Pemenuhan Hak dan Kesehatan Anak Harus Jadi Fokus Utama Penanganan Korban Banjir

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 03 Januari 2020
Pemenuhan Hak dan Kesehatan Anak Harus Jadi Fokus Utama Penanganan Korban Banjir

Para pengungsi di Rusunawa Jatinegara Barat. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susianah Affandy memberikan rekomendasi dalam pengawasan pemenuhan hak anak korban banjir dan tanah longsor.

KPAI merekomendasikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengkoordinasikan kepada pemerintah daerah agar menyediakan sarana dan prasarana untuk ibu dan anak.

Baca Juga:

Rumah Warga di Cipinang Melayu 'Dibanjiri' Sampah

Sarana prasarana antara lain Pojok ASI, fasilitas toilet dan air bersih yang dipisahkan antara laki-laki dan perempuan, ruangan privasi bagi anak perempuan di tempat pengungsian selama tahap darurat.

"Agar Kementerian Sosial dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta elemen masyarakat lainnya segera menyelenggarakan kegiatan psikososial dan kegiatan yang mendukung kembalinya fungsi sosial bagi anak-anak korban bencana banjir dan tanah longsor," kata dia dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Jumat (3/1).

Selain itu, pemerintah direkomendasikan memastikan akses listrik bagi warga terdampak banjir untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan serta tidak menganggu tumbuh kembang anak di saat terjadinya bencana. Dalam kondisi gelap gulita, anak kerap mengalami ketakutan dan khawatir serta tidak bisa belajar.

Anak-anak bermain di halaman Sekolah Dasar Negeri 07 Rawajati, Jakarta, Jumat (3/1/2020). SDN 07 Rawajati menjadi salah satu posko pengungsi sejak banjir merendam sebagian wilayah ibu kota pada Rabu (1/1/2020). (ANTARA/Genta Tenri Mawangi)
Anak-anak bermain di halaman Sekolah Dasar Negeri 07 Rawajati, Jakarta, Jumat (3/1/2020). SDN 07 Rawajati menjadi salah satu posko pengungsi sejak banjir merendam sebagian wilayah ibu kota pada Rabu (1/1/2020). (ANTARA/Genta Tenri Mawangi)

Kementerian Kesehatan juga diharap memberikan edukasi kesehatan keluarga tentang self care, yakni bagaimana melindungi diri di musim hujan, memberikan pemahaman tentang banjir dan bencana lainnya.

"Keluarga harus mendapatkan edukasi tentang hipotermia dan adaptasi diri dalam perubahan cuaca. Edukasi kesehatan keluarga diharapkan dapat melindungi anak-anak di bidang kesehatan," jelas dia.

Baca Juga:

Program Normalisasi Anies Diragukan, Pengamat: Mengapa Banjir Tak Berkurang?

KPAI juga meminta agar Kemenkes memberikan edukasi kesehatan keluarga tentang perawatan dan perlindungan diri di musim hujan, termasuk soal banjir dan bencana lainnya.

"Edukasi kesehatan keluarga diharapkan dapat melindungi anak-anak di bidang kesehatan," tambah dia.

Selain itu, untuk Kemendagri dan kementerian terkait lainnya, KPAI meminta agar masyarakat diminta kemudahan dalam mengurus dokumen penting anak yang rusak dalam bencana banjir dan tanah longsor. (Knu)

Baca Juga:

Praktisi Hukum: Gegara Banjir, Anies Bisa Dimakzulkan

#Banjir Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Banjir yang melanda Jakarta sejak Senin (4/5) malam belum sepenuhnya surut hingga Selasa (5/5) malam.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Indonesia
Ratusan RT Jakarta Dikepung Banjir, Gubernur Pramono Tunjuk Biang Keroknya Ada 2
Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Senin (4/5) malam menyebabkan ratusan Rukun Tetangga (RT) dan sejumlah ruas jalan tergenang banjir pada Selasa (5/5) pagi.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Ratusan RT Jakarta Dikepung Banjir, Gubernur Pramono Tunjuk Biang Keroknya Ada 2
Indonesia
Banjir di Puri Kembangan Bikin Emosi, Pengendara Adu Mulut Hingga Cekcok Akibat Macet Parah dan Jalan Tol Ditutup
Ketinggian air yang mencapai pinggang orang dewasa membuat banyak pengendara motor nekat berakhir dengan mesin mati
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Banjir di Puri Kembangan Bikin Emosi, Pengendara Adu Mulut Hingga Cekcok Akibat Macet Parah dan Jalan Tol Ditutup
Indonesia
Banjir di Jakarta Mulai Surut, Tersisa 80 RT dan 3 Ruas Jalan Tergenang Air
Banjir di Jakarta mulai surut pada Selasa (5/5) siang. Kini, hanya 80 RT yang masih terendam dan tiga ruas jalan tergenang.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Banjir di Jakarta Mulai Surut, Tersisa 80 RT dan 3 Ruas Jalan Tergenang Air
Indonesia
Update Banjir Jakarta 5 Mei 2026: 115 RT Masih Terendam, Ketinggian Air Capai 240 Cm
Sebanyak 115 RT di Jakarta masih terendam banjir hingga Selass (5/5) pagi. Hal itu diakibatkan hujan deras pada Senin (4/5).
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Update Banjir Jakarta 5 Mei 2026: 115 RT Masih Terendam, Ketinggian Air Capai 240 Cm
Indonesia
Malam Ini 55 Rukun Tetangga dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir
Banjir tersebut berada di Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 04 Mei 2026
Malam Ini  55 Rukun Tetangga  dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir
Indonesia
Banjir Jakarta Meluas: 31 RT Terendam, Pondok Aren Tangsel Ikut Tergenang
Hujan deras picu banjir di Jabodetabek. Sebanyak 31 RT di Jakarta terendam dengan ketinggian air hingga 130 cm, Tangsel juga terdampak.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
Banjir Jakarta Meluas: 31 RT Terendam, Pondok Aren Tangsel Ikut Tergenang
Indonesia
Update Banjir Jakarta 17 April 2026 Pagi: 21 RT Terendam Luapan Katulampa Siaga 3
Sementara itu, di Jakarta Selatan, genangan air merendam 6 RT yang tersebar di Pejaten Timur, Rawajati, dan Tanjung Barat
Angga Yudha Pratama - Jumat, 17 April 2026
Update Banjir Jakarta 17 April 2026 Pagi: 21 RT Terendam Luapan Katulampa Siaga 3
Indonesia
Pramono Anung Targetkan Pengerukan Kanal Banjir Barat Rampung Setahun, Tidak Boleh Gagal dan Mundur
Proyek ini tidak boleh gagal dan tidak boleh mundur
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 April 2026
Pramono Anung Targetkan Pengerukan Kanal Banjir Barat Rampung Setahun, Tidak Boleh Gagal dan Mundur
Indonesia
Sampai 9 April 2026 Jakarta Utara Bakal Dilanda Banjir Rob
BPBD meminta warga jika menghadapi kondisi darurat dan membutuhkan pertolongan, warga bisa menghubungi Call Center Jakarta Siaga 112.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 April 2026
Sampai 9 April 2026 Jakarta Utara Bakal Dilanda Banjir Rob
Bagikan