Partai Demokrat Ogah Usung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024

Soffi AmiraSoffi Amira - Jumat, 24 Mei 2024
Partai Demokrat Ogah Usung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024

Anies Baswedan. (Foto: Instagram/Anies Baswedan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kontestasi politik Pilkada serentak akan digelar pada 27 November 2024. Khusus di Jakarta, partai politik seperti Demokrat mulai mempertimbangkan sejumlah nama bakal calon gubernur (Bacagub) yang akan diusung di Pilkada 2024.

Partai besutan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu, mulai terang-terangan mengakui tengah menggodok nama-nama Bacagub Jakarta. Nama-nama yang sudah dikantongi partai berlambang mercy berasal dari kader internal dan tokoh di luar partai.

"Jakarta ini strategis. Jadi barometer banyak hal. Berpengaruh bagi banyak daerah. Kita maunya yang jadi pemimpin Jakarta, benar-benar memikirkan dan peduli dengan warga Jakarta,” kata Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra dalam keterangannya, Jumat (24/5).

Herzaky mengungkapkan, nama-nama Bacagub dari internal Demokrat adalah Mantan Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya, mantan Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, dan anggota DPRD Provinsi Jakarta, Ali Suharli.

Baca juga:

PKS Masih Bahas Usulan Anies Baswedan Jadi Cagub Jakarta

Sedangkan dari tokoh eksternal, Herzaky menyebutkan, partainya mempertimbangkan nama-nama seperti Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra, Budi Djiwandono, mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dan Sudirman Said. Sementara itu, Demokrat mengabaikan Anies Baswedan untuk diusung maju di Pilkada Jakarta.

“Anies? Tidak. Tidak masuk radar kami,” ucap Herzaky.

Lebih lanjut, Herzaky menuturkan, Partai Demokrat mempertimbangkan sejumlah nama tersebut dan tidak memasukkan nama Anies ke dalam radar. Hal itu dikarenakan Demokrat ingin sosok yang fokus mengurus Jakarta, bukan cuma meningkatkan popularitas.

“Fokus mengurus Jakarta. Bukan sekadar menjaga nama tetap jadi perhatian publik, ataupun meningkatkan popularitas untuk 2029,” ujarnya.

Baca juga:

Golkar DKI Bakal Sowan ke Demokrat dan NasDem untuk Diskusi soal Pilkada Jakarta

Dia menegaskan, partainya selalu fokus memikirkan kebaikan warga Jakarta dalam mengambil setiap kebijakan. Jadi, bukan demi menaikkan popularitas atau mendapatkan sentimen positif dari publik.

"Jadi, dalam mengambil setiap kebijakan, selalu berpikir, apakah ini yang terbaik untuk warga Jakarta, bukan apakah ini bakal menaikkan popularitas ataupun mendapatkan sentimen positif dari publik. Kita butuh pemimpin yang benar-benar bisa memberikan manfaat untuk rakyat,” pungkasnya. (Pon)

#Anies Baswedan #Partai Demokrat #Pilkada 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Partai Demokrat membantah pidato Agus Harimurti Yudhoyono menjadi sinyal Pilpres 2029.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Olahraga
PBV Paja One Juara AHY Cup 2026, AHY Dorong Pembinaan Atlet Muda
PBV Paja One menjadi juara AHY Cup 2026 di Jakarta Timur. AHY mendorong kompetisi voli ini berlanjut sebagai wadah pembinaan dan pencarian atlet muda.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
PBV Paja One Juara AHY Cup 2026, AHY Dorong Pembinaan Atlet Muda
Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
Merasa Tidak Diperhatikan AHY, Ketua DPC Demokrat Solo Mundur
Berbagai aspirasi yang selama ini disampaikan kepada pengurus di tingkat atas tidak pernah diwujudkan dalam bentuk dukungan nyata.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Merasa Tidak Diperhatikan AHY, Ketua DPC Demokrat Solo Mundur
Indonesia
Demokrat Balik Serang Deddy Sitorus: Terusik karena AHY Benar
Tak ada hasutan, AHY hanya menjelaskan peran partai politik dalam sistem demokrasi.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Demokrat Balik Serang Deddy Sitorus: Terusik karena AHY Benar
Indonesia
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Partai Demokrat ikut mempertanyakan posisi politik PDI Perjuangan (PDIP) terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Frengky Aruan - Senin, 22 Juni 2026
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Indonesia
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
Demokrat Tolak Usulan KPK, Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Urusan Internal
Demokrat menolak usulan KPK terkait masa jabatan ketum parpol. Demokrat menilai, kebijakan itu merupakan urusan internal partai.
Soffi Amira - Jumat, 24 April 2026
Demokrat Tolak Usulan KPK, Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Urusan Internal
Bagikan