Pemerintah Kirimkan 40 Ton Bantuan Dari Donatur ke Daerah Bencana Sumatra

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Desember 2025
 Pemerintah Kirimkan 40 Ton Bantuan Dari Donatur ke Daerah Bencana Sumatra

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melepas bantuan kurang lebih 40 ton yang terdiri dari makanan, minuman, dan alat kesehatan (alkes) untuk korban bencana banjir dan longsor di Sumatra di Landasan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta Timur, Selasa (2/12). (foto: dok tim Menko Bidang Perekonomian).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah terus mengirimkan pasokan ke daerah bencana, kali ini bantuan kurang lebih 40 ton yang terdiri dari makanan, minuman, dan alat kesehatan (alkes) untuk korban bencana banjir dan longsor di Sumatra.

Bantuan itu dilepas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Landasan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta Timur, Selasa (2/12).

Bantuan tersebut berasal dari kolaborasi antara Kemenko Perekonomian bersama berbagai mitra dan donatur, antara lain GAPMMI, API, APRINDO, Astra, dan Yayasan Matauli, serta sejumlah perusahaan yang telah menunjukkan solidaritas luar biasa.

Airlangga menuturkan, penyaluran tersebut diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan mendesak, memperlancar proses penanganan bencana, serta memberikan kekuatan bagi seluruh pihak yang tengah berupaya memulihkan kondisi usai kejadian bencana.

Baca juga:

Data dan Fakta Banjir Bandang Landa Sumut, 290 Meninggal Dunia Per Selasa 1 Desember 2025

"Atas nama Pemerintah dan Kemenko Perekonomian, saya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa, semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa, memberikan ketabahan dan kesabaran atas ujian ini," ujar Airlangga.

Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menggerakkan seluruh kekuatan nasional dalam penanganan bencana di tiga provinsi di Sumatera, Pemerintah memprioritaskan langkah tanggap darurat yang mencakup evakuasi, penyediaan logistik, dukungan tenaga kesehatan, serta percepatan pemulihan infrastruktur, transportasi, dan komunikasi.

"Upaya ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan mendesak di wilayah terdampak dapat terpenuhi secara cepat dan terkoordinasi," ucapnya.

"Pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus bekerja keras, tidak hanya pada tahap tanggap darurat, tetapi juga pada fase pemulihan dan rehabilitasi selanjutnya. Semoga langkah yang diambil bisa memberikan harapan bagi mereka yang terdampak," jelas Menko Airlangga.

Airlangga juga menyampaikan terima kasih kepada para relawan, aparat TNI dan Polri, Pemerintah Daerah, dan masyarakat luas yang telah menunjukkan semangat gotong royong dalam penanganan bencana di Sumatera. Seluruh pihak diharapkan terus menjaga koordinasi agar proses evakuasi, layanan kesehatan, dan pemulihan dapat berjalan optimal.

Ia juga menekankan bahwa pendistribusian bantuan harus dilakukan secara cepat, tepat sasaran, dan transparan, sehingga bantuan darurat dapat segera diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat yang terdampak bencana.

Sebelumnya, Pemerintah berkolaborasi dengan pihak swasta juga telah mengirimkan sebanyak 160 ton bantuan kebutuhan pokok, termasuk 50 unit Starlink hingga 22 ribu paket makanan TNI. Pengiriman bantuan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah untuk hadir dalam situasi sulit dan memberikan dukungan yang dibutuhkan bagi masyarakat di Sumatera. (Asp)

#Bencana Alam #Banjir Bandang #Banjir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Kementerian PU merampungkan tanggul darurat 200 meter di Padang setelah banjir bandang merendam 120 rumah. Simak rencana normalisasi sungai dan pembangunan check dam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Dunia
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Air bah yang dahsyat menerjang lembah dan menyapu seluruh kompleks bangunan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Penyediaan hunian menjadi salah satu prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan setelah bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Indonesia
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Rumah sakit hingga sekolah terdampak bencana Sumatra kini sudah kembali beroperasi. Hal itu diungkapkan Ketua PRR Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Dunia
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Sejauh ini, tim penyelamat telah menemukan setidaknya 1.455 jenazah, tetapi 5.285 orang lainnya masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan warga negara asing.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Indonesia
2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Tim petugas gabungan termasuk dari BPBD Pekalongan saat ini sedang melakukan kaji cepat terhadap dampak dari longsor ini.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Dunia
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Ratusan pendaki di Jalur Annapurna, yang sangat krusial bagi perekonomian Nepal, harus menghentikan pendakian lebih awal untuk menyelamatkan diri.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Dunia
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Bencana banjir parah terjang 23 provinsi di Thailand, tewaskan 19 orang dan berdampak pada 700 ribu warga Bangkok. Pemerintah tetapkan libur khusus!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Bagikan