Pemda Diminta Lakukan Penataan Geospasial Pasca Banjir Bandang di Sukabumi
Sejumlah warga saat menyaksikan dampak banjir bandang di Kampung Cieurih Desa Datarnangka Sagaranten Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (5/12/2024). (ANTARA FOTO/Iman/Arf/YU)
Merahputih.com - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meminta Pemerintah Daerah Sukabumi segera berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk melakukan penataan geospasial guna meminimalkan risiko bencana di masa depan. Hal ini diungkapkan Cucun usai kejadian bencana tanah bergerak di Desa Mekarsari, Sukabumi, Jawa Barat.
"Relokasi (warga) juga menjadi opsi, tentunya disesuaikan dengan anggaran pemerintah daerah dan dukungan pusat,” kata Cucun, Jumat (6/12).
Baca juga:
Perlancar Distribusi Bantuan di Sukabumi, BNPB bersama TNI dan PUPR Bangun Jembatan Darurat
Bencana ini memaksa 260 jiwa dari 72 KK mengungsi. Hingga kini, warga masih diliputi trauma, namun bantuan darurat dari BNPB, Kemensos, TNI, dan Polri sudah berjalan.
Ia juga menegaskan, trauma healing akan dilakukan, terutama untuk anak-anak.
"Saat ini kebutuhan utama adalah makanan, pakaian, tenda, dan selimut,” ujar Politisi Fraksi PKB ini.
Baca juga:
BNPB Beberkan Titik Banjir dan Tanah Longsor di Kabupaten Sukabumi
Ia juga menegaskan pentingnya kehadiran pemerintah untuk memberikan dukungan moral kepada warga terdampak. “Kami ingin memastikan pengawasan terhadap penanganan bencana berjalan optimal dan sesuai dengan tugas masing-masing,” pungkasnya.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Gunung Semeru Erupsi Sore Ini, Awan Panas Meluncur 5 Kilometer ke Arah Besuk Kobokan
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
3 Kecamatan di Dompu NTB Dilanda Banjir, Tanggap Darurat Diberlakukan
5 Kecamatan di Aceh Timur Dilanda Banjir, Ketinggian Sampai Dada Orang Dewasa
1.178 Orang Tewas dan Ratusan Lainnya masih Hilang, Operasi Pencarian Korban Bencana Alam di Sumatra Diperpanjang
Prabowo Bentuk Satgas Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian Jadi Ketua
Pemerintah Anggarkan Rp 60 T untuk Darurat Bencana di 2026
Rehabilitasi Bencana di Aceh, Polri Baru Selesaikan Sumur Bor Air Bersih Setengah dari Target
147 Orang Masih Hilang, Kelanjutan Operasi SAR Korban Bencana Sumatera Dievaluasi Lusa
Masih Pemulihan Bencana, UMP 2026 Aceh Pakai Skema Kenaikan Terendah Jadi Rp 3,9 Juta