Game

Pemain 'Spider-Man' 2 Tak Bisa Lagi Jelajahi Kota sebagai Venom

Andrew FrancoisAndrew Francois - Jumat, 10 November 2023
Pemain 'Spider-Man' 2 Tak Bisa Lagi Jelajahi Kota sebagai Venom

Pemain Spider-Man 2 tak bisa lagi berkeliaran di Kota New York dengan Venom. (Foto: PlayStation)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PATCH terbaru Spider-Man 2 telah memperbaiki masalah batas permainan yang memungkinkan pemain membawa Venom keluar dari misi yang telah ditentukan dan menjelajahi Kota New York.

Sebelumnya, penggemar Spider-Man berharap bahwa Spider-Man 2 akan memungkinkan mereka bermain sebagai Venom dalam serangkaian tindakan brutal menjelang akhir permainan.

Meski pengalaman menghancurkan Oscorp dengan Venom cukup mengesankan, misi ini relatif singkat dan hanya berlangsung sekira 20 menit, membuat banyak penggemar menginginkan lebih.

Namun, seperti yang sering terjadi, ketika ada keinginan, di situ muncul ide untuk 'mencurangi' permainan demi memenuhi keinginan tersebut. Para pemain yang kreatif dalam Spider-Man 2 menemukan Venom bisa saja dibawa keluar dari misi.

Baca juga:

Marvel's Spider-Man 2 Dapat Tanggal Rilis

Banyak yang menyukai Venom karena kebrutalannya. (Foto: PlayStation)

Mereka bisa membawa Venom keluar dari batasan misi Oscorp dengan memanjat gedung-gedung di sekitar Times Square selama bagian misi sebelumnya melawan Kraven, kemudian membawa Venom menjelajahi kota New York.

Meski menyenangkan bagi para pemain yang mengeksplorasi kota sebagai Venom, 'bug' yang dimanfaatkan pemain dalam gim itu sekarang telah diperbaiki oleh patch terbaru, yaitu Patch 1.001.005.

Seorang pengguna Reddit memperlihatkan upaya mereka untuk melarikan diri dari Times Square sebagai Venom setelah penerapan patch. Namun, upaya tersebut tidak berhasil. Venom hanya dikembalikan ke lokasi sebelumnya.

Reaksi pemain terhadap perbaikan bug itu tampaknya tidak terlalu positif. Beberapa pengguna Reddit mengeluhkan bahwa bug tersebut tidak memiliki dampak negatif yang signifikan dan tidak perlu dihapus.

Baca juga:

'Marvel's Spider-Man 2' Perkenalkan Gameplay dan Villain Kraven

Beberapa komentar menunjukkan bahwa batasan lainnya, seperti membawa keluar karakter Peter Muda dan MJ dari lokasi yang seharusnya, masih tetap ada setelah perbaikan bug tersebut.

Menjelajahi kota New York dengan Venom memang mengasyikkan. Pemain bisa melakukan berbagai atraksi brutal khas Venom kepada warga kota. Meski Venom tidak bisa berayun dari gedung ke gedung seperti Spider-Man, Venom tetap satu karakter keren yang lebih destruktif daripada Peter Parker.

Venom bahkan bisa melakukan satu hal yang tidak bisa dilakukan Spider-Man, yakni memberikan salam a la Wakanda. Namun, sepertinya bukan itu yang diinginkan pengembang gim untuk dinikmati pemain. (waf)

Baca juga:

PlayStation 5 Edisi Marvel's Spider-Man 2, Hadir dalam Bundle yang Berbeda

#Spiderman #Spider Man #Game #PlayStation
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Fun
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Panduan TheoTown pemula untuk membangun kota stabil dan cepat berkembang, mulai dari jalan, listrik, pajak, hingga dense zone.
ImanK - Minggu, 11 Januari 2026
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Indonesia
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
BNPT mencatat sepanjang tahun 2025 terdapat sekitar 112 anak di 26 provinsi yang teridentifikasi terpapar paham radikalisme melalui ruang digital, baik melalui media sosial maupun gim daring.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
ShowBiz
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Simu Liu resmi membintangi film adaptasi game 'Sleeping Dogs' yang disutradarai Timo Tjahjanto. Kisah polisi undercover lawan Triad siap ke layar lebar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Indonesia
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Pemilik platform permainan daring dituntut untuk memberikan verifikasi dan keamanan terhadap siapa yang mengakses.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Lifestyle
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Gim ini menarik karena adegan pertarungan tangan kosong dan juga senjata apinya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Fun
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Film Live-Action terbaru “Street Fighter” akan tayang di bioskop pada 16 Oktober 2026
Wisnu Cipto - Minggu, 14 Desember 2025
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
ShowBiz
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Trailer perdana film Street Fighter dirilis di The Game Awards, menampilkan aksi Ryu dan Ken menuju Turnamen World Warrior. Tayang 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Desember 2025
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Lifestyle
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Ajang IESF WEC 2025 ini dinilai sangat strategis untuk mematangkan tim
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Desember 2025
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Lifestyle
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Timnas MLBB putri memulai turnamen IESF WEC 2025 dengan hasil meyakinkan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 07 Desember 2025
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Indonesia
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Proses perekrutan seringkali dimulai dari aktivitas permainan yang terkesan normal
Angga Yudha Pratama - Selasa, 25 November 2025
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Bagikan