Pemegang KJP Gratis Masuk Ancol Mulai April 2025, Cuma Berlaku saat Hari Libur

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 17 April 2025
Pemegang KJP Gratis Masuk Ancol Mulai April 2025, Cuma Berlaku saat Hari Libur

Ilustrasi KJP Plus Jakarta. Foto: Pemprov DKI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT Pembangunan Jaya Ancol kembali meluncurkan program rekreasi gratis masuk Ancol bagi pelajar penerima fasilitas Kartu Jakarta Pintar (KJP). Program tersebut mulai berlaku pada April 2025.

Program ini diresmikan setelah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Pembangunan Jaya Ancol dan Pemprov DKI Jakarta.

"Perlu diketahui, fasilitas rekreasi gratis ini hanya berlaku pada hari Sabtu, Minggu, hari libur nasional, serta selama masa liburan sekolah," kata Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Winarto, Kamis (17/4).

Cara menggunakan KJP untuk masuk Ancol sangat mudah. Pertama, pastikan pelajar membawa KJP dan kartu pelajar yang sesuai dengan nama di KJP serta masih berlaku. Kedua, KJP akan diverifikasi oleh petugas di loket Pintu Gerbang Utama Ancol.

Baca juga:

Setengah Juta Lebih Siswa di Jakarta Segera Nikmatin KJP Plus Tahap II 2024

Setelah proses verifikasi, pelajar dapat langsung masuk secara gratis ke kawasan Ancol. Setibanya di Ancol, pemegang KJP tidak perlu khawatir soal transportasi di dalam kawasan. Sebab, ada bus yang siap mengantar menuju berbagai destinasi favorit, termasuk pantai.

Pelajar bisa menikmati hamparan pasir putih di sepanjang Symphony of The Sea. Selain itu, mereka juga dapat beraktivitas seperti jogging, jalan santai, atau sekadar menikmati udara segar di jalur pedestrian yang luas dan nyaman, sambil menanti momen matahari terbit atau terbenam.

Selain itu, pemegang KJP juga bisa beraktivitas di ruang terbuka hijau Ecopark. Di sini, pelajar dapat belajar berkebun, mengenal dan memberi makan satwa, hingga menikmati fasilitas seperti taman fitness, bersepeda, atau bersantai di area yang teduh.

Sedangkan dari Ecopark, mereka juga bisa mengunjungi Pasar Seni Ancol untuk melihat berbagai karya seni dan belajar melukis bersama para seniman.

Baca juga:

Pramono Tegaskan Penerima KJP Plus Gratis Masuk Wisata dan Museum di Jakarta

"Program KJP Gratis Masuk Ancol diharapkan dapat menambah keceriaan dan kegembiraan warga Jakarta dalam berwisata di Ancol Taman Impian," ujarnya.

KJP merupakan program strategis yang bertujuan memberikan akses pendidikan bagi warga DKI Jakarta dari kalangan kurang mampu, agar dapat menempuh pendidikan minimal hingga lulus SMA/SMK sederajat, dengan pembiayaan penuh dari Pemprov DKI Jakarta.

Selain mendapatkan fasilitas pendidikan secara cuma-cuma, penerima KJP juga berkesempatan menikmati fasilitas rekreasi gratis ke Taman Impian Jaya Ancol. (Asp)

#KJP #Taman Impian Jaya Ancol #Wisata #Pemprov DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Tak Hanya Blok M, Pramono Ingin Kembangkan Pasar Baru Jadi ‘Myeongdong-nya Jakarta'
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana mengembangkan Pasar Baru sebagai kawasan TOD 24 jam dan membayangkannya menjadi ‘Myeongdong-nya Jakarta’.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Tak Hanya Blok M, Pramono Ingin Kembangkan Pasar Baru Jadi ‘Myeongdong-nya Jakarta'
Indonesia
Blok M Bakal Direvitalisasi, Ruang Publik Ditargetkan Bertambah 5 Kali Lipat
Blok M akan segera direvitalisasi. Hal itu diungkapkan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Soffi Amira - Rabu, 07 Oktober 2026
Blok M Bakal Direvitalisasi, Ruang Publik Ditargetkan Bertambah 5 Kali Lipat
Indonesia
Pramono Anung Putuskan Tata Kawasan Kumuh Tanah Abang, 3 Wilayah Jadi Sasaran
Pemprov DKI akan menata kawasan kumuh di Kampung Bali, Kebon Melati, dan Kebon Kacang, Tanah Abang. Pramono memastikan warga tidak digusur.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Pramono Anung Putuskan Tata Kawasan Kumuh Tanah Abang, 3 Wilayah Jadi Sasaran
Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Indonesia
Investasi Jakarta Capai Rp173,6 Triliun hingga Semester I 2026, Tertinggi di Indonesia
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan investasi Jakarta mencapai Rp173,6 triliun hingga semester I 2026 dan menjadi yang tertinggi di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Investasi Jakarta Capai Rp173,6 Triliun hingga Semester I 2026, Tertinggi di Indonesia
Indonesia
Terinspirasi Kota Besar Dunia, Pramono Ungkap Rencana Transportasi Udara Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan rencana transportasi jalur udara. Helikopter disebut sebagai salah satu kemungkinan moda.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Terinspirasi Kota Besar Dunia, Pramono Ungkap Rencana Transportasi Udara Jakarta
Indonesia
JRF 2026 Digelar 24-25 Oktober, Peserta dengan Bib Resmi Bisa Naik Transportasi Publik Rp 0
Jakarta Running Festival 2026 digelar 24-25 Oktober. Peserta dengan bib resmi bisa menggunakan MRT, LRT, Transjakarta, dan Transjabodetabek dengan tarif Rp 0.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
JRF 2026 Digelar 24-25 Oktober, Peserta dengan Bib Resmi Bisa Naik Transportasi Publik Rp 0
Indonesia
DKI Rencanakan Obligasi Rp 5,6 Triliun, Pramono: Tunggu Izin Pemerintah Pusat
Pemprov DKI Jakarta berencana menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027-2028. Pramono menyebut penerbitan masih menunggu persetujuan pusat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
DKI Rencanakan Obligasi Rp 5,6 Triliun, Pramono: Tunggu Izin Pemerintah Pusat
Indonesia
Penataan Lapangan Banteng Capai 63 Persen, Ditargetkan Selesai November 2026
Lapangan Banteng akan semakin nyaman dikunjungi. Proses penataan kini sudah mencapai 63 persen, kemudian rampung November 2026.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Penataan Lapangan Banteng Capai 63 Persen, Ditargetkan Selesai November 2026
Bagikan