MerahPutih.com - Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengajak memperihati hari lahir Bung Karno ke-114 setiap 6 Juni harus dimaknai dengan cinta terhadap tanah air. Salah satunya menguatkan cita-cita dari founding father menjalankan semua gagasan, cita-cita, dan perjuangan dari Ir. Soekarno.
Soekarno lahir di Surabaya, 6 Juni 1901 dengan nama kecil Koesno Sosrodihardjo. Ajaran Soekarno yang Hasto maksud adalah ajaran mengenai pembebasan manusia dari belenggu penjajahan atas kemanusiaan lainnya.
“Mari kita menjalankan ajaran Bung Karno yang bermuara pada pembebasan umat manusia dari belenggu-belenggu penjajahan atas kemanusiaan,” kata Hasto melalui keterangannya kepada wartawan di Jakarta Jumat (7/6).
BACA JUGA: AHY dan Ibas Bersilaturahmi ke Kediaman Ibu Sinta Nuriyah
Selanjutnya, Hasto mengatakan pihaknya memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan ide, gagasan, dan perjuangan Bung Karno dalam seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.
Refleksi dari mewujudkan cita-cita Bung Karno menjadikan politik sebagai alat pembebas bagi umat manusia dalam berbagai belenggu berbagai bentuk penjajahan. Artinya, Hasto menjelaskan ajaran dan pemikiran Bung Karno merupakan perjuangan kemanusian.
“Cita-cita Bung Karno selalu relevan, karena berangkat dari kesadaran yang paling dalam untuk menjadikan politik sebagai alat pembebas bagi umat manusia agar merdeka dari berbagai belenggu penjajahan,” ujarnya.
Hasto mengatakan ajaran Bung Karno ingin menjadikan Indonesia sebagai bangsa pelopor dunia dalam memperjuangkan tatanan dunia berdasarkan Pancasila.
Salah satu upaya yang dilakukan oleh Soekarno dalam merealisasi gagasan tersebut, dia menjelaskan salah satunya adalah memplopori Konferensi Asia Afrika yang melahirkan Gerakan Non Blok yang menjadi inspirasi banyak bangsa di dunia.
“Kesadarannya untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa pelopor guna memerjuangkan suatu tatanan dunia baru berdasarkan pada Pancasila. Disertai dengan upaya kongkret memplopori Konferensi Asia Afrika yang melahirkan Gerakan Non Blok, menjadi bukti bagaimana gagasan Bung Karno tersebut diterima luas dan menginspirasi banyak bangsa di Asia, Afrika, dan Amerika Latin untuk merdeka,” ujar Hasto.
BACA JUGA: Rudiantara Kepada Warganet: Ini Lebaran, Jangan Bikin Dosa
Mengenai Pancasila sendiri, Hasto menjelaskan apa yang telah disampaikan dan diajarkan oleh Bung Karno mengenai membumikan kembali Pancasila hanya dapat dilakukan melalui rasa cinta tanah air dengan cara menempatkan politik, ekonomi dan kebudayaan dengan demokrasi.
“Apa yang disampaikan Bung Karno bahwa membumikan Pancasila hanya bisa dilakukan melalui rasa cinta tanah air yang berkobar-kobar, dijalankan untuk mewujudkan Trisakti agar Indonesia benar-benar berdaulat, berdiri di atas kaki sendiri di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Trisakti terbukti menjadi credo dari begitu banyak keberhasilan bangsa-bangsa besar di dunia,” pungkasnya. (Knu)