Pembajakan Pesawat Meksiko di Udara Bisa Digagalkan
Ilustrasi pesawat. (Foto: Unsplash/Ross Parmly)
MerahPutih.com - Pembajakan maskapai penerbangan Meksiko Volaris oleh seseorang berhasil digagalkan. Pesawat kemudian melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Guadalajara, sekitar 2.220 kilometer dari tujuan akhir.
Volaris pada Minggu (8/12) pagi melaporkan bahwa dalam penerbangan 3401 dari El Bajio, Meksiko tengah menuju kota perbatasan Tijuana di Baja California, seorang pria berusia 31 tahun mencoba mengalihkan pesawat ke Amerika Serikatdengan menggunakan kekerasan.
Ia menyerang seorang pramugari dan berusaha masuk ke kokpit untuk mengambil alih kendali pesawat sebelum akhirnya berhasil dilumpuhkan.
Setelah mendarat darurat, anggota Garda Nasional telah siap menangkapnya pelaku.
Setelah ditangkap, pria tersebut mengaku bahwa upayanya yang gagal itu dipicu oleh penculikan salah satu kerabat dekatnya dan ancaman terhadap nyawanya oleh kelompok kriminal.
Pria tersebut bepergian bersama istri dan dua anaknya. Ia kini terancam hukuman penjara tiga hingga 20 tahun setelah Volaris memutuskan untuk mengajukan tuntutan terhadapnya, demikian seperti dikutip dari Antara.
Bagikan
Frengky Aruan
Berita Terkait
2 Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi
Keluarga Korban Pesawat Jatuh ATR 42-500 Serahkan Sampel DNA
Tim SAR Temukan Serpihan Badan dan Ekor Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Puncak Gunung Bulusaraung, Maros, Pencarian Korban Difokuskan Menemukan Penyintas
Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Puncak Bukit Bulusaraung
Polda Sulsel Siapkan Tim Identifikasi Jenazah Penumpang Pesawat ATR 42-500 yang Diduga Jatuh di Maros, Kapolda Jamin Hasil Keluar secara Cepat dan Akurat
Relawan Medis ke Aceh Transit Malaysia, DPR Soroti Mahalnya Harga Tiket Pesawat Domestik
Bajak Laut Serbu Kapal IB FISH 7 di Perairan Gabon, 4 Pelaut Indonesia Jadi Sandera Bersenjata
Gempa Bumi Berkekuatan Magnitudo 6,5 Menghantam Meksiko, 2 Tewas
Pesawat ke-2 A400M MRTT Bagi Indonesia Uji Terbang di Spanyol
Seluruh Armada Airbus A320 di Indonesia Rampungkan Pembaruan Software ELAC