!
Rezita Kesuma - Senin, 26 Oktober 2026
Negara-Negara Underrated yang Bisa Dikunjungi Tanpa Ribet Bikin Visa, Yuk Masukkan Ke Itinerary!
Travel
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Nature & Outdoor Experiences menawarkan beragam cara bagi wisatawan untuk menikmati keindahan alam Bali dengan cara yang berbeda.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Travel
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Indonesia
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kawasan wisata Danau Kelimutu sudah kembali beroperasi pascagempa
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Fun
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Australia Barat menawarkan berbagai destinasi wisata ramah keluarga, mulai dari Busselton Jetty, Ngilgi Cave, hingga Lucky Bay yang dihuni kanguru liar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Bagikan