Pemerintah Salurkan Bantuan Pangan Rp 11,92 Triliun untuk 35 Juta Warga Miskin

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 11 Februari 2026
Pemerintah Salurkan Bantuan Pangan Rp 11,92 Triliun untuk 35 Juta Warga Miskin

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Foto: Dok. Kementerian Perekonomian RI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 11,92 triliun untuk menyalurkan bantuan pangan kepada 35,04 juta masyarakat miskin. Penyaluran berlangsung menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan, bantuan tersebut menyasar kelompok masyarakat dalam desil 1 hingga 4 berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Kelompok ini mencakup kategori sangat miskin, miskin, hampir miskin, hingga rentan miskin.

“Bantuan pangan untuk memperluas daya beli dan memperkuat dari sisi permintaan,” kata Airlangga dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (11/2).

Baca juga:

Pemprov DKI Waspadai Kenaikan Harga Minyak Goreng dan Cabai Jelang Ramadan

Ia menjelaskan, setiap keluarga penerima manfaat akan memperoleh 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng setiap bulan selama dua bulan.

Melalui total sasaran mencapai 35,04 juta keluarga, pemerintah menargetkan distribusi bantuan dapat dimulai pada pertengahan Februari.

Menurut Airlangga, intervensi ini diharapkan mampu menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga, terutama bagi kelompok berpenghasilan rendah yang paling terdampak fluktuasi harga pangan.

Pemerintah menilai, momentum Ramadan dan Idulfitri sering kali diikuti peningkatan tekanan inflasi pada komoditas strategis seperti beras dan minyak goreng.

Baca juga:

Jelang Ramadan, Pramono Instruksikan Penertiban Manusia Gerobak di Jakarta

Selain menjaga daya beli masyarakat, program bantuan pangan juga menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi nasional.

Pemerintah ingin memastikan ketersediaan pasokan tetap terjaga sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama bulan puasa dan menjelang Lebaran.

Airlangga juga meminta kementerian dan lembaga terkait, termasuk pemerintah daerah, untuk berkoordinasi secara intensif guna memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.

Baca juga:

Jelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H, Menag Imbau Masjid Layani Pemudik Tanpa Diskriminasi

Dukungan terhadap sistem logistik dan pengawasan di lapangan dinilai krusial agar bantuan tidak mengalami hambatan.

“Pemerintah mau pun kementerian lembaga yang terkait diharapkan juga bisa mendukung kelancaran logistik untuk penyaluran bantuan pangan,” tutup Airlangga yang juga mantan Ketum Golkar ini. (knu)

#Ramadan 2026 #Iqra #Komoditas Pangan #Airlangga Hartarto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Siapkan Bermacam Bantuan, Genjot Ekonomi Kuartal IV-2026
Kebijakan itu di antaranya pembukaan rekening untuk warga negara dengan usia 17 tahun ke atas, bantuan pangan, hingga Bantuan Subsidi Upah (BSU).
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Bermacam Bantuan, Genjot Ekonomi Kuartal IV-2026
Indonesia
PPh 21 Ditanggung Pemerintah Bakal Diperluas, Pekerja Gaji di Bawah Rp 10 Juta Dapat Keringanan
Pemerintah berencana memperluas PPh 21 Ditanggung Pemerintah untuk pekerja bergaji di bawah Rp 10 juta. Kebijakan ditargetkan mencakup 7,5 juta pekerja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
PPh 21 Ditanggung Pemerintah Bakal Diperluas, Pekerja Gaji di Bawah Rp 10 Juta Dapat Keringanan
Indonesia
Simpanan Warga di Koperasi Diusulkan Dijamin LPS
Persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan melibatkan Komisi XI DPR RI, termasuk untuk mengamandemen undang-undang yang diperlukan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Simpanan Warga di Koperasi Diusulkan Dijamin LPS
Indonesia
Antisipasi Risiko Inflasi, Pemerintah Mitigasi El Nino dan Cuaca Ekstrem
Mitigasi dilakukan melalui optimalisasi pengelolaan air irigasi, percepatan dan pengaturan pola tanam, pemetaan wilayah rawan, penguatan early warning system, serta koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID).
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Antisipasi Risiko Inflasi, Pemerintah Mitigasi El Nino dan Cuaca Ekstrem
Indonesia
Hingga Akhir 2026, Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Bakal Naik
Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak naik hingga akhir 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 23 September 2026
Hingga Akhir 2026, Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Bakal Naik
Indonesia
Menko Airlangga: Industri Tekstil Bukan Sunset Industry, Masih Terbuka Ruang Ekspansi
Airlangga Hartarto menyebut industri tekstil bukan sunset industry. Sektor TPT menyumbang 0,97% PDB, menyerap 4 juta tenaga kerja dan ekspor US$12 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Menko Airlangga: Industri Tekstil Bukan Sunset Industry, Masih Terbuka Ruang Ekspansi
Indonesia
Ratusan Jamaah Terlantar, Kemenhaj Blokir Travel Umrah PT JGroup dan Annisa Ahmada Travelindo
Kementerian Haji dan Umrah resmi memblokir akses SISKOPATUH PT JGroup dan Annisa Ahmada Travelindo akibat penelantaran ratusan jamaah umrah di Indonesia dan Arab Saudi.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Ratusan Jamaah Terlantar, Kemenhaj Blokir Travel Umrah PT JGroup dan Annisa Ahmada Travelindo
Indonesia
Saldo Awal Gratis 200 Juta Rekening WNI Butuh Rp 11 Triliun, Uangnya dari Mana?
Rencana pemerintah untuk membagikan saldo awal gratis dalam program pembukaan rekening bank massal bagi masyarakat Indonesia mendadak jadi perbincangan hangat.
Wisnu Cipto - Kamis, 10 September 2026
Saldo Awal Gratis 200 Juta Rekening WNI Butuh Rp 11 Triliun, Uangnya dari Mana?
Indonesia
200 Juta Warga Bakal Dikasih Rekening Dengan Saldo Awal Rp 50 Ribu
Rencana pembukaan rekening, akan dilakukan secara bertahap. Diharapkan kebijakan ini dapat dimulai sebelum akhir 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
200 Juta Warga Bakal Dikasih Rekening Dengan Saldo Awal Rp 50 Ribu
Indonesia
Pemerintah Mulai Garap Kapasitas SDM Buat Proyek Ekosistem Semikonduktor Indonesia
Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha menjadi penting agar peningkatan kapasitas SDM berjalan seiring dengan transformasi industri.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Pemerintah Mulai Garap Kapasitas SDM Buat Proyek Ekosistem Semikonduktor Indonesia
Bagikan