Pemerintah Ungkap Penyebab Lonjakan Kasus Positif COVID-19 di Indonesia

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 29 Maret 2020
Pemerintah Ungkap Penyebab Lonjakan Kasus Positif COVID-19 di Indonesia

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto, Foto: BNPB

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menyebut kasus positif virus corona di Indonesia terus mengalami peningkatan karena masyarakat masih belum disiplin yakni menjaga jarak.

"Ini menjadi penting karena ini jadi kunci penularan tidak langsung. Tetap produktif di rumah, saling melindungi, lindungilah yang sakit agar bisa melaksanakan isolasi diri dengan maksimal, lindungi yang sehat agar tidak terkena penyakit ini," jelas Yurianto dalam keterangannya, Sabtu (28/3).

Baca Juga

Pemprov DKI Perpanjangan Masa Penutupan Tempat Wisata Selama Dua Pekan

Yurianto mengklaim, masyarakat banyak yang tidak melakukan langkah pencegahan yang paling dasar, yaitu mencuci tangan dengan sabun.

"Kita masih memprihatinkan kondisi ini karena terbukti bahwa penularan masih terjadi, bahwa kasus positif masih berada di tengah-tengah masyarakat, bahwa kontak dekat masih terjadi, bahwa kebiasaan mencuci tangan dengan menggunakan sabun masih belum dimaksimalkan," kata Yuri.

BNB
Foto: BNPB

Menurut Achmad Yurianto, dari data yang ada menunjukkan penularan paling banyak melalui tangan. Untuk itu ditegaskannya penting untuk rutin mencuci tangan, tidak harus selalu dengan hand sanitizer, tetapi pakai sabun juga cukup.

"Tinggal di rumah, tetap di rumah hindari pertemuan-pertemuan yang cukup banyak. Ini menjadi salah satu upaya dalam isolasi diri. Bagi yang melakukan isolasi di rumah, gunakan masker, jaga jarak meter tidak kurang dari 1 meter kemudian aktivitas makan gunakan alat sendiri, tidak makan sama-sama dengan keluarga lain," tambahnya.

Yuri juga meminta masyarakat untuk mengikuti arahan pemerintah terkait langkah-langkah pencegahan virus corona.

"Kita harus bekerja bersama. Ini masalah kita bersama, butuh peran aktif semuanya. Mudah-mudahan kita bisa menghadapi situasi yang sulit ini bersama-sama. Yakinlah pemerintah bekerja sungguh, sepenuh hati untuk bersama masyarakat mengatasi COVID-19 ini," kata dia.

Baca Juga

Utamakan Keselamatan Orang Banyak, MUI Imbau Umat Muslim tidak Mudik

Seperti diketahui, kasus pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Indonesia terus bertambah. Total sejauh ini ada 1.155 kasus positif Corona di Indonesia. Yang meninggal mencapai 102 pasien. Data ini dikumpulkan pemerintah hingga pukul 12.00 WIB hari ini. Dibanding data sebelumnya, ada penambahan kasus positif Corona.

"Kasus positif bertambah 109," ucap Yuri. (Knu)

#Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan