Pelatih Timnas Brazil Sebut Timnya Kalah Karena Faktor Mental

Mula AkmalMula Akmal - Minggu, 12 November 2023
Pelatih Timnas Brazil Sebut Timnya Kalah Karena Faktor Mental

Timnas Brazil U-17. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pelatih tim nasional sepak bola Brazil U-17 Phelipe Leal menilai timnya kalah dari timnas Iran U-17 kalah karena faktor mental yang turun selama babak kedua.

Iran menumbangkan Brazil 3-2 dalam pertandingan lanjutan Grup C Piala Dunia U-17 yang berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Sabtu.

Baca Juga:

Jadwal Piala Dunia U-17 Hari Ini: Inggris, Brasil dan Argentina Main

"Di babak pertama kami unggul dua gol tapi kembali di babak kedua Iran mencetak satu gol, itu yang bikin tim mentalnya goyang. Iran bisa manfaatkan semangat, dukungan suporter. Di Piala Dunia tidak boleh ada celah untuk lakukan kesalahan, kami akan bangkit di pertandingan kedua," kata Phelipe Leal.

Brazil yang berstatus juara bertahan sempat unggul dua gol di babak pertama melalui aksi penyerang sayap Rayan dan gol bunuh diri bek Iran Zamani. Iran mampu membalikkan kedudukan di babak kedua melalui tiga gol yang masing-masing dicetak oleh Yaghoob Barajeh, Kasra Taheri, dan Gholizadeh.

"Harusnya tim tetap jaga keseimbangan selama pertandingan. Tidak bisa ditoleransi, babak pertama bermain bagus, babak kedua Iran bisa membalasnya. Kami harus jaga keseimbangan tim supaya 90 menit tim bisa tampil lebih baik," ungkap pelatih berusia 36 tahun tersebut.

Baca Juga:

Pastikan Lalin Lancar saat Piala Dunia U-17, Polda Jateng Pantau 232 Titik Jalan Lewat CCTV

Phelipe Leal optimistis tim Samba akan bangkit di dua pertandingan selanjutnya di Grup C untuk mengamankan satu tiket ke babak 16 besar.

"Kami tidak perlu salahkan lapangan. Kami ucapkan selamat ke Iran yang tampil semangat dan bisa ubah permainan di babak kedua. Kompetisi masih panjang dan kami yakin bisa lolos ke babak berikutnya," ungkap Phelipe Leal.

Selanjutnya Brazil akan bertemu dengan Kaledonia Baru pada Selasa mendatang pukul 16.00 WIB. Sementara Iran akan menantang Inggris pada Selasa pukul 19.00 WIB. (*)

Baca Juga:

Jadwal Piala Dunia U-17 Hari Ini: Inggris, Brasil dan Argentina Main

#Piala Dunia #Brazil #Iran
Bagikan
Ditulis Oleh

Mula Akmal

Jurnalis dan profesional komunikasi dengan pengalaman memimpin redaksi, menggarap strategi konten, dan menjembatani informasi publik lintas sektor. Saat ini menjabat sebagai Managing Editor di Merah Putih Media, dengan rekam jejak kontribusi di The Straits Times, Indozone, dan Koran Sindo, serta pengalaman strategis di Yayasan Konservasi Alam Nusantara dan DPRD DKI Jakarta. Bagi saya, setiap berita adalah peluang untuk menghadirkan akurasi, relevansi, dan dampak nyata bagi pembaca.

Berita Terkait

Dunia
Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menyatakan keprihatinan mendalam mengenai potensi dampak terhadap stabilitas regional.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran
Dunia
Negara-Negara Eropa Perintahkan Warganya Secepatnya Tinggalkan Iran
Human Rights Activists News Agency yang berbasis di Amerika Serikat melaporkan jumlah korban tewas akibat aksi protes nasional di Iran telah melampaui 2.500 orang
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Negara-Negara Eropa Perintahkan Warganya Secepatnya Tinggalkan Iran
Indonesia
Ancaman Invasi AS dan Kerusuhan Iran, DPR Soroti Keselamatan WNI
Situasi Iran kian memanas usai ancaman invasi AS dan kerusuhan meluas. Komisi I DPR RI meminta Kemlu menyiapkan evakuasi demi keselamatan WNI.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Ancaman Invasi AS dan Kerusuhan Iran, DPR Soroti Keselamatan WNI
Indonesia
Ancaman Invasi AS ke Iran, Pemerintah RI Keluarkan Imbauan untuk WNI
Situasi keamanan Iran memanas usai ancaman invasi Amerika Serikat. Kemlu RI mengimbau WNI menunda perjalanan dan meningkatkan kewaspadaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Ancaman Invasi AS ke Iran, Pemerintah RI Keluarkan Imbauan untuk WNI
Dunia
Korban Tewas di Iran Bertambah Jadi 2.500, Jumlah Terbesar dalam Beberapa Dekade Terakhir
Besarnya jumlah korban mengingatkan pada kekacauan yang menyertai Revolusi Islam 1979.
Dwi Astarini - Rabu, 14 Januari 2026
Korban Tewas di Iran Bertambah Jadi 2.500, Jumlah Terbesar dalam Beberapa Dekade Terakhir
Indonesia
Kemenlu Belum Akan Evakuasi WNI Dari Iran
Berdasarkan penilaian KBRI dan dengan memperhatikan kondisi di lapangan hingga Senin (12/1), evakuasi juga belum diperlukan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Kemenlu Belum Akan Evakuasi WNI Dari Iran
Indonesia
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
Iran menekankan bahwa intervensi Amerika Serikat itu secara khusus melanggar prinsip kedaulatan nasional, nonintervensi dalam urusan internal negara, dan larangan ancaman atau penggunaan kekerasan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
Dunia
Iran Bergolak, Demo Ekonomi Berubah Ricuh hingga 2.000 Orang Tewas
Kedubes Iran di Jakarta mengungkap penyebab kerusuhan massal di Iran yang menewaskan ribuan orang. Demo ekonomi disebut disusupi aksi kekerasan dan intervensi asing.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Januari 2026
Iran Bergolak, Demo Ekonomi Berubah Ricuh hingga 2.000 Orang Tewas
Dunia
Kelompok HAM Sebut Sedikitnya 648 Pengunjuk Rasa Tewas dalam Penindakan di Iran, Khawatirkan Jumlahnya Bisa saja Lebih Banyak
Sayangnya, pemadaman internet selama hampir empat hari yang diberlakukan otoritas Iran membuat sangat sulit untuk memverifikasi laporan secara independen.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Kelompok HAM Sebut Sedikitnya 648 Pengunjuk Rasa Tewas dalam Penindakan di Iran, Khawatirkan Jumlahnya Bisa saja Lebih Banyak
Dunia
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Presiden AS Donald Trump mengumumkan kebijakan baru berupa tarif sebesar 25 persen terhadap semua negara yang masih menjalin perdagangan dengan Iran.
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Bagikan