Pelaku Pembacokan di Salemba Tega Tebas Tangan Korban Hingga Putus karena Kesal Ditipu

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 06 Januari 2021
Pelaku Pembacokan di Salemba Tega Tebas Tangan Korban Hingga Putus karena Kesal Ditipu

Ilustrasi senjata tajam. Foto: Istimewa

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kasus pembacokan berujung kericuhan di kawasan Salemba Raya yang membuat tangan Sulaeman putus, rupanya dipicu kekesalan pelaku Priyadi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto menuturkan, awalnya pelaku datang ke kawasan Pasar Kenari untuk mencari Sulaeman karena merasa ditipu.

Baca Juga

Polisi Ciduk Pelaku Penganiayaan di Salemba

"Pelaku datang menagih untuk mengembalikan uang miliknya tersebut," kata Heru kepada MerahPutih.com di Jakarta, Selasa (5/1).

Karena korban tidak juga mengembalikan uang milik Prayudi, ia langsung mengeluarkan sebilah golok dari dalam tas yang dibawa. Ia kemudian menebas ke arah Sulaeman yang menyebabkan tangan sebelah kirinya langsung putus.

"Pelaku datang dengan mengeluarkan nada tantangan kepada korban," jelas Heru.

Polisi yang mendapat informasi adanya kericuhan itu langsung datang dan menangkap Priyadi.

View this post on Instagram

A post shared by JAKARTA INFO (@jktinfo)

Heru menjelaskan, dari keterangan warga, korban Sulaiman sering melakukan penipuan kepada para konsumen yang akan berbelanja di pasar Kenari Mas dengan menawarkan barang.

"Para pedagang toko sudah banyak yang resah dengan aksi korban. Karena banyak merugikan pedagang dan konsumen," tutup Heru.

Seperti diketahui, di media sosial viral akso kericuhan di kawasan Salemba Raya.

Aksi ini diwarnai seorang pria yang membawa senjata tajam tampak ingin menyerang warga viral di media sosial Instagram, pada Selasa (5/1).

Diketahui, lokasi perisitiwa ini terjadi di Jalan Salemba Raya, Kelurahan Kenari, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

Kapolsek Senen Kompol Ewo Samono menyatakan, perisitiwa tersebut bukan tawuran melainkan masalah pribadi.

"Sudah ada yang diamankan. Nanti saya kabarin lagi karena masih pendalaman," tutup Ewo. (Knu)

Baca Juga

Polisi Ringkus 6 Anggota Geng Motor Pelaku Penganiayaan 2 Remaja di Matraman

#Polres Jakarta Pusat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bentrokan di Jalan Tambak Menteng Makan Korban, 2 Orang Langsung Diamankan
Bentrokan di Jalan Tambak Menteng memakan korban. Polres Jakarta Pusat langsung mengamankan dua orang.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Bentrokan di Jalan Tambak Menteng Makan Korban, 2 Orang Langsung Diamankan
Indonesia
Polisi Temukan Manifes Penumpang, Atlet Golf Diduga Diculik Terbang ke Malaysia
Polisi menemukan manifes penerbangan yang mencatat atlet golf J menuju Malaysia sehari setelah diduga diculik di Jakarta. Kasus masih diselidiki, motif belum jelas, dan laporan penculikan telah dicabut.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
Polisi Temukan Manifes Penumpang, Atlet Golf Diduga Diculik Terbang ke Malaysia
Indonesia
Polisi Ungkap Alasan Sopir Toyota Calya Nekat Lawan Arah di Gunung Sahari, Pelat Nomor Masih Dicek
Pengemudi Toyota Calya yang lawan arah di Gunung Sahari, diketahui menggunakan pelat nomor palsu. Hasil tes urine pun negatif.
Soffi Amira - Kamis, 26 Februari 2026
Polisi Ungkap Alasan Sopir Toyota Calya Nekat Lawan Arah di Gunung Sahari, Pelat Nomor Masih Dicek
Indonesia
Pengemudi Toyota Calya Ugal-ugalan di Gunung Sahari Ditangkap, Terancam 4 Tahun Penjara
Pengemudi Toyota Calya yang ugal-ugalan di Gunung Sahari, telah dijadikan tersangka. Ia juga terancam penjara empat tahun.
Soffi Amira - Kamis, 26 Februari 2026
Pengemudi Toyota Calya Ugal-ugalan di Gunung Sahari Ditangkap, Terancam 4 Tahun Penjara
Indonesia
Akui Anak Buahnya Gegabah, Kapolres Jakpus Akan Bina Bhabinkamtibmas di Insiden 'Es Gabus'
Kapolres Jakpus mengakui kasus es gabus terjadi karena aparat Bhabinkamtibmas dan Babinsa terlalu terburu-buru tanpa berkoordinasi dengan pihak berkompeten.
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Januari 2026
Akui Anak Buahnya Gegabah, Kapolres Jakpus Akan Bina Bhabinkamtibmas di Insiden 'Es Gabus'
Indonesia
Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas
Pihak kepolisian memastikan akan menindaklanjuti setiap temuan baru guna menjaga transparansi dan kepercayaan masyarakat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas
Indonesia
Polisi Ungkap Detik-Detik Baterai Lithium Jatuh hingga Jadi Pemicu Kebakaran Maut Gedung Terra Drone
Polisi menetapkan Dirut Terra Drone sebagai tersangka kebakaran yang menewaskan 22 orang. Kebakaran dipicu tumpukan baterai Li-Po di gudang lantai satu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Desember 2025
Polisi Ungkap Detik-Detik Baterai Lithium Jatuh hingga Jadi Pemicu Kebakaran Maut Gedung Terra Drone
Indonesia
Polisi Kantongi Bukti Kuat Tetapkan Dirut Terra Drone Tersangka, Apa Saja?
Kebakaran gedung Terra Drone terjadi pukul 12.43 WIB, Selasa (9/12) lalu. Penyebab kebakaran disebutkan akibat meledaknya baterai drone di salah satu lantai.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Desember 2025
Polisi Kantongi Bukti Kuat Tetapkan Dirut Terra Drone Tersangka, Apa Saja?
Indonesia
2 Kerangka Manusia Ditemukan di Gedung Kwitang yang Terbakar saat Kerusuhan
Dua kerangka manusia ditemukan di Gedung Kwitang yang terbakar saat kerusuhan Agustus 2025 lalu.
Soffi Amira - Jumat, 31 Oktober 2025
2 Kerangka Manusia Ditemukan di Gedung Kwitang yang Terbakar saat Kerusuhan
Olahraga
Final Timnas Indonesia U-23 Vs Vietnam, Polisi Peringatkan Penonton Tak Bawa Benda Berbahaya dan Pancing Keributan
Polisi menyiagakan kekuatan penuh menjaga final ASEAN U-23 Championship 2025 antara Timnas Indonesia kontra Vietnam.
Frengky Aruan - Selasa, 29 Juli 2025
Final Timnas Indonesia U-23 Vs Vietnam, Polisi Peringatkan Penonton Tak Bawa Benda Berbahaya dan Pancing Keributan
Bagikan