Pelaku Pembunuhan Tapir di Lampung Harus Dihukum Berat, Beri Efek Jera

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
Pelaku Pembunuhan Tapir di Lampung Harus Dihukum Berat, Beri Efek Jera

Tapir di Mesuji Lampung/ media sosial

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - DPR mendukung langsung polisi memproses hukum pelaku yang membunuh hewan tapir yang muncul di Jalinsum Mesuji, Lampung. Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Daniel Johan mengaku heran dengan perbuatan para pelaku.

"Pelaku harus diproses secara hukum dan didalami apakah perbuatannya dilakukan karena ketidaktahuan atau justru dengan kesadaran penuh bahwa tapir merupakan satwa yang dilindungi," kata Daniel Johan kepada wartawan di Jakarta, dikutip Sabtu (4/7).

Dia menegaskan tapir merupakan satwa yang dilindungi. Segala tindakan memburu hingga membunuh merupakan pelanggaran pidana.

"Karena itu, menjaga kelestarian tapir bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan juga seluruh elemen masyarakat demi menjaga keseimbangan ekosistem dan warisan keanekaragaman hayati bagi generasi mendatang," imbuhnya.

Baca juga:

Red Flag Gajah Sumatra! Sisa 1.200 Ekor di 11 Kantong Habitat dari Aceh-Lampung


Daniel mengatakan, jika mengetahui status tapir merupakan hewan dilindungi, para pelaku harus disanksi tegas. Ia berharap ada efek jera terhadap para pelaku.

"Penegakan hukum yang konsisten penting untuk memberikan efek jera sekaligus melindungi keanekaragaman hayati Indonesia."

Daniel Johan, anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB


Menurutnya, perlu ada upaya pengawasan dan pencegahan. Pemerintah juga harus memperkuat upaya konservasi dengan menjaga habitat alami tapir, mencegah alih fungsi hutan yang tidak terkendali, serta meningkatkan edukasi kepada masyarakat agar konflik antara manusia dan satwa liar dapat diminimalkan.

“Perlindungan satwa harus berjalan seiring dengan perlindungan ekosistemnya," ujarnya.

Polisi menangkap empat dari enam pelaku yang membunuh hewan Tapir yang muncul di Jalinsum Mesuji, Lampung.

Empat pelaku yang ditangkap yakni Ketut Suwarne, 50, Wayan Supatre, 30, Tri Suharyanto, 45, dan Made Putra Yasa, 43.

Sebelum dibunuh, seekor tapir memang sempat menghebohkan warga setelah terekam berjalan di Jalan Lintas Timur Sumatra, kawasan Register 45, Kabupaten Mesuji, Lampung.(knu)




Baca juga:

Dari Hama Jadi Cuan, Di Meksiko Ikan Sapu-Sapu Diolah Jadi Camilan Hewan

#Tapir #Provinsi Lampung #Kabupaten Mesuji
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
PVMBG Perkirakan Suara Dentuman di Jawa Barat Berkaitan dengan Erupsi Anak Krakatau
Energi akustik yang dilepaskan saat erupsi dapat merambat hingga ratusan kilometer.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
PVMBG Perkirakan Suara Dentuman di Jawa Barat Berkaitan dengan Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Tentara AS, Jepang, Korsel, dan TNI Latihan Bertahan Hidup di Hutan Lampung
Latgabma Super Garuda Shield 2026 di Lampung melibatkan TNI, tentara AS, Jepang, dan Korsel. Mereka berlatih Jungle Survival dan sniper bersama 21 negara dengan total 4.743 personel.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
 Tentara AS, Jepang, Korsel, dan TNI Latihan Bertahan Hidup di Hutan Lampung
Indonesia
200 Orang Berjibaku, Kebakaran Taman Nasional Way Kambas Akhirnya Padam
Kebakaran hutan di Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, berhasil dipadamkan Sabtu malam. Sekitar 200 personel gabungan dikerahkan.
Wisnu Cipto - Minggu, 23 Agustus 2026
200 Orang Berjibaku, Kebakaran Taman Nasional Way Kambas Akhirnya Padam
Indonesia
TN Way Kambas Diamuk Api, 673,4 Hektare Lahan Terbakar
Api bahkan merembet ke sejumlah area di dalam kawasan konservasi tersebut.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
TN Way Kambas Diamuk Api, 673,4 Hektare Lahan Terbakar
Indonesia
Pinjak Kepala Kerbau di Lampung Disalahartikan Injak Banteng, Jokowi: jangan Ditarik ke Ranah Politik
Mantan Wali Kota Solo ini meminta agar penghargaan ini tidak ditarik ke ranah politik. Karena jika ditarik ke ranah politik, itu bisa disalahartikan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Pinjak Kepala Kerbau di Lampung Disalahartikan Injak Banteng, Jokowi: jangan Ditarik ke Ranah Politik
Indonesia
Peran dan Motif Pelaku yang Ditangkap karena Bunuh Tapir di Mesuji
Para pelaku memiliki peran mulai dari mengejar hingga menombak hewan tersebut.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
Peran dan Motif Pelaku yang Ditangkap karena Bunuh Tapir di Mesuji
Indonesia
Pelaku Pembunuhan Tapir di Lampung Harus Dihukum Berat, Beri Efek Jera
Tapir merupakan satwa yang dilindungi. Segala tindakan memburu hingga membunuh merupakan pelanggaran pidana.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
Pelaku Pembunuhan Tapir di Lampung Harus Dihukum Berat, Beri Efek Jera
Indonesia
Jokowi Berangkat ke Lampung, Perdana Pakai Atribut PSI demi Wujudkan Mesin Politik Besar
Jokowi mengatakan kedatangannya ke Lampung ada beberapa agenda pada Jumat-Minggu (26-28/6).
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
Jokowi Berangkat ke Lampung, Perdana Pakai Atribut PSI demi Wujudkan Mesin Politik Besar
Indonesia
Kereta Api Rajabasa Lampung-Palembang Dimodif Jadi Premium, Tarif Bakal Naik?
KA Rajabasa Lampung–Palembang kini hadir dengan kereta ekonomi premium modifikasi.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
Kereta Api Rajabasa Lampung-Palembang Dimodif Jadi Premium, Tarif Bakal Naik?
Indonesia
16 Kecamatan di Kota Bandarlampung Dilanda Banjir
Personel gabungan dikerahkan melakukan pendataan dan membantu membersihkan rumah warga yang terdampak banjir.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 April 2026
16 Kecamatan di Kota Bandarlampung Dilanda Banjir
Bagikan