Pembongkaran Tiang Mangkrak Rasuna Said, Pramono Anung Pastikan Pembongkaran Berjalan Humanis
Pemprov DKI Jakarta akan bongkar tiang monorel mangkrak di Rasuna Said. Foto: MerahPutih/Didik
Merahputih.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat menuntaskan masalah tiang monorel yang mangkrak selama bertahun-tahun di kawasan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menegaskan bahwa pihaknya terus menjalin komunikasi intensif dengan PT Adhi Karya guna memastikan proses pembersihan tiang-tiang tersebut berjalan kondusif.
Pramono menjelaskan bahwa koordinasi ini bertujuan agar solusi yang diambil memberikan kenyamanan bagi semua pihak.
Baca juga:
Pemprov DKI Mulai Bongkar 109 Tiang Monorel Terbengkalai di Rasuna Said
Terkait aspek legalitas, ia memastikan urusan hukum proyek mangkrak tersebut telah rampung dengan pendampingan dari Kejaksaan Tinggi Jakarta dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Kami tentunya berkomunikasi terus dengan Adhi Karya karena bagi saya pribadi, penyelesaian ini juga harus membuat semua orang merasa nyaman lah. Apa yang kami lakukan, nanti kami sampaikan," ujar Pramono saat ditemui di Jakarta Selatan, Rabu (14/01).
Sebelumnya, Pemprov DKI telah melayangkan surat resmi kepada Adhi Karya untuk segera melakukan pembongkaran mandiri. Namun, karena tenggat waktu yang diberikan tidak kunjung direalisasikan, Dinas Bina Marga DKI Jakarta akhirnya mengambil alih proses pembongkaran di lapangan.
Meski demikian, Pramono menjamin seluruh material besi hasil bongkaran akan dikembalikan kepada pihak Adhi Karya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan bahwa teknis pengerjaan dilakukan pada malam hari, tepatnya pukul 23.00 hingga 05.00 WIB.
Baca juga:
Strategi ini diambil untuk meminimalkan gangguan terhadap mobilitas warga. Syafrin menargetkan pengerjaan satu tiang selesai dalam satu malam.
"Rencana pembongkarannya itu, tadi saya sudah koordinasi dengan Kadis Bina Marga, bahwa pembongkarannya itu adalah satu tiang, satu malam. Jadi, otomatis yang kita lakukan penutupan itu tidak seluruh jalur lambat, tetapi secara bertahap," jelas Syafrin.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Pembongkaran Tiang Mangkrak Rasuna Said, Pramono Anung Pastikan Pembongkaran Berjalan Humanis
Soal Monorel Rasuna Said, Pramono: Ada Surat Kajati, Aman Secara Hukum
Sutiyoso Buka Alasan Bangun Monorel Jakarta, Kini Lega Proyek Mangkrak Dibongkar
Penataan Rasuna Said Rp 102 Miliar, Pramono: Bongkar Monorel Tak Sampai Rp 1 M
Pemprov DKI Mulai Bongkar 109 Tiang Monorel Terbengkalai di Rasuna Said
Pramono Anung Minta Maaf Usai Penyandang Disabilitas Terperosok Got di Halte CSW, Manajemen Transjakarta Kena Semprot
Prakiraan Cuaca Jakarta 14 Januari: Waspada Hujan Ringan dari Pagi Hingga Siang Hari
Bukan Rp 100 Miliar, Gubernur Pramono Tegaskan Pembongkaran Tiang Monorel Rasuna Said hanya Rp 254 Juta
Banjir Jakarta Utara, BPBD Salurkan Makanan hingga Matras ke Pengungsi
Tanpa Tutup Tol, Jalur Layang LRT Jakarta Fase 1B Kini Tersambung 100 Persen