Penataan TOD Dukuh Atas Dimulai Januari 2026, Jadi Ruang Publik dan Bersantai
Arsip foto - Warga berjalan melewati terowongan jalur pedestrian yang dihiasi lampu warna-warni di Jalan Kendal, dekat Stasiun Sudirman, kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2019). Jalur pe
MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan penataan kawasan transit oriented development (TOD) Dukuh Atas, Jakarta Pusat.
"Dalam waktu awal Januari kami akan memulai melakukan pembangunan untuk TOD di Dukuh Atas," kata Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di Jakarta, Jumat (21/11).
Dalam pembenahan itu dilaksanakan optimalisasi ruang di bawahnya, termasuk area Sungai Ciliwung di kawasan Dukuh Atas yang akan dihadirkan sebagai ruang publik baru tempat warga dapat beraktivitas maupun bersantai.
"Sekaligus Sungai Ciliwung yang di bawahnya akan kami optimalkan, kita manfaatkan, merupakan tempat mudah-mudahan hub baru bagi warga Jakarta untuk beraktivitas ataupun mereka bersantai di Sungai Ciliwung," ucapnya.
Baca juga:
Pengecekan Kesehatan Cepat kini Tersedia di Stasiun MRT Jakarta Dukuh Atas
Menurutnya, kondisi sungai kini menjadi salah satu indikator utama yang dilihat dunia dalam menilai kualitas sebuah kota. Ia menyebut peningkatan peringkat Jakarta di Indeks Kota Global sebagai bukti bahwa perbaikan mulai terlihat.
"Sungai sekarang menjadi indikator penilaian dunia untuk menilai sebagai kota global apakah penanganan sungainya baik atau tidak. Maka, apa yang kami lakukan di Jakarta sekarang ini, sungai betul-betul akan kami lakukan normalisasi maupun perbaikan," ucapnya.
"Hal itu tercermin bahwa sekarang ini Jakarta baru dalam tahun ini kita bisa kemudian naik rankingnya dari 74 ke 71 oleh Indeks Kota Global," lanjutnya.
Pramono mengungkap rencana kelanjutan normalisasi Sungai Ciliwung dengan pembangunan tanggulnya yang dimulai pada tahun depan. Proses pembebasan lahan sudah berjalan dan ditargetkan konstruksi dapat dimulai pada awal tahun depan.
"Pembebasan lahan sudah dimulai dan mudah-mudahan awal tahun depan bisa bersama-sama. Pembebasan lahan dilakukan oleh Pemerintah DKI Jakarta, untuk pembuatan tanggulnya nanti oleh Kementerian PU," ujar Pramono.
Adapun dua kelurahan yang diprioritaskan untuk pembebasan lahan normalisasi Ciliwung adalah Cililitan dan Pengadegan. Pemprov DKI telah menyiapkan anggaran pembebasan lahan 37 bidang sebesar Rp 111 miliar di Cililitan untuk dan 54 bidang di Pengadegan sebesar Rp 121 miliar.
Selain Ciliwung, Pramono menyampaikan bahwa normalisasi pada sejumlah sungai lain juga segera dilakukan, termasuk Kali Krukut sepanjang 1,3 kilometer yang kerap menyebabkan banjir di kawasan Kemang. (Asp).
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
5 RT dan 3 Ruas Jalan di Jakarta masih Terendam Banjir, Minggu (18/1)
Pemprov DKI Jakarta Lakukan Pemotongan Tiang Monorel Mangkrak di Jalan HR Rasuna Said Kuningan
Aksi Band Sukatani Meriahkan Peringatan 19 Tahun Kamisan di Depan Istana Merdeka Jakarta
Penumpang Transjakarta Capai 1,4 Juta Per Hari, Layani 233 Rute
Pasar Tumpah Bikin Kios Resmi Sepi, Pengamat Minta Gubernur Pramono Bereskan
Mengintip Latihan Jelang Pementasan Teater Musikal Bertajuk Perahu Kertas di Jakarta
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Pemprov DKI Bakal Bongkar Tiang Monorel Mangkrak di Senayan, Sebagian Dijadikan Videotron
Warga Kenakan Tanda X Dukungan untuk Laras Faizati Khairunnisa di PN Jakarta Selatan
Tangis Haru Laras Faizati Khairunnisa Divonis Masa Percobaan 6 Bulan dan Segera Dibebaskan