Penanganan Longsor di Tol Bocimi Seksi 2 Ditargetkan Rampung Akhir 2024

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 03 Agustus 2024
Penanganan Longsor di Tol Bocimi Seksi 2 Ditargetkan Rampung Akhir 2024

Proses penanganan longsor di tol Bocimi (BPJT)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan penanganan permanen pasca longsor di Jalan Tol Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi 2 KM 64+600 yang terjadi pada 3 April lalu ini dapat rampung sebelum akhir tahun 2024.

"Kementerian PUPR telah memutuskan dan berkoordinasi dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Trans Jabar Tol (TJT) untuk melaksanakan penanganan longsoran secara permanen," tulis Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dalam keterangannya, Jumat (2/8).

Baca juga:

Jalan Tol Bocimi Dibuka Satu Jalur dari Cigombong Menuju Parung Kuda

Progres penanganan hingga saat ini sudah mencapai 50%, dan tengah menyelesaikan pekerjaan bore pile pada soldier pile sisi bawah, soldier pile sisi atas, serta saat ini sedang memasuki tahapan konstruksi kolom (extension bore pile) pada soldier pile sisi atas.

Pekerja juga tengah melakukan pemasangan bronjong, dan penyediaan material berupa geotekstil, pipa subdrain HDPE, besi beton, dan material lainnya.

Perbaikan permanen terhadap longsor yang terjadi di Jalan Tol Bocimi ditargetkan selesai pengerjaannya sebelum akhir tahun 2024 sesuai dengan hasil rapat yang telah dilakukan target penyelesaian pada kuartal 4 tahun 2024.

Baca juga:

KASAD bersama Mentan Panen Jagung dan Singkong di Sukabumi

Saat ini Jalan Tol Bocimi Seksi 2 Cigombong - Cibadak belum dapat dilintasi kendaraan, pengendara hanya dapat melintas pada Seksi 1 Ciawi - Cigombong.

Sebelumnya juga telah dilakukan penanganan mitigasi salah satunya dengan pemasangan steel sheet pile dan urugan material sirtu pada lokasi longsor sehingga jalur B dapat diamankan dan difungsikannya untuk jalur lalulintas satu arah pada masa libur lebaran dan dapat mengurai kemacetan yang terjadi di jalan nasional.

#Penutupan Jalan Tol #Longsor #Longsor Sukabumi
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gubernur Dedi Beri Upah Rp 2 Juta ke Warga Cianjur Jika Tanam Pohon
Hal serupa sudah diterapkan di sejumlah wilayah lainnya di Jabar, sebagai upaya mengembalikan fungsi alam dan menjaga amanah dari leluhur Tatar Sunda.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Gubernur Dedi Beri Upah Rp 2 Juta ke Warga Cianjur Jika Tanam Pohon
Indonesia
Imbas Longsor, Proyek Strategis Nasional PLTA Cisokan Disetop Sementara
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) menghentikan sementara seluruh aktivitas pekerjaan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Upper Cisokan di Jawa Barat.
Wisnu Cipto - Sabtu, 02 Mei 2026
Imbas Longsor, Proyek Strategis Nasional PLTA Cisokan Disetop Sementara
Indonesia
Jalur KA Maswati–Sasaksaat Kembali Normal Usai Longsor, KAI Pastikan Aman
Perjalanan kereta di lintas Maswati–Sasaksaat kembali normal setelah longsor. KAI memastikan jalur aman dan operasional kembali berjalan lancar.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 April 2026
Jalur KA Maswati–Sasaksaat Kembali Normal Usai Longsor, KAI Pastikan Aman
Indonesia
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati-Sasaksaat, KAI Pastikan Penumpang Selamat
KA Ciremai tertahan longsor di jalur Maswati-Sasaksaat, Selasa (31/3). KAI memastikan bahwa seluruh penumpang selamat.
Soffi Amira - Rabu, 01 April 2026
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati-Sasaksaat, KAI Pastikan Penumpang Selamat
Indonesia
Waspada Hujan, Banjir Rob, dan Longsor saat Libur Lebaran di Jawa Barat
"Ada lima titik rawan longsor di Jawa Barat yang perlu diwaspadai, yakni Kabupaten Bogor, Sukabumi, Cianjur, Tasikmalaya, dan Garut."
Frengky Aruan - Jumat, 20 Maret 2026
Waspada Hujan, Banjir Rob, dan Longsor saat Libur Lebaran di Jawa Barat
Indonesia
Pemprov DKI Operasikan RDF Plant Rorotan usai Longsor di Bantargebang
Pemprov DKI Jakarta mengoperasikan RDF Plant Rorotan, setelah tragedi longsor di Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat.
Soffi Amira - Rabu, 11 Maret 2026
Pemprov DKI Operasikan RDF Plant Rorotan usai Longsor di Bantargebang
Indonesia
TPST Bantargebang Longsor, Pemprov DKI Targetkan Operasional Sampah Normal dalam Sepekan
Pemprov DKI Jakarta menargetkan operasional pengelolaan sampah di TPST Bantargebang kembali normal dalam satu pekan setelah longsor.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 10 Maret 2026
TPST Bantargebang Longsor, Pemprov DKI Targetkan Operasional Sampah Normal dalam Sepekan
Indonesia
Longsor TPST Bantargebang Telan 5 Korban Jiwa, DPRD DKI Minta Investigasi Menyeluruh
Basarnas mencatat 13 korban dalam longsor gunungan sampah di TPST Bantargebang, Bekasi. DPRD DKI meminta Pemprov Jakarta melakukan investigasi dan evaluasi pengelolaan sampah.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 09 Maret 2026
Longsor TPST Bantargebang Telan 5 Korban Jiwa, DPRD DKI Minta Investigasi Menyeluruh
Indonesia
Longsor TPST Bantargebang, Pramono Anung Minta Sungai Ciketing Segera Dinormalisasi
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau lokasi longsor TPST Bantargebang dan meminta Sungai Ciketing segera dinormalisasi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 09 Maret 2026
Longsor TPST Bantargebang, Pramono Anung Minta Sungai Ciketing Segera Dinormalisasi
Indonesia
Tinjau TPST Bantargebang, Pramono Sebut Hujan Ekstrem Jadi Penyebab Longsor
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkap penyebab longsor di TPST Bantargebang. Hujan ekstrem disebut sebagai pemicunya.
Soffi Amira - Senin, 09 Maret 2026
Tinjau TPST Bantargebang, Pramono Sebut Hujan Ekstrem Jadi Penyebab Longsor
Bagikan