Pemerintah Selandia Baru Bantu Warganya untuk Beli Mobil Listrik

Andrew FrancoisAndrew Francois - Rabu, 18 Mei 2022
Pemerintah Selandia Baru Bantu Warganya untuk Beli Mobil Listrik

Warga Selandia Baru dapat keringanan beli mobil listrik. (Foto: Unsplash/CHUTTERSNAP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PEMERINTAH Selandia Baru akan memberi bantuan keuangan bagi keluarga berpenghasilan rendah, untuk mengganti kendaraan bensin dan diesel dengan kendaraan berbasis baterai atau listrik. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.

Rencananya pemerintah setempat akan menganggarkan dana senilai NZD 569 juta atau sekitar Rp 5,3 triliun, dalam program uji coba sebagai bagian dari perencanaan lebih besar yang mencakup subsidi bagi bisnis untuk mengurangi emisi, peralihan ke bus ramah lingkungan pada 2035, dan pengumpulan limbah makanan rumah tangga pada akhir dekade.

"Ini adalah hari penting dalam transisi kami ke masa depan rendah emisi. Kita semua telah melihat laporan terbaru tentang kenaikan permukaan laut dan dampaknya di Selandia Baru. Kita tidak bisa meninggalkan masalah perubahan iklim sampai semuanya terlambat untuk diperbaiki," ungkap Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardem seperti dilansir Antara, Senin (16/5).

Baca juga:

Mobil Listrik Bebas Polusi Udara dan Suara Bahkan Kebal Ganjil Genap

Pemerintah Selandia Baru akan subsidi pembelian mobil listrik. (Foto: Unsplash/Ernest Ojeh)

Rencana tersebut merupakan langkah menuju pemenuhan kesepakatan yang dibuat Selandia Baru, berdasarkan Paris Agreement 2016 tentang perubahan iklim dan komitmen Selandia Baru untuk mencapai emisi nol karbon bersih pada 2050 mendatang.

Ardem mengatakan setiap unsur masyarakat, komunitas, dan sektor memiliki peran untuk berkontribusi terhadap pemeliharaan lingkungan. Dirinya melanjutkan, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dapat membantu rumah tangga hindari gejolak kenaikan harga.

Rencana tersebut juga menetapkan target untuk mengurangi total kilometer perjalanan mobil sebesar 20 persen selama 13 tahun ke depan, dengan menawarkan pilihan transportasi yang lebih baik di kota-kota serta pilihan untuk pengendara sepeda dan pejalan kaki.

Baca juga:

Daftar Mobil Listrik Terlaris di Eropa

Pemerintah Selandia Baru ingin kurangi jarak tempuh mobil. (Foto: Unsplash/Adelin Grigorescu)

Program-program tersebut akan menggunakan dana tanggap darurat iklim (CERF) senilai NZD 4,5 miliar atau setara dengan Rp 41,8 triliun. Pemerintah Selandia Baru optimistis uang hasil pengurangan emisi rumah kaca dapat membantu membiayai program lingkungan ketimbang dari pajak rumah tangga.

Sejumlah kritikus politik mengatakan upaya pemerintah Selandia Baru ini dapat memberi kemudahan bagi industri pertanian besar di negara tersebut, yang telah menciptakan sekitar setengah dari total emisi gas rumah kaca.

"Beberapa kebijakan yang diumumkan seperti Car Allowance Rebate System terbukti tak masuk akal dan telah gagal di luar negeri. Konsumen harus dapat memilih bagaimana mereka mengurangi emisi melalui skema perdagangan emisi," kata pemimpin Partai ACT David Seymour. (waf)

Baca juga:

ITS dan ITB Daftarkan Paten Mobil Listrik SUV dan City Car

#Mobil Listrik #New Zealand #Ramah Lingkungan
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Lifestyle
INDOMOBIL Expo Resmi Dibuka, saatnya Coba Langsung Mobil Listrik Berteknologi Terbaru
Ajang ini menjadi kesempatan untuk mengenal sekaligus mencoba langsung kendaraan listrik dengan teknologi terbaru.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
INDOMOBIL Expo Resmi Dibuka, saatnya Coba Langsung Mobil Listrik Berteknologi Terbaru
Indonesia
Menperin Bujuk Menteri Purbaya Soal Insentif dan Stimulus Kendaran Listrik
Kementerian Perindustrian tidak memiliki kewenangan dalam menentukan bentuk maupun skema insentif kendaraan listrik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Menperin Bujuk Menteri Purbaya Soal Insentif dan Stimulus Kendaran Listrik
Indonesia
Menkeu Purbaya Bocorkan Skema Insentif Kendaraan Listrik, Meluncur Awal Juni Untuk Dorong Ekonomi Nasional
Purbaya menyatakan bahwa percepatan adopsi kendaraan listrik akan memperkuat daya tahan ekonomi nasional secara jangka panjang
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Menkeu Purbaya Bocorkan Skema Insentif Kendaraan Listrik, Meluncur Awal Juni Untuk Dorong Ekonomi Nasional
Indonesia
Kendaraan Listrik Mulai Kena Pajak, Wamenperin: Kita Harus Pertimbangkan Fiskal
Kebijakan pajak kendaraan listrik ke depan tidak lagi seragam dan bisa berbeda antarwilayah karena angkanya ditentukan Pemerintah Daerah.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Kendaraan Listrik Mulai Kena Pajak, Wamenperin: Kita Harus Pertimbangkan Fiskal
Indonesia
Mobil Merek China Mulai Menggeser mobil Jepang, Segmen EV Mendominasi
Harga BBM yang mahal membuat biaya operasional EV entry level terlihat semakin jauh lebih hemat. Tren ini akan semakin menguat di kota besar
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Mobil Merek China Mulai Menggeser mobil Jepang, Segmen EV Mendominasi
Indonesia
Prabowo Genjot Elektrifikasi 100 GW, Siap Kurangi Impor BBM
Prabowo genjot program listrik 100 gigawatt dan tutup 13 PLTD. Targetnya, Indonesia bisa hemat energi dan stop impor BBM dalam 2-3 tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Prabowo Genjot Elektrifikasi 100 GW, Siap Kurangi Impor BBM
Indonesia
Prabowo Ingin Indonesia Punya 'National Champion' Otomotif seperti Jepang dan Korea
Presiden Prabowo ingin Indonesia memiliki merek otomotif global seperti Jepang dan Korea. Ia optimistis VKTR bisa menjadi 'national champion'.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Prabowo Ingin Indonesia Punya 'National Champion' Otomotif seperti Jepang dan Korea
Indonesia
Prabowo: Indonesia Siap Produksi Besar-besaran Sedan Listrik pada 2028
Presiden Prabowo menargetkan Indonesia memproduksi sedan listrik secara massal pada 2028. Pemerintah juga akan bentuk perusahaan khusus dan kurangi impor BBM.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Prabowo: Indonesia Siap Produksi Besar-besaran Sedan Listrik pada 2028
Indonesia
Prabowo Resmikan Pabrik Bus Listrik Berkapasitas 10.000 Unit di Magelang
Energi dinilai sebagai salah satu bidang yang sangat menentukan bagi keberlangsungan sebuah negara.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 April 2026
Prabowo Resmikan Pabrik Bus Listrik Berkapasitas 10.000 Unit di Magelang
Lifestyle
Tips Perjalanan Mudik dengan Kendaraan Listrik
Selain lebih ramah lingkungan, kendaraan listrik juga menawarkan pengalaman berkendara yang lebih senyap dan efisien.
Dwi Astarini - Kamis, 12 Maret 2026
Tips Perjalanan Mudik dengan Kendaraan Listrik
Bagikan