MerahPutih.com - Pemerintah mengumumkan Transformasi Budaya Kerja dan Gerakan Hemat Energi sebagai langkah mitigasi dan antisipasi dinamika global.
Momentum ini dimanfaatkan untuk melakukan perubahan perilaku yang lebih efisien, salah satunya dalam mengonsumsi bahan bakar minyak (BBM).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menjelaskan, stok BBM nasional saat ini dalam kondisi aman. Meski demikian, perubahan perilaku diperlukan agar masyarakat tetap tenang dan produktif.
Masyarakat diimbau bijak dalam konsumsi BBM, dengan penggunaan wajar setiap hari supaya distribusi tetap adil dan stabil.
Baca juga:
Daftar Harga BBM Pertamina 1 April 2026, Pertalite hingga Pertamax Tetap Stabil
Demi memastikan penggunaan BBM secara bijak dan wajar, pemerintah melakukan pengaturan pembelian dengan barcode MyPertamina.
Pengisian per hari dapat dilakukan setiap kendaraan secara wajar hingga 50 liter alias sampai tangki penuh. Pengaturan ini tidak berlaku bagi truk dan angkutan umum.
Selain itu, pemerintah juga mengajak seluruh masyarakat dan dunia usaha untuk tetap produktif, berpartisipasi aktif, dan mendukung efisiensi dan transformasi budaya kerja ini.
"Untuk memastikan distribusi BBM, pemerintah akan melakukan pengaturan pembelian dengan penggunaan barcode MyPertamina dengan batas wajar 50 liter per kendaraaan. Tetapi ini tidak berlaku bagi kendaraan umum," kata Airlangga dalam konferensi pers secara daring, Selasa (31/3).
Baca juga:
Kelas Menengah Bawah Paling Renta Kena Dampak Kenaikan BBM Nonsubsidi
Pada kesempatan yang sama, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengajak masyarakat untuk tetap tenang karena pemerintah menjamin tercukupinya kebutuhan energi.
"Kita harus melakukan pembelian BBM dengan wajar dan bijak," ujarnya.
Pemerintah pun telah memutuskan belum ada penyesuaian harga BBM, baik subsidi maupun non subsidi.
"Kami menyampaikan bahwa pemerintah, atas arahan Bapak Presiden dan hasil rapat, tidak ada penyesuaian harga naik atau pun turun," ucapnya.
Baca juga:
Stok BBM Disebut Aman, Dasco Pastikan Harga Belum Berubah per April 2026
Pemerintahan yang dipimpin Presiden RI, Prabowo Subianto, sambungnya, senantiasa memperhatikan kepentingan rakyat dalam memutuskan kebijakan.
"Presiden selalu memperhatikan kepentingan rakyat di bawah, terutama kepada saudara-saudara kita yang kurang mampu agar semuanya bisa berjalan dengan baik," kata Bahlil. (Asp)