Pemprov DKI Janjikan Pembangunan LRT Tak Bongkar Pasar Tanah Abang
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno. (MP/Ponco Sulaksono)
MerahPutih.com - Dalam lanjutan pembangunan Light Rail Transit (LRT) tahap II, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berjanji tidak akan membongkar Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, pasalnya pemprov berencana akan memperpanjang rancangan pembangunan LRT sampai ke arah Pasar Tanah Abang.
"(Blok G) harus tetap (digunakan berjualan). Tapi nanti akan bertransformasi dengan otomatis karena beberapa mal di Amerika atau di Hongkong banyak yang bertransformasi. Hal itu karena kosong dan tidak cocok dipakai untuk jualan, banyak yang dipakai untuk tempat olahraga. Beralih fungsi gitu," kata Sandiaga di Balai Kota DKI, Jakarta, Rabu (13/12) malam.
Ketika ditanya wartawan apakah bakal menutup jalan di sekitar Stasiun Tanah Abang untuk menampung pedagang kaki lima (PKL), Sandi tak banyak komentar.
Menurutnya, hal tersebut harus dikomunikasikan dengan PT KAI, TransJakarta, Dishub, UKM, dan PD Pasar Jaya.
"Sama PT KAI itu penting karena kita ada lahan besar yang ada di sini yang kita mau manfaatkan. Terus kita harus ngomong sama Gojek, Grab, Uber bahwa sebagian besar ojek online harus kita akomodir supaya enggak membuat kesemerawutan," katanya.
Saat ini Sandiaga mengaku, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) tengah mencari formulasi agar rencana itu dapat segera terwujudkan. Pasalnya, rancangan awal LRT fase II itu hanya mencapai ke Dukuh Atas.
"Sekarang Jakpro lagi menghitungnya itu bagaimana kalau misalkan LRT yang dari Velodrome itu enggak berhenti di Dukuh Atas, tapi dibawa ke Tanah Abang," tandasnya. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Khusus Malam Tahun Baru, LRT Jakarta Layani Penumpang Sampai Pukul 02.00 WIB
LRT Jakarta Layani 1,1 Juta Penumpang, Lampaui Target Dishub DKI
Soal Kabar Tarif LRT Velodrome-Manggarai Sampai Rp 60 Ribu, Gubernur Pramono: Jadi Saja Belum
Waskita 'Sulap' LRT Jakarta Fase 1B Pakai Ilmu Digital, Hemat Sampai Rp367 Miliar
LRT Jakarta akan Diperpanjang hingga PIK 2, Gubernur Pramono: Proyeknya Sudah Disetujui
Proyek LRT Jabodebek Masih Utang Rp 2,2 Triliun, Beban Diserahkan ke PT KAI
Progres LRT Jakarta Fase 1B Hampir 70 Persen, Target Manggarai Makin Dekat
2 Tahun Beroperasi, LRT Jabodebek Layani 43,7 Juta Pelanggan
KAI Group Layani 286,57 Juta Pelanggan dalam 7 Bulan: LRT Jabodebek Naik 47 Persen
Proyek LRT Jakarta Sudah Capai 61,79 Persen Per 31 Juli 2025