PD Pasar Jaya Terapkan Biaya Nontunai Pada Para Pedagang

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 08 Desember 2014
PD Pasar Jaya Terapkan Biaya Nontunai Pada Para Pedagang

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional -  Sejumlah pemilik kios di PD Pasar Jaya diwajibkan membayar retribusi sewa kios menggunakan sistem autodebet pada 2015 mendatang. Tujuannya untuk memberikan kemudahan bagi para pedagang karena mereka tak harus lagi membayar menggunakan uang tunai.

Direktur Utama PD Pasar Jaya Djangga Lubis mengatakan, mulai Januari 2015, para pedagang pemilik kios yang berdagang di 157  pasar yang dikelola oleh PD Pasar Jaya tidak perlu lagi membayar uang sewa kios dengan transaksi tunai. Sebab,  nantinya pembayaran uang sewa kios akan dilakukan melalui sistem auto debet melalui rekening bank-bank yang telah bekerja sama dengan PD Pasar Jaya, seperti Bank DKI, BRI, Bank Mandiri, BNI, BTN, Bank OCBC-NISP, dan BCA.

"Selain memudahkan pedagang, program ini merupakan perwujuduan kebijakan Pemprov DKI yang mewajibkan jika segala transaksi dilakukan dengan non tunai," kata Djangga Lubis saat menandatangai perjanjian dengan sejumlah pihak Bank yang disaksikan oleh Gubernur DKl Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama di Balaikota, Senin (8/12/2014).

Djangga menjelaskan, perjanjian kerjasama yang dibuat dengan sejumlah Bank tersebut antara lain mencakup tentang penerapan pembayaran biaya pengelolaan pasar menggunakan Cash Management System (CMS) secara auto debet. Nantinya penarikan penagihan akan dilakukan setiap tanggal 20. Adapun biayanya disesuaikan dengan biaya yang telah ditentukan oleh masing-masing pasar.

Sebelumnya, kata Djangga, pihaknya telah melakukan auto debet kepada para pedagang Pasar Manggis sebagai percontohan.

"Penerapan pembayaran biaya pengelolaan pasar menggunakan CMS secara auto debet akan memberikan kemudahan bagi para pedagang karena mereka tak harus lagi membayar menggunakan uang tunai," jelasnya.

Selain itu, lanjut Djangga, sistem tersebut membuat PD Pasar Jaya juga mendapatkan keuntungan karena dengan sistem CMS, PD Pasar Jaya dapat memantau informasi mengenai kegiatan penagihan secara real time.

"Dengan terlaksananya sistem ini, PD Pasar Jaya dapat mencegah terjadinya kebocoran dana dari pedagang," ungkapnya.

 

#Bisnis #Nasional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Kuliner
Dua Logo Ayam Goreng Suharti: Mana yang OG nih?
Di balik kerenyahan kremesan dan gurihnya bumbu, tersimpan kisah perjuangan hidup serta dinamika pahit perpecahan bisnis Ayam Goreng Suharti.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Dua Logo Ayam Goreng Suharti: Mana yang OG nih?
Kuliner
Starbucks China Terapkan Kebijakan Baru, Pesanan Dulu Baru Dapat Tempat Duduk
Starbucks China menyatakan langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan pengalaman di dalam toko bagi para pelanggan.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
 Starbucks China Terapkan Kebijakan Baru, Pesanan Dulu Baru Dapat Tempat Duduk
Dunia
Netflix Catatkan Kenaikan Laba Hampir 44 Persen pada Kuartal III 2026
Netflix menyatakan pertumbuhan pendapatannya terutama didorong kenaikan pendapatan langganan.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Netflix Catatkan Kenaikan Laba Hampir 44 Persen pada Kuartal III 2026
Indonesia
IOITE 2026 Resmi Dibuka di PIK 2, Fokus Perkuat Bisnis MICE dan Corporate Travel
Indonesia Outing & Incentive Travel Expo (IOITE) 2026 resmi dibuka di PIK 2, Tangerang. Pameran bisnis ini berlangsung hingga 11 Oktober 2026.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
IOITE 2026 Resmi Dibuka di PIK 2, Fokus Perkuat Bisnis MICE dan Corporate Travel
Lifestyle
30 Tahun Erajaya Group, Berkembang dan Bertransformasi untuk Selalu Relevan
Perubahan preferensi konsumen menjadi kompas utama kami dalam melangkah dan mengembangkan bisnis Erajaya.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Oktober 2026
  30 Tahun Erajaya Group, Berkembang dan Bertransformasi untuk Selalu Relevan
Indonesia
Generasi Muda Dominasi Bisnis Waralaba, FLEI Business Show 2026 Buka Peluang Ekspansi Global
Bisnis waralaba kini tumbuh pesat di Indonesia. FLEI Business Show 2026 pun siap membuka peluang tersebut bagi generasi muda.
Soffi Amira - Kamis, 25 Juni 2026
Generasi Muda Dominasi Bisnis Waralaba, FLEI Business Show 2026 Buka Peluang Ekspansi Global
Dunia
Bos Baru Apple John Ternus Diharap Bawa Perbedaan, Mengubah Arah ke Pengembangan iPhone
Penunjukan Ternus menjadi sinyal bahwa Apple mencari diferensiasi dalam produknya.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
 Bos Baru Apple John Ternus Diharap Bawa Perbedaan, Mengubah Arah ke Pengembangan iPhone
Dunia
Apple Tunjuk Bos Anyar, John Ternus Siap Bawa Era Baru
Apple menunjuk John Ternus sebagai chief executive officer (CEO) baru untuk menggantikan Tim Cook yang mengundurkan diri setelah 15 tahun memimpin raksasa teknologi tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
  Apple Tunjuk Bos Anyar, John Ternus Siap Bawa Era Baru
Indonesia
Syahmudrian Lubis Jadi Dirut Baru Ancol
Perubahan direksi ini berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.
Dwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
Syahmudrian Lubis Jadi Dirut Baru Ancol
Indonesia
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Sederhanakan Birokrasi di Dunia Usaha
Pemerintah DKI Jakarta akan membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku usaha untuk berkembang.
Dwi Astarini - Senin, 09 Maret 2026
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Sederhanakan Birokrasi di Dunia Usaha
Bagikan