Pelajar Aceh Melawan Maut Demi Sekolah

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 14 Maret 2018
Pelajar Aceh Melawan Maut Demi Sekolah

Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tidak ada yang dapat menyurutkan semangat anak-anak Aceh untuk menuntut ilmu dan meraih cita-cita. Di sebuah daerah, infrastruktur yang tidak mendukung tak membuat mereka terhenti. Anak-anak dengan berani menyeberangi sungai meski dengan risiko tinggi.

Lembaga Advokasi Rakyat Aceh (LARA) menyatakan ratusan pelajar di Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, harus melawan maut untuk sampai ke sekolahnya, karena harus menyeberangi sungai dengan rakit.

"Siswa di Simpang Jernih harus naik getek (rakit penyeberangan) untuk mencapai sekolahnya. Kondisi seperti ini berlangsung lama tanpa adanya perhatian serius pemerintah," ungkap Manager Advokasi dan Kampanye LARA Syahrizal di Peureulak, Selasa (13/3), dilansir Antara.

Menurutnya, kebutuhan jembatan menjadi prioritas utama bagi masyarakat di pelosok Kabupaten Aceh Timur itu. Akan tetapi hingga saat ini impian tersebut masih sebatas mimpi yang terus terwacanakan.

Syahrizal mengaku miris melihat kondisi pelajar di Simpang Jernih yang harus menentang maut dengan menyeberang sungai. Bisa saja, rakit penyeberangan karam dan memakan korban jiwa para pelajar tersebut.

Karenanya, ia mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Timur maupun Pemerintah Provinsi Aceh untuk segera membangun jembatan penyeberangan di Simpang Jernih.

"Sudah sangat mendesak kebutuhannya. Jembatan dan jalan menjadi infrastruktur penting bagi masyarakat pedalaman. Kita desak pemerintah bisa segera membangunnya," tutur aktivis muda ini.

Sebelumnya, Anggota DPRK Aceh Timur Mat Rais juga telah menyuarakan pentingnya pembangunan jalan dan jembatan di daerah itu.

"Hasil Musrenbang Kecamatan Simpang Jernih, salah satu poin penting adalah keinginan masyarakat agar dibangun jalan dan jembatan," kata dia.

Selain sebagai akses utama menuju kecamatan perbatasan antara Aceh Timur dan Gayo Lues serta Aceh Tamiang tersebut. Jalan dan jembatan dipandang urgensi untuk meningkatkan pendapatan ekonomi rakyat.

"Bila jalan sudah dibangun, maka jalur transportasi mudah. Harga komoditas pertanian stabil dan mudah di pasarkan. Begitu juga jembatan, selama ini sangat dibutuhkan sebagai penghubung antar desa dengan ibu kota kecamatan, termasuk pelajar yang harus menyeberang menggunakan getek saban harinya," urai Mat Rais.

Sebagai wakil rakyat, dia berjanji akan memperjuangkan pembangunan jalan dan jembatan di Simpang Jernih melalui APBK Aceh Timur maupun APBA tahun 2019. (*)

#Aceh #Pelajar
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Siswi SMAN 6 Blok M Meninggal Terlindas Bus Sekolah, Begini Kronologisnya!
Siswi SMAN 6 Jakarta meninggal dunia setelah motornya tersangkut kabel seling dan terjatuh, lalu terlindas bus sekolah di Jalan Lauser, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
Siswi SMAN 6 Blok M Meninggal Terlindas Bus Sekolah, Begini Kronologisnya!
Dunia
Korban Tewas Penembakan Pelajar Turkiye 9 Orang, Ayah Pelaku Mantan Polisi
Jumlah korban tewas terbaru dalam insiden penembakan tragis oleh pelajar di sekolah menengah Kahramanmaras, Turkiye, menjadi 9 orang.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 April 2026
Korban Tewas Penembakan Pelajar Turkiye 9 Orang, Ayah Pelaku Mantan Polisi
Berita
BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem, Aceh Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi hingga 20 April
Berdasarkan prakiraan BMKG, hampir seluruh wilayah Aceh berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang, khususnya pada periode 11 hingga 20 April 2026.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem, Aceh Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi hingga 20 April
Indonesia
DPR Dorong Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Aceh, Pemerintah Diminta Segera Bergerak
Komisi V DPR mendorong percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana di Aceh. Langkah tersebut dinilai sangat krusial.
Soffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
DPR Dorong Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Aceh, Pemerintah Diminta Segera Bergerak
Indonesia
Banjir Bandang Kembali Terjang Aceh Tengah, Sebabkan 2 Jembatan Darurat Ambruk
Dua jembatan darurat baru dibangun setelah bencana hidrometeorologi akhir November 2025.
Frengky Aruan - Selasa, 07 April 2026
Banjir Bandang Kembali Terjang Aceh Tengah, Sebabkan 2 Jembatan Darurat Ambruk
Indonesia
Kayu Hanyutan di Aceh hingga Sumbar Dipakai Bangun Huntara Warga
Kayu hanyutan akibat banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar dimanfaatkan untuk hunian sementara hingga sumber PAD. Ini strategi pemerintah pascabencana.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Kayu Hanyutan di Aceh hingga Sumbar Dipakai Bangun Huntara Warga
Berita Foto
Momen Haru Halalbihalal Idulfitri 1447 H Prabowo Subianto Bersama Warga Aceh Tamiang
Presiden Prabowo Subianto mencium seorang anak saat Halalbihalal usai melaksanakan shalat Idul Fitri 1447 H di Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (21/3/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 21 Maret 2026
Momen Haru Halalbihalal Idulfitri 1447 H Prabowo Subianto Bersama Warga Aceh Tamiang
Indonesia
Sebut Kondisi di Aceh Sudah Normal, Prabowo: Tak Ada Lagi Warga di Tenda Pengungsian dan Listrik 100 Persen Menyala
Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan proses pemulihan pascabencana banjir dan longsor yang melanda Provinsi Aceh berjalan sangat cepat.
Frengky Aruan - Sabtu, 21 Maret 2026
Sebut Kondisi di Aceh Sudah Normal, Prabowo: Tak Ada Lagi Warga di Tenda Pengungsian dan Listrik 100 Persen Menyala
Indonesia
Kasus Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Momentum Potong Tradisi Geng Sekolah
Tradisi geng sekolah itu jika terus terpelihara berbahaya karena berpotensi memicu kekerasan di kalangan remaja yang bisa memakan korban jiwa.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Maret 2026
Kasus Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Momentum Potong Tradisi Geng Sekolah
Tradisi
Tradisi Meugang di Aceh: Momen Memasak Daging Bersama Jelang Lebaran
Tradisi Meugang di Aceh menjadi momen memasak dan menyantap daging bersama keluarga menjelang Idul Fitri, Idul Adha, dan Ramadan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 14 Maret 2026
Tradisi Meugang di Aceh: Momen Memasak Daging Bersama Jelang Lebaran
Bagikan