Pasien Positif COVID-19 DKI Jakarta Capai 377 Orang, 32 Meninggal Dunia

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 24 Maret 2020
Pasien Positif COVID-19 DKI Jakarta Capai 377 Orang, 32 Meninggal Dunia

virus corona. Foto: ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengumumkan data perkembangan kasus virus corona di ibu kota. Dalam situs resmi corona.jakarta.go.id? kasus positif COVID-19 di DKI mencapai 377 orang.

Dari 377 yang positif, ada 32 meninggal dunia dan sebanyak 225 pasien masih dirawat di rumah sakit. Data itu tercatat pada Selasa (24/3) sekira pukul 14.20 WIB.

Baca Juga

DPR Ditantang Potong Gaji untuk Krisis COVID-19, Mau?

Kemudian terhitung ada 23 orang yang sembuh dari virus corona dan yang menjalani isolasi mandiri ada sebanyak 97 orang. Lalu, 445 warga di antaranya masih menunggu hasil laboratorium.

Penyebaran orang positif corona di ada 262 titik kelurahan yang telah diketahui, namun untuk sisanya, yakni 115 kasus positif lainnya masih belum diketahui titik kelurahannya.

SC
Data pasien virus corona di DKI Jakarta, Foto: corona.jakarta.go.id

Lanjutnya sebanyak 765 pasien dalam pengawasan (PDP). 498 di antaranya masih melakukan perawatan dan sisanya 267 sudah dibolehkan pulang setelah rekomendasi dari dokter yang menyatakan mereka sehat.

Baca Juga

Minta Diistimewakan, Anggota DPR Dinilai Paranoid COVID-19

Sedangkan total 1.612 orang dalam pemantauan (ODP). 434 masih menjalani proses pemantauan dan 1.178 sudah selesai menjalani proses tersebut. (Asp)

#Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan